FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 22



***


"Sudah lah ini bukan apa,Aku sudah terbiasa....."ucap kak Chan sambil menepis tangan kak Herin.


"Ya kan wajah kamu,aset kamu juga....."timpal kak Herin.


"Permisi......" Aku pun memberanikan untuk bicara di tengah-tengah perdebatan di antara kak Herin dan kak Chan.


"Oh ya ampun,Aku sampai melupakan kamu.Maaf yah....."tutur kak Herin.


"Tidak apa-apa kak.Kalau begitu,Aku permisi......"


"Oh baiklah,sampai ketemu lagi....."


Aku pun langsung melanjutkan langkah Ku menuju gerbang depan Kampus.Pasti Daniel sudah menunggu Ku lama.


Dan ternyata benar saja,dia tampaknya sudah kesal menunggu kedatangan Ku.Biasanya dia akan menunggu Ku di dalam mobil.Tapi,sekarang dia tengah berada di luar sambil bersandar di mobil.


"Chagi....!" seru Ku.


"Ya ampun,Aku pikir kamu sudah pulang.Soalnya tadi,Aku sempat melihat Ae-ri keluar lebih dulu.Biasanya kalian keluar bareng......"tuturnya.


"Ah itu,tadi di jalan Aku tidak sengaja bertemu dengan kakak senior.Kami sedikit mengobrol dulu sebentar......" jelas Ku.


"Oh pantas saja.Ya udah ayo kita pulang....."


"Yuk......" Aku pun langsung masuk dan duduk di kursi penumpang.


"Chagi,bagaimana kalau kita pergi untuk sekedar jalan-jalan atau makan di luar....."


"Kalau begitu,kamu harus kasih tahu bibi terlebih dahulu,takutnya dia keburu masak....."tutur Daniel.


"Tidak perlu,tadi pagi sebelum Aku berangkat ke Kampus.Aku memintanya untuk pulang lebih cepat,soalnya anaknya sedang di rawat di rumah sakit......"jelas Ku.


"Pantas saja,pas kemarin kita pulang dia sudah pulang lebih awal....."timpal Daniel.


"Jangan lupa,pasang sabuk pengamannya......" lanjut Daniel.


"Siap......" Aku pun langsung memasangkan sabuk pengannya.


Setelah itu Daniel langsung tancap gas.Aku sepenuh nya mempercayakan sama dia,soalnya Aku sendiri belum tahu Cafe yang bagus dan cocok untuk Ku.


Sepanjang perjalanan,Aku banyak memperhatiakan pemandangan yang ada di luar.Dan sesekali memotretnya dengan ponsel Ku.


Setelah menempuh waktu sekitar 30 menit,akhirnya kami berdua sampai di tempat yang di tunjuk Daniel.


Tempat nya sendiri,tidak begitu besar.Namun,designnya bagus dan unik.Dia sengaja memilihkan tempat yang tidak begitu ramai,supaya Aku bisa menikmati waktu Ku.


"Ayo masuk....." ajaknya.


Aku pun mengikutinya dari belakang.Dan kami pun memilih duduk di lantai dua,supaya bisa melihat pemandangan hamparan bukit-bukit yang begitu indah.


Setelah kami memesan makanan nya tadi,sebelum naik ke lantai dua.Tidak lama kemudian,salah satu pelayannya pun mengantarkan pesanan kami.


Aku sendiri memesan Spaghetti Bolognese,sedangkan Daniel hanya memesan Tacos.Aku dan Daniel sama-sama memesan Ice Lemon Tea.


"Selamat menikmati makanannya....."tutur Daniel.


Aku pun langsung memakannya dan ternyata rasanya tidak mengecewakan.Rasanya hampir sama seperti yang sering Aku makan saat masih di Swiss.


"Bagaimana,apakah cocok dengan selera kamu....?" tanya nya.


"Syukurlah,kalau kamu menikmatinya....."


"Apakah kamu,ingin mencoba apa yang Aku pesan....?" lanjutnya.


"Boleh....."


Daniel pun langsung menyuapi Ku makanan yang dia pesan tadi.


"Ini enak juga.Tapi,Aku lebih menyukai ini...."


"Ya sudah.Habiskan,supaya nanti kamu tidak merengek kelaparan....." candanya.


"Ih apaan sih,lagian kalau malam Aku tidak suka makan yang berat-berat.Aku lebih suka ngemil buah-buahan,atau enggak susu kedelai....."jelas Ku.


Dia pun hanya membalas dengan senyuman yang begitu manis.


Setelah kami menghabiskan makanan nya,Daniel langsung mengajak Ku untuk pulang.Tapi,Aku memintanya untuk mengantar kan Aku ke toko buku.Karena,ada beberapa buku yang Aku butuhkan untuk nanti di Kampus.


***


Setelah sampai di toko nya,Aku langsung turun dan mulai menyusuri setiap lorongnya sambil melihat-lihat.


"Ah ini dia,yang Aku butuhkan....." ucap Ku sambil meraih buku yang sedari tadi Aku cari.


Aku pun langsung meraihnya dan memasukannya ke dalam tas belanjaan yang di sediakan di toko ini.


"Apakah sudah menemukannya....?" tanya Daniel yang baru saja menghampiri Ku.


"Tinggal satu lagi......"


"Ya sudah Aku bantu saja,supaya lebih cepat....." timpalnya.


Kami berdua pun mulai mencari buku yang Aku maksud.Namun,sayangnya setelah kami berdua sudah mencarinya ke semua rak,Aku dan Daniel sama-sama tidak bisa menemukannya.


Daniel pun berinisiatif untuk,menanyakannya pada salah satu petugas di sana.Tidak lama kemudian Daniel pun menghampiri Ku dengan wajah yang mencurigakan.


"Kenapa.....?" tanya Ku penasaran.


"Ternyata bukunya kosong.Paling nanti Aku bantu carikan di toko lain,setelah mengantar kamu pulang....." jelasnya.


"Yah......"


"Ya bagaimana lagi.Ya sudahlah ini aja dulu...."lanjut Ku.


Daniel pun langsung meraihnya dan membawanya ke tempat kasir.Setelah selesai kami pun langsung keluar dan langsung menuju Apartemen Ku.


***


"Makasih ya untuk hari ini......"


"Iya sama-sama.Itu sudah menjadi tugas Ku bukan....." timpalnya.


"Ya sudah,Aku langsung turun yah.Aku ingin segera mandi....."


"Ya sudah......"


"Dah,sampai ketemu besok pagi....."


Aku pun langsung turun dan langsung masuk ke dalam lift.