FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 34



***


"Kenapa?" tanya Daniel saat Aku sudah menghampiri nya.


"Tidak apa-apa,"


"Hanya saja,tadi Aeri meminta Ku untuk mengajak mommy sama daddy makan malam di rumah nya.Tapi sebelum itu,Aku harus menanyakan dulu sama mereka bisa atau tidak nya." jelas Ku.


"Oh....."


"Ya udah yuk." ajak Daniel.


Aku pun langsung masuk ke dalam mobil,setelah itu Daniel langsung melajukan mobil nya.


"Sebelum kita pulang,Aku ingin mengajak kamu pergi ke suatu tempat."


"Kemana?"


"Aku ingin jalan-jalan sore ke sungai Han bersama kamu,"


"Kedengaran nya bagus,baiklah."


***


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh,akhirnya Aku dan Daniel sampai di tepi sungai Han.Kami berdua pun berjalan sambil menikmati suasana sore hari ini.


"Sepertinya orang tuamu meminta Ku untuk mencari tempat tinggal baru untuk kamu."


"Kenapa?Aku sudah nyaman di apartemen Ku yang sekarang." timpal Ku.


"Mungkin karena mengingat jaraknya yang jauh antara tempat tinggal kamu sekarang dan sekolah kamu.Mereka mengkhawatirkan kamu,"


"Menurut kamu,baiknya bagaimana?"


"Ya Aku juga setuju dengan usulan mereka.Kamu juga pasti lelah tiap hari sampai rumah kadang malam." jelas Daniel.


"Baiklah,kalau begitu.Bagaimana pun,Aku harus menuruti usulan dari orang tua Ku.Mereka melakukan itu,demi kebaikan Ku kan?"


"Tentu saja,"


"Apartemen kamu yang sekarang akan tetap di jaga dan di urus sama bibi.Karena mereka ingin menempati apartemen itu saat mereka berkunjung ke sini."


"Nanti,Aku akan mencari tempat baru untuk kamu dan Aku," lanjut Daniel.


"Baiklah."


***


"Oh iya,Aku belum menceritakan masalah waktu di rumah Ku."


"Ah itu,Aku sudah mendengarnya penjelasan nya dari mommy dan daddy.Aku sangat paham,kenapa kamu memilih untuk melakukan itu."


"Maafkan Aku."


"Dari awal Aku memang sudah tidak bermaksud untuk membohongi kamu.Hanya saja,Aku mendengar cerita dari orang tua kamu.Akhirnya Aku pun memutuskan untuk mengenal kamu dengan cara seperti itu," jelas Daniel.


"Daniel,apa pun alasan kamu saat itu.Aku tidak ingin mempermasalahkan nya lagi.Sekarang yang ingin Aku lakukan adalah bagai mana hubungan kita kedepan nya supaya langeng dan kita saling mengerti sati sama lain."


Daniel pun langsung terdiam dan hanya menatap Ku saja.


"Aku tidak ingin kita bertengkar,dengan masalah yang sudah lalu.Aku sudah melupakannya.Lagi pula,kamu melakukan itu untuk kebaikan Aku juga." lanjut Ku.


"Terima kasih,karena kamu sudah memahami Aku,"


Aku pun langsung memeluknya dan mengelus punggungnya.Aku bisa melihat jelas raut penyesalan dari Daniel.


***


Aku dan Daniel pun memutuskan untuk makan malam di sebuah restoran saat dalam perjalanan pulang.


"Malam ini,Aku ingin makan sama makanan khas korea,tolong pesan kan Aku itu." ucap Ku saat Daniel tengah melihat menu nya.


"Baiklah kalau begitu,"


"Dia pun langsung meminta salah satu pelyan untuk menuliskan pesanan yang dia pesan.


"Aku menerima kabar,orang tua mu tengah berkunjung ke rumah Ku."


"Benarkah? Kok mommy tidak memberitahu Aku,"


"Aku juga menerima kabar dari ibu,baru saja."


"Tentu saja.Memangnya kenapa? Tidak apa-apa kan?"


"Ya tidak apa-apa sih." balas Ku.


