
***
Ternyata pas Aku sampai di depan,Daniel sudah menunggu Ku.Aku pun langsung menghampirinya.
"Maaf yah,sudah menunggu lama,"
"Tidak apa-apa.Aku juga baru saja sampai."
"Sekarang kita langsung pulang aja yah.Karena orang tua kamu sudah bersiap-siap untuk kembali ke Swiss.
"Hem,rasanya baru kemarin orang tua Ku ke sini." timpal Ku.
Aku pun dengan lemas masuk ke dalam mobil.
"Kalau kamu sddih,nanti orang tua kamu akan merasa tidak enak,karena sudah meninggalkan kamu di sini sendirian.Lagi pula kak Al masih di sini dalam beberapa hari ke depan." ucap Daniel.
"Iya juga sih.Tapi,tetap saja." timpal Ku.
Daniel pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan yang mumayan kencang.
Sesampainya di apartemen,ternyta benar saja.Barang-barang bawaan orang tua Ku sudah masuk ke dalam mobi semua.Aku pun langsung menghampiri mereka.
"Mommy....!" seru Ku.
"Gisele,kamu ternyata sudah sampai yah."
"Iya hari ini,hanya ada satu kelas yang Gisele ikuti." jelas Ku.
"Jadi,Gisele bisa pulang lebih awal dari biasanya."
"Mommy,semuanya sudah siap?"
"Tentu saja."
Daddy pun baru keluar dari kamar dan sudah berpakaian rapi.Lengkap dengan setelan jas nya.
"Sebentar Gisele,mau ambil sweter dulu." pinta Ku.
Aku pun langsung masuk ke kamar untuk mengambilnya,lalu setelah itu Aku kembali keluar untuk menghampiri mereka berdua.
"Mommy,kak Al mana?" tanya Ku.
"Kak Al sepertinya sudah di bawah,memangnya tadi kamu tidak bdrtemu yah?"
"Tidak,"
"Ah mungkin kami menggunakan lift yang berbeda.Jadi kita tidak bertemu." lanjut Ku.
"Ya sudah,kamu sudah siap kan.Kita langsung berangkat ke Bandara,takut telat." ucap daddy.
Aku pun langsung merangkul tangan daddy dan mommy.Rasanya begitu hangat dan nyaman.
Setelah sampai di lantai bawah,ternyata benar kak Al tengah mengobrol dengan Daniel.
"Itu dia mereka," tunjuk daddy.
"Apa semuanya sudah siap?" tanya Daniel.
"Sepertinya sudah semua."
"Ya sudah kalau begitu,mari...."
Kami semua langsung masuk mobilnya Daniel.Sepanjang perjalanan Aku terus memeluk kedua orang tua Ku dengan erat.
"Dua bulan lagi,Gisele akan mengunjungi mommy dan daddy."
"Mommy akan sangat menunggu kedatangan mu,nak...."
****
Akhirnya kami pun sampai di Bandara,kak Al dan Daniel segera menurunkan kopernya dari dalam bagasi.
Mommy dan daddy langsung ke tempat pemeriksaan dokumen dan yang lainnya.Sedangkan Aku,kak Al dan Daniel menunggu mereka sambil duduk.
"Sudah lah Gisele,kamu jangan terlalu sedih seperti itu.Kamu bilang bukan,dua bilan lagi akan mengunjungi mereka ke Swiss." ucap kak Al.
"Tetap saja kak,"
"Dua bulan itu waktu yang cukup lama," lanjut Ku.
"Ini kan kemauan kamu untuk berkuliah di luar negeri.Dan ini salah satu resiko yang harus kamu terima dengan lapang dada.Kakak juga pernah prasakan hal seperti ini.Saat dulu awal-awal kakak pergi ke US.Rasanya berat banget berpisah dengan orang tua kita."
" Nanti juga kamu,akan menemukan kenyamanan nya sendiri.Baru juga beberapa bulan." lanjut kak Al.
"Gimana,apa semuanya lancar?" tanya kak Al.
"Ya,tidak ada masalah dengam dokumen kami."
Terdengar suara pengumuman,penerbangan menuju Swiss akan take off dalam beberapa menit lagi.
"Sepertinya itu,pemberutahuan nya." ucap daddy.
Kami pun langsung menuju pintu keberangkatan.Aku bisa melihat jelas mommy sudah menahan tangisnya.Mommy berusaha untuk tidak menunjukannya di depan Ku.
"Selamat tinggal sayang,kamu baik-baik ya di sini.Jaga kesehatan kamu," ucap mommy sambil memeluk Ku.
"Iya mommy.Gisele,pasti akan sangat merindukan mommy."
"Mommy juga pasti akan merindukan Gisele."
Setelah itu,Aku bergantian memeluk daddy yang sudah menyambut pelukan Ku lebar-lebar.
"Jaga diri baik-baik ya nak.Kalau ada apa-apa,langsung kasih tahu kita berdua." ucap daddy sambil mengelus rambut Ku.
"Iya daddy.Aku akan selalu mengingat pesan dari daddy.Aku pasti akan merundukan daddy."
"Daddy juga,akan sangat efindukan kamu."
Kak Al pun bergantian memeluk daddy dan mommy.Begitu pula dengan Daniel.
"Tolong,jaga Gisel baik-baik selama dia tinggal di sini." ucap daddy sambil menepuk bahu Daniel.
"Saya mempercayakan kepada kamu,dari awal kita bertemu.Saya percaya kamu bisa menjaganya dengan baik." lanjut daddy.
"Pasti.Saya akan menjaga nya dengan baik." balas Daniel.
"Terima kasih ya,karena keberadaan kamu,Gisele tidak merasa sendirian di sini." ucap mommy.
"Sudah tugas saya,untuk membuatnya nyaman." jawab Daneil.
Aku pun memeluk daddy dan mommy untuk terakhir kalinya.Sebelum benar-benar melepaskan mereka berdua.
"Kamu tidak sendiri,nak.Di sini ada Daniel yang akan senantiasa menemmani kamu." ucap daddy.
***
Akhirnya saat-saat yang menyedihkan pun tiba,daddy dan mommy harus segera memasuki pintu keberangkatan.Karena pesawat yang mereka tumpangi sudah mau lepas landas.
Daddy dan mommy bergantian melambaikan tangan mereka ke arah kami bertiga.Aku berusaha untuk menahan tangis Ku supaya mommy tidak berat untuk meninggalkan Aku.
Akhirnya mereka pun sudah masuk dan Aku pun langsung memeluk kak Al sambil menangis sejadi-jadinya.
"Menangislah,jika itu buat kamu merasa lebih baik." ucap kak Al sambil mengelus punggung Ku.
"Ternyata begini yah,rasanya berpisah dengan orang yang paling kita sayang." isak Ku.
"Sudahlah.Kamu harus kuat,ada kakak di sini."
Aku pun melepaskan pelukan Ku dan kak Al membantu untuk menghapus air mata yang sudah membasahi pipi Ku.
"Sebaiknya kita langsung pulang yah,"
"Kamu belum makan kan? Nanti kita makan di tempat yang kamu inginkan.Oke,"
"Baiklah......"
Aku pun merangkul tangan kak Al.Daniel pun mengikuti Aku dan kak Al dari belakang.Setelah sampai di mobil,Aku langsung duduk di belakang sama kak Al.Aku terus memeluk kak Al.
"Daniel,sebelum pulang.Kita mampir dulu ke restoran untuk makan malam.Kalian berdua,dari tadi kan belum sempat makan." pinta kak Al.
"Baiklah....."
***
Setelah kembali ke apartemen,kak Al lebih dulu naik ke atas.Sedangkan Aku dan Daniel kami berdua masih di dalam mobil.
"Sebaiknya,besok saja kita melihat tempat baru untuk kamu."
"Iya sebaiknya seperti itu.Hari ini,suasana hati Aku sedang tidak baik-baik saja." timpal Ku.
"Malam ini,sebaiknya kamu tidur lebih awal.Supaya besok keadaan kamu jauh lebih baik."
"Baiklah,Aku akan melakukan itu.Kamu juga,pulang dari sini langsung tidur yah."
"Tentu saja,tidak ada lagi yang harus Aku lakukan juga." timpal nya.