FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 39



***


Aku dan kak Herin pun langsung pulang,setelah kak Chan kembali ke kamarnya.


"Lebih baik,kita biarkan dia sendirian dulu.Supaya dia bisa merenungkan nya kembali." ucap kak Herin saat kami tengah berada di dalam lift.


"Ya sudah,kalau begitu.Aku duluan...." ucap Ku setelah sampai di lantai apartemen Ku.


"Um......"


"Makasih buat bantuan kamu,hari ini." ucap kak Herin sambil melambaikan tangan nya.


Aku pun langsung masuk ke dalam apartemen Ku.


"Gisele,darimana saja kamu.Apakah sejauh itu jarak dari parkiran sampai ke sini?" tanya kak Al yang tengah berbaring di atas sofa.


"Ah itu,tadi saat Aku hendak naik ke sini.Aku tidak sengaja bertemu dengan teman Ku."


"Oh pantas saja.Aku kira kamu ke mana."


"Memangnya,Aku mau ke mana lagi selain ke sini." timpal Ku langsung masuk ke dalam kamar.


***


Ke esokan harinya,seperti biasa Aku berangkat ke kampus dengan Daniel.Karena hari ini,hari terakhir di minggu ini Aku masuk kelas.


Aku pun langsung menuju lapangan untuk menghampiri Aeri yang sudah menunggu Ku di sana.


"Aeri...." ucap Ku setelah menemukan nya.


"Hai,"


"Nih,Aku belikan kamu roti dan susu..." ucap nya sambil memberikannya pada Ku.


"Ya ampun,perhatian sekali.Padahal pagi ini,Aku sudah sarapan lumayan banyak.Tetapi,makasih yah udah membelikan ini untuk Aku." balas Ku.


Aku pun langsung memasukan rotinya ke dalam tas,sedangkan susunya Aku akan meminumnya sambil menonton mahasiswa laki-laki yang tengah bermain basket.


"Oh iya,mengenai kepindahan kamu ke rumah baru.Aku sudah membicarakannya dengan kedua orang tua Ku semalam." tutur nya.


"Terus,keputusan nya bagaimana?"


"Mereka setuju...." ucap Aeri sambil tersenyum.


"Syukurlah,Aku senang mendengar nya." timpal Ku.


Aku dan Aeri pun menikmati makanan yang di beli Aeri sambil melihat keadaan di sekitar lapangan.


"Oh iya,semalam Aku tidak sengaja bertemu dengan kak Sora."


"Dimana?" tanya Ku penasaran.


"Di restoran.Semalam Aku makan malam dengan pacar Ku.Aku juga tidak menyangkanakan bertemu dengan dia di sana."


"Kasihan juga ya kak Chan.Berita yang sekarang sudah rame itu malah sepeti menyudutkan nya.Padahal Aku semalam melihat dia tengah makan malam dengan laki-laki lain."


"Tau lah Aku pusing kalau harus membicarakan masalah orang lain." timpal Ku.


***


Akhirnya kelas hari ini pun selesai,Aku pun langsung menghampiri Daniel yang sudah menunggu Ku di luar.


"Yuk...." ajak Ku.


Hari ini kami akan melihat rumah baru yang akan Aku tempati.Jaraknya hanya sekitar 30 menitan dari kampus Ku berada.


Setelah sampai di depan rumahnya,Aku sangat terkagum-kagum dengan kondisi rumahnya yang tidak begitu besar,namun memiliki halaman yang cukup luas.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Daniel.


"Tentu saja.Aku sangat menyukainya." timpal Ku.


Aku dan Daniel pun langsung masuk ke dalam sambil melihat-lihat isi dari rumah baru Ku.


"Aku berencana untuk mengajak kamu pindah ke sini saat hari libur." ucap Daniel.


"Baiklah Aku setuju.Berarti nanti,sepulang dari sini Aku akan meminta bibi untuk mambantu Ku packing baju-baju Ku." timapl Ku.


Aku dan Daniel pun berjalan ke arah halaman belakang.Di sana terdapat dua buah kursi yang menghadap ke bukit yang berada di belakang rumah.


"Wah,ini lebih dari apa yang Aku bayangkan." tutur Ku.


"Mommy dan daddy kamu sengaja memilih rumah ini.Supaya kamu bisa menghabiskan waktu di sini sambil melihat pemandangan yang indah." jelas Daniel.


"Ngomong-ngomong.Jarak dari rumah Ku ke tempat kamu berapa menit?"


"Um sekitar 30 menitan lagi.Kenapa?"


"Tidak.Hanya saja,kalau Aku bosan atau sedang libur sekolah kan bisa mengunjungi kamu dan orang tua kamu." timpal Ku.


Aku dan Daniel pun duduk sambil menikmati pemandangan yang sangat indah.


"Gisele....." seruan kak Al mengagetkan Ku.


"Ya ampun,kalian malah sedang duduk santai di sini." lanjut kak Al.


"Aku kira kakak tidak akan ke sini juga." timpal Ku.


"Kebetulan sekali,kakak beli ayam goreng untuk kita makan sekarang." ucapnya sambil menunjukan jinjigan plastik yang di bawanya.


Akhirnya kami bertiga pun menikmati ayam goreng yang udah di beli sama kak Al.


***


Setibanya di apartemen,ternyata bibi sudah mempacing beberapa barang ke dalam box.Untungnya ke pindahan Ku ini,Daniel sudah menyewa jasa orang untuk mambantu Aku pindahan.


"Sambil menunggu bibi dan beberapa orang dari kantor jasa itu packing barang-barang Ku.


Aku memutuskan untuk jalan-jalan sebentar ke taman sambil menunggu kak Al dan Daniel yang tengah pergi untuk menyelesaikan beberapa dokumen untuk kepindahan Ku.


"Apa yang sedang kamu lakukan di sini sendirian?" ucap kak Chan yang sudah berdiri di belakang Ku.


"Kak Chan,"


"Aku kira siapa.Tidak ada,Aku hanya sedang duduk saja." lanjut Ku.


"Aku dengar kamu akan pindah dari tempat ini." tuturnya.


"Bagaimana kak Chan tahu?"


"Tadi,Aku tidak sengaja mendengar dari petugas dari kantor jasa yang kamu panggil.Aku mendengarnya saat di lift." jelas nya.


"Ah itu,"


"Besok Aku akan pindah.Orang tua Ku menyarankan Aku untuk pindah ke rumah yang jaraknya lebih dekat dari kampus." jelas Ku.


"Kenapa kamu harus pindah.Padahal Aku merasa hubungan kita sudah dekat dan membaik.Tapi,kamu malah pindah." tuturnya.


"Kita kan masih,bisa bsrtemu di kampus.Bagaimana sih," ucap Ku sambil tersenyum.


"Jangan tersenyum seperti itu,saat berada di hadapan Ku."


"Kenapa?" timpal Ku.


"Aku takut,nanti Aku bisa menyukaimu."


"Apaan sih kak,ada-ada aja.


"Lagian,Aku sudah punya pacar dan kami akan bertunangan." jelas Ku.


"Dengan siapa?" tanya nya terlihat kecewa.


"Daniel,laki-laki yang sering bersama Ku."


"Ah ternyata dia."


"Baiklah,Aku akan menerimanya.Tapi,biarkan Aku menyukai kamu sebagai adik perempuan Ku." timpal nya.


"Baiklah,kedengarannya bagus." timpal Ku.


"Gisele....." teriakkan kak Al,menghentikan obrolan Ku dengannya.


"Kalau gitu,Aku duluan yah.Kakak Ku sudah datang."


Aku pun langsung berlari menghampiri kak Al.


"Siapa itu?" tanya nya.


"Ah dia,teman satu kampus Ku.Tapi,dia senior di kampus Ku."


"Ah,teman yang waktu itu kamu ceritakan bukan?"


"Iya...."


"Bagaimana? Apakah semuanya sudah selesai."


"Sudah.Daniel sudah mengurusnya,jadi prosesnya lebih cepat.


"Oh iya,Daniel nya mana?" tanya Ku.


"Dia langsung naik ke atas,"


"Tadi di jalan dia membeli beberapa makanan untuk petugas yang membantu kepindahan kamu." jelas kak Al.


"Ayo,kita susul Daniel takutnya dia mencari kamu juga."