***


Setelah makan malam,Daniel pun langsung mengantarkan Aku pulang ke apartemen.


"Aku mau langsung pulang,ada pekerjaan yang harus Aku selesaikan." ucapnya saat kami tiba di apartemen Ku.


"Ya sudah,tapi nanti kamu janji yah kalau sudah sampai hubungi Aku."


"Tentu saja,Aku akan langsung mengirimkan pesan sama kamu."


"Ya udah kalau begitu.Dah....." ucap Ku sambil melambaikan tangan.


Sesampainya di dalam apartemen,Aku melihat kak Al tengah berbaring di atas sofa.


"Apa yang sedang dia lakukan? Bukan nya tadi siang dia bilang akan pergi kencan buta," tutur Ku sambil perlahan mendekatinya.


"Ya ampun,dia tertidur sampai ngiler kayak gitu." lanjut Ku.


Aku memilih untuk langsung masuk kamar untuk mandi terlebih dahulu.Setelah selesai mandi Aku langsung ganti pakaian dan setelah itu Aku memakai masker wajah pemberian Aeri.


"Gisele.....!" seru kak Al dari luar.


"Aduh,kenapa sih dia? Tidak bisa gitu,membiarkan Aku tenang sebentar saja." ucap Ku sambil berjalan menuju pintu.


"Apa kak?" tanya Ku setelah membuka pintunya.


"Ah......" teriak kak Al.


"Ya ampun,kamu buat kakak kaget aja.Aku pikir kamu hantu."


"Sembarangan,mana ada hantu yang memakai pakaian tidur kayak gini."


"Kamu habis dari mana? Jam segini baru pulang,"


"Ah itu,tadi Daniel mengajak Ku makan malam di luar.Sekalian kan,habis pulang dari kampus." jelas Ku.


"Oh iya,katanya kakak mau kencan buta.Gimana jadi nggak?"


"Kencan buta gimana,Daniel tidak memberitahu apa-apa.Yang ada,dari tadi kakak antar kamu ke kampus.Kakak hanya menghabiskan waktu di apartemen kamu saja." jelas nya.


"Ya ampun,kasihan banget sih kakak."


"Oh iya,tadi daddy cerita sama kakak.Katanya daddy mau kamu pindah dari sini,"


"Iya,Aku juga baru dengar beritanya dari Daniel tadi."


"Kakak juga setuju,dengan masukan daddy.Karena memang jarak nya cukup jauh kan.Kamu memangnya tidak lelah bolak-balik tiap hari,dengan jarak yang jauh seperti itu." tutur kak Al.


"Ya kadang capek juga.Tapi,kan memang awalnya kenapa Aku bisa tinggal di sini tuh,karena Aku butuh tempat yang aman dan privasi banget kan." jelas Ku.


"Ya kalau itu sudah jadi keputusan daddy dan mommy,Aku bisa apa lagi.Selain menurutinya,itu juga kan biat kebaikan Gisele juga." lanjut Ku.


"Ya udah berarti apartemen ini,bisa jadi tempat tinggal kakak saja.Suatu saat kakak,berkunjung ke Korea kan enak kalau udah ada tempat tinggal." timpal nya.


"Terserah kakak aja."


"Tapi,menurut kakak yah.Sepertinya daddy dan mommy sedang cari rumah baruuntuk kamu di dekat kediaman orang tua nya Daniel.Soalnya kan sekarang mereka sedang pergi ke samn juga." jelas kak Al.


"Ya terserah mau di mana juga.Yang penting aman dan privasi Aku terjaga." timpal Ku.


"Terus,kamu jadi berjauhan dong sama teman kamu itu,"


"Aeri,maksud kakak?"


"Nah iya dia," timpal kak Al.


"Kan Aku bisa mengajak dia untuk tinggal sama Aku."


"Benar juga.Mana bisa kamu tinggal sendirian."


"Nggak enak tahu kak,kita tinggal di tempat yang luas.Tapi yang nempatinya hanya kita sendiri aja." jelas Ku.


"Makanya di US,kakak memilih tinggal di apartemen yang tidak begitu luas.Yang penting cukup buat kakak melakukan aktivitas." jelas kak Al.