FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Epispde 19



***


Kak Chan pun sempat terdiam sejenak dan hanya menatap Ku saja.


"Aku tahu,kamu melihat kejadian tadi siang....."


"Ah itu......"


"Itu tidak ada urusannya dengan Ku.Terserah kamu mau lakuin apa aja,Aku tidak hak untuk melarang atau berkomentar......"timpal Ku.


"Aku tidak ingin kamu salah paham.Itu tidak seperti yang kamu pikirkan....."


"Salah paham? Aku tidak mengerti,lagian kenapa Aku harus salah paham sama kamu.Kita tidak punya urusan satu sama lain kan....?"


"Sudahlah,Aku capek.Setiap bertemu dengan mu,yang ada darah tinggi Ku makin naik..."lanjut Ku.


Aku pun langsung melepaskan cengkraman tangannya dan langsung pergi meninggalkannya.


Setelah sampai di Apartemen,Aku langsung mencuci Anggur dan buah-buahan lainnya,terus Aku memasukannya ke dalam kotak makanan untuk di simpan ke dalam kulkas.Tidak lupa,Aku menyisihkan sebagian buah Anggur untuk Aku makan sekarang sambil nonton drama Korea.


"Ah yang benar saja.Sebenarnya apa yang ada di pikiran dia........"gumam Ku.


*Dreddd.......


Terdengar getaran dari HP milik Ku,Aku pun langsung meraihnya,ternyata itu telepon masuk dari Daniel.


"Chagi-ya....."


"Kenapa......?"


"Tidak apa-apa,Aku hanya ingin memberi tahu mu,kalau ayah mu akan berkunjung ke Korea dalam 2 hari......"jelasnya.


"Benarkah? Kok daddy tidak menelepon Ku....."


"Katanya,tadi sudah mengirim pesan padamu dan sempat menelepon juga.Tapi tidak ada jawaban dari kamu......"jelas Daniel kembali.


"Ah tadi,itu Aku sempat pergi ke Super market untuk membeli buah-buahan.Dan Aku lupa tidak membawa HPnya bersama Ku....."


"Pantas saja.Ya sudah kalau begitu,teleponnya Aku tutup yah.Aku sedang dalam perjalanan soalnya....."


"Baiklah.....Hati-hati di jalan Chagi....."


"Iya......"Daniel langsung mengakhiri teleponnya.


Aku pun langsung membuka pesan dan ternyata benar Daddy beberapa kali mengirimi Aku pesan.Aku pun langsung membalas pesannya supaya dia tidak khawatir.


***


Pagi harinya seperti biasa,Ajumma sudah datang dan sedang membereskan ruang tamu.


"Pagi......"seru Ku.


"Pagi nona Gisele......"


"Baik nona,sebaiknya saya menyiapkan apa untuk menