FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 11



***


"Kenapa dulu kalian berpisah....."tanya Ku penasaran.


"Dia memilih pergi ke Amerika untuk meneruskan studynya.Dia sangat menyukai seni dan dia ikut pertukaran pelajar yang ada di Sekolah kami..."jelas Daniel.


"Aku dan dia terpaut usia 3 tahun.Saat itu Aku berumur 19 tahun dan dia baru berusia 16 tahun.Aku coba untuk memahami keinginanny.Namun,setelah kepergiannya dia sama sekali tidak memberi Ku kabar selama 3 tahun....."lanjut Daniel


"Terus setelah itu apa yang terjadi...?"


"Saat musim panas tahun ke 3 dia disana.Dia pulang ke Korea dan menemuiku.Dia mengajak Ku untuk ikut dengannya ke Amerika untuk melanjutkan study kuliah Ku disana.Namun,Aku menolaknya....."


"Kenapa saat itu kamu tidak menuruti keinginannya...?"


"Karena Aku sudah terlanjur masuk Universitas yang orang tuaku pilihkan.Tepatnya Aku melanjutkan sekolah di Inggris,tempat kelahiran ibuku......"


"Apa sekarang setelah dia kembali,perasaan kamu terhadapnya berubah?"tanyaku penasaran.


"Alasan Aku dengan dia putus,bukan karena aku tidak ikut dengan dia ke Amerika.Namun,karena dia lebih mengutamakan segalanya,tanpa pernah bertanya tentang perasaan Ku......"jelas Daniel.


"Dan sekarang tiba-tiba dia kembali.Dan meminta untuk memulai semuanya dari awal.Menurutku,apa yang sekarang dia rasakan terhadapku bukan lah cinta.Melainkan penyesalan yang membekas,karena hal yang belum dilakukan di masa lalu......"lanjutnya.


"Apakah kamu masih mencintainya seperti dulu...?"tanya Ku sedikit ragu.


"Dulu,Aku mencintainya seutuhnya.Hingga merasa tidak bisa mencintai yang lain jika kami berpisah.Namun,ternyata Aku bisa...."


"Bukan berarti Aku membencinya dan menyangkal semua kenangan yang pernah kami lalui.Hanya saja saat ini,ada orang lain di hati Ku....."lanjutnya.


"Maksudmu...?" tanyaku penasaran.


"Aku menyukai mu.Nona...."ucap Daniel sambil melihat ke arahku.


Mata kami bertemu satu sama lain dan Aku merasakan ketulusannya.


"Apa kamu yakin dengan apa yang barusan kamu katakan? Apa Aku tidak salah mendengarnya....."timpal Ku tidak percaya.


"Aku yakin...."


"Sejak kapan? Sejak kapan kamu mempunyai perasaan terhadap Ku.....?"


"Saat pertama kali kita bertemu.Aku merasa kamu memberi Aku kesempatan untuk Ku....."


"Maksud kamu,saat Aku memilih kamu untuk jadi Bodyguard Ku...?"


"Ya....Saat itu Aku mulai tertarik padamu.Namun Aku berusaha untuk menyangkal nya....."


"Pada awalnya Aku berfikir.Mana mungkin Aku seorang pengawal bisa menyukai anak dari majikan Ku...."jelasnya.


"Keluarga Ku,tidak seperti apa yang kamu pikirkan Daniel.Orang tua Ku,tidak pernah membatasi Aku dalam masalah pilihan hati Aku.Dan mereka sama sekali tidak ikut campur di dalamnya.Karena yang menjalani hubungan itu Aku bukan mereka....."jelas Ku.


**Dreddddd.......Dredddd**


Getaran HP milik Ku,memotong pembicaraan Ku dengan Daniel.


Ternyata Aeri yang menelepon Ku.Aku sampai tidak ingat,dengan tujuan utama Ku datang ke sini.


"Ya ampun Aeri....."ucap Ku pelan.


Baru saja Aku mau mengangkat telepon darinya,sudah dia matikan lebih dulu.


"Aeri sepertinya sudah sampai di sini...."tutur Ku.


"Baiklah...Aku akan menemani kamu.Dimana dia sekarang..?"tanya Daniel.


"Sebentar.Aku lihat dulu,tadi dia sempat nge share location padaku....."


Aku pun menunjukan lokasi yang di kirimkan Aeri padaku.


"Saya tahu tempat itu,tidak jauh dari sini....."


Daniel pun beranjak dari duduknya.


"Ayo Nona....."ajak nya.


"Daniel....Tentang apa yang terjadi tadi....."


"Kita bahas nanti saja,teman Nona pasti sudah menunggu...."


"Apakah sebaiknya kita bicara santai saja.Maksud Ku,kamu bisa berbicara denganku tanpa panggil Aku 'Nona'.Sejujurnya Aku sedikit terganggu dengan panggilan itu....."


"Daniel......Ini bukan di Rumahku di Swiss.Sekarang kita di Korea,kamu bisa bicara satu sama lain dengan panggilan Aku dan Kamu......"jelas Ku kembali.


"Baiklah....."timpalnya pasrah.


***


Setelah berjalan beberapa menit,akhirnya Aku sampai di tempat yang di maksud.Dari kejauhan Aku sudah melihat Aeri yang tengah sibuk dengan laptopnya.


Aku pun langsung berlari untuk langsung menghampirinya.Aku sangat merindukan temanku yang satu ini.Padahal Aku sama dia sering melakukan Vidio Call hampir tiap hari.


Namun,tetap saja beda rasanya kalau bertemu secara langsung.


"Nona,hati-hati...."teriak Daniel di belakangku.


Aku hanya tersenyum berbalik ke arahnya.Hari ini sangat berarti sekali buat Aku.Untuk pertama kalinya Aku merasakan kebahagian seperti ini.


"Aeri......!"Aku berteriak.


Terlihat Aeri kaget dengan teriakkan Ku.Dia langsung beranjak dari duduknya.


"Giselle...."teriaknya balik.


Kami pun saling berpelukan satu sama lain.Rasanya seperti mimpi,Aku bisa bertemu Aeri di tempat kelahirannya.Rasa bangga karena Aeri benar-benar tidak melupakan Ku.Dan tetap menjaga pertemanan Ku,meski kami berjauhan.


"Sudah lama sekali.Akhirnya Aku bisa bertemu denganmu Giselle..."ucapnya kegirangan.


"Iya bener banget.Rasanya kita tidak bertemu sudah lama sekali,padahal tiap hari kita vidio call. Rasanya seperti mimpi......"


Tiba-tiba Aeri mencubit pipiku lumayan keras.


"Awwww...."


"Aeri....Itu sakit tau....."rengek Ku.


"Ini bukan mimpi Giselle,ini nyata.Buktinya kamu merasakan sakit....."timpalnya.


Kami pun tertawa bersamaan.Aku sangat merindukan suasana seperti ini bersama Aeri.


"Oh iya.Ngomong-ngomong itu siapa? Aku perhatikan dia datang bersama kamu....."tunjuk Aeri.


"Oh itu....."


"Dia Daniel,seseorang yang pernah aku ceritakan sebelumnya...."


"Ah.....Aku ingat sekarang.Aku pikir wajahnya seperti bule pada umumnya,ternyata dia mempunyai wajah orang Korea....."timpal Aeri.


"Ibunya asli dari Inggris dan menikah dengan ayahnya asli Korea....."Aku sedikit menceritakan biografi Daniel.


"Pantas saja......"gumam Aeri.


***


Setelah pertemuan Ku dengan Aeri tadi,Aku pun melanjutkan perjalananku selanjutnya.Menuju tempat Aku kuliah nantinya Dongguk University.


Perjalan yang cukup jauh dari tempat pertama Aku bertemu Aeri.Namun,karena ini pertama kalinya Aku sangat menikmati setiap pemandangan yang Aku lewati.


"Apa kamu sangat menikmatinya...?" tanya Daniel.


" Ya tentu saja.Pemandangannya begitu indah,Aku sangat menyukainya....."


"Sebentar lagi kita sampai,nanti kamu akan bertemu dengan Tuan Park Dong-il di depan gerbang.Beliau yang akan membantu kamu untuk mengurus semuanya....."jelas Daniel.


"Terus,bagaimana dengan kamu? Kamu menunggu Ku dimana...?"


"Aku akan menunggu di depan.Tenang saja Aku tidak akan meninggalkan kamu seperti sebelumnya....."tutur Daniel.


"Baiklah.Aku mengerti......."


Akhirnya Aku pun sampai di depan gerbang Korean University.Dan langsung turun untuk menemui Prof Park Dong-il yang sudah menunggu Ku di luar.


"Giselle...."panggil Daniel sambil memegang tanganku.


"Ya......"Aku pun menoleh ke arahnya.


"Pakailah ini dulu.Meskipun cuaca hari ini cerah,namun angin di luar cukup dingin...."ucap Daniel sambil memberikan jas iya kenakan sebelumnya.