FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 10



***


Aku pun terpaksa mengikuti Daniel dari belakang,karena dia lebih duluan jalan meninggalkan Aku.


"Padahal Aku belum mengiyakan ajakannya.Yang benar saja...."gerutu Ku pelan.


Setibanya di depan Cafe itu,Aku langsung duduk di meja yang sudah di sediakan di depan Cafe.


"Nona...! Anda mau pesan apa??"tanyanya.


"Ice Americano.Oh iya yang less sugar....."


"Baik....."


Daniel langsung beranjak masuk ke dalam Cafe tersebut.Tidak menunggu lama dia sudah keluar lagi dengan menenteng 2 cup Coffee di tangannya.


"Silahkan....."ucap Daniel sambil duduk di hadapanku.


Aku langsung mengambilnya dan meminumnya langsung.


"Ah......."


"Segar sekali......"lanjut Ku.


"Apakah Nona sangat menyukai Ice Americano....?"


"Ya begitulah.Aku sangat menyukainya,saat Aku sedang bosan dan kesal,Aku pasti akan meminta untuk di buatkan Ice Americano.Itu cukup buat mengembalikan lagi mood Ku yang rusak......"Aku mulai bercerita.


"Kalau nggak es coklat sama es krim coklat.Wah itu benar-benar bisa langsung buat mood Aku membaik....."lanjut Ku.


Daniel hanya tersenyum mendengar ceritaku dan Aku sangat menyukai senyum iya pancarkan.


"Apa-apaan Aku kan sedang marah sama Daniel.Bodoh sekali....."gerutu Ku dalam hati.


"Oppa.....!"


Tiba-tiba seorang perempuan menghampiri Aku dan Daniel.Dia terlihat seumuran dengan Ku.


"Olaenman-iya yeogiseo mannal jul-eun mollass-eo....."tuturnya.


Aku sangat kebingungan,tidak mengerti sama sekali apa yang dia ucapkan barusan.


"Siapa wanita ini?? Tiba-tiba memanggil Daniel dengan sebutan 'Oppa'.Apaan sih...."bisik Ku dalam batin.


"Jiyeol-ssi....."ucap Daniel langsung berdiri.


"Ya......Aku juga tidak menyangka akan bertemu kamu disini..."lanjutnya.


"I yeojaneun nugu-inga...?"sambil melihat ke arahku.


Seolah-olah dia sedang menanyakan keberadaan Ku di sini.Tanpa menjawab nya Daniel langsung menarik lengan wanita itu dan mengajaknya pergi dari tempat Aku dan Daniel duduk.


Aku merasakan panas yang teramat sangat di dadaku.Yang benar saja,baru saja mood Ku baik.Daniel sudah kembali buat Aku kesal,kenapa Daniel malah lebih memilih wanita itu.


Aku pun langsung beranjak pergi dari Cafe karena kesal melihat Daniel dan wanita itu berduaan.


Tanpa sadar Aku sudah berjalan cukup jauh dari Cafe tadi.Aku pun merasa kelelahan dan langsung duduk di bangku taman.


Cuaca di Korea hari ini lumayan terang,namun hembusan anginnya cukup sejuk.


"Nona.....!"


"Nona.....!"


Terdengar suara teriakan Daniel mencari Ku.Namun,Aku lebih memilih untuk diam saja.Aku masih kesal sama dia.


Tidak lama kemudian Daniel sudah berdiri di samping Ku.


"Nona.....! Apa yang sedang kamu lakukan di sini? Aku mencari kamu kemana-mana..."ucapnya.


"Menurut kamu..?"


"Aku minta maaf,karena telah meninggalkan Nona di Cafe sendirian.Tapi tadi itu sebenarnya....."


Aku langsung berdiri dan beranjak pergi meninggalkan Daniel yang tengah bicara padaku.


Aku langsung mempercepat langkah Ku,karena Aku tahu sekarang Daniel sedang mengikuti Ku dari belakang.


"Nona.....Saya minta anda berhenti....."perintahnya.


"Kenapa...?" ucapku setengah berteriak.


Daniel langsung menghampiri Ku dan berdiri tepat di depan Ku.


"Kenapa? Kenapa kamu menyuruh saya untuk berhenti.Kenapa???"teriak Ku.


"Apa kah kamu marah sama saya? Sepertinya anda benar-benar tidak suka dengan keberadaan saya.Saya minta maaf kalau seandainya saya berbuat salah......"ucap Daniel.


"Kalau anda tidak cocok dengan saya,tidak masalah.Saya akan langsung menghubungi tuan David untuk mengurus surat pengunduran diri saya....."lanjutnya.


"Bukan itu maksud Aku......"Aku setengah berteriak.


"Lalu apa...?"


"Aku kesal sama kamu.Aku kesal karena semalam kamu pergi meninggalkan Aku.Padahal kamu sudah berjanji untuk tidur malam itu,untuk menemani Aku......"Aku mulai meluapkan kekesalan.


"Tapi apa?? Kenyataanya kamu malah pergi di saat Aku tengah tertidur.Kamu mengkhianati kepercayaan yang sudah Aku berikan sama kamu....."lanjut Ku.


"Tapi semalam......"


"Apa?? Semalam kamu pergikan.Aku tahu,ajumma memberitahu Ku.Kalau tidak ada kamu di kamar tamu....."


Daniel hanya terdiam mendengar ocehan kekesalanku.


"Aku paling benci sama yang namanya di khianati.Menumbuhkan kepercayaan sama seseorang itu gak gampang.Itu sulit,lalu apa yang kamu lakukan......"Aku tidak sanggup melanjutkan kata-kata Ku.


Dan langsung duduk di tanah menangis sejadi-jadinya.


"Maafkan Aku......."ucapnya pelan.


Daniel langsung meraih tangan Ku dan berusaha untuk membantu Ku berdiri.Aku langsung menepis tangannya dan memukul badannya.


"Aku benci sama kamu....."


Akhirnya kata-kata itu pun terucap keluar dari mulut Ku.


"Aku benci sama kamu.Aku benci lihat kamu lebih memilih perempuan lain di bandingkan Aku....."


Daniel langsung tertegun mendengar apa yang barusan Aku ucapkan.Dia pasti tidak akan menyangka dengan apa yang dia dengar barusan.


"Maksud Nona....?"tanya nya pelan.


"Aku suka sama kamu.Kamu tahu...?" bentak Ku.


"Aku suka sama kamu.Apakah kamu tidak mendengarnya....."


Tiba-tiba Daniel langsung mencium bibir Ku,tanpa persetujuan dari Ku.Awalnya Aku sangat kaget dengan apa yang dia lakukan.Namun,perlahan Aku pun menikmatinya dan memberikan balasannya.


Setelah dia mencium Ku,Aku hanya terdiam sejenak mencerna apa yang barusan terjadi.


"My First Kiss...."dalam batinku.


Daniel kemudian membantu Aku berdiri dan memapah Ku duduk di sebuah kursi,yang jaraknya tidak begitu jauh.


"Aku tidak tahu,kalau kamu akan se marah itu padaku.Sebenarnya semalam Aku tidak pergi kemana-mana.Aku pergi saat pagi,untuk mandi di Apartemen milik Ku.Karena,tidak mungkin Aku mandi di Apartemen kamu.Aku tidak menyiapkan apa-apa di sana,termasuk baju untuk ganti....."jelasnya.


"Aku berniat memberitahu kamu.Namun,aku urungkan kembali,karena sepertinya tidurmu begitu lelap dan Aku tega untuk membangunkannya...."lanjutnya.


"Itu....."ucapku pelana.


Sekarang Aku merasa malu pada diriku sendiri.Karena,sudah berprasangka tidak baik sama Daniel.Harusnya yang Aku lakukan adalah menanyakannya terlebih dahulu.


"Masalah perempuan tadi.Aku tidak bermaksud untuk meninggalkan kamu di sana.Namun,Aku lebih menjaga kenyamanan kamu.Aku tidak mungkin mengobrol dengan orang asing buat kamu di depan majikan Ku sendiri...."jelasnya kembali.


"Aku tidak apa-apa tentang itu....."sahut Ku.


"Memangnya dia siapa??" tanyaku penasaran.


"Seseorang di masa lalu Ku.Sejujurnya Aku juga tidak menyangka,akan bertemu kembali dengan dia di tempat ini.Jauh di luar dugaan Ku....."jelasnya.


"Jadi maksud kamu,perempuan tadi itu mantan kamu...?" tanyaku memastikan.


"Iya......"ucap Daniel pelan.


"Aku minta maaf,karena kamu harus melihatnya sekarang.Kamu pasti akan salah paham...."lanjutnya.


Daniel hanya menundukkan kepalanya dan terlihat raut wajahnya menunjukan kesedihan dan rasa penyesalan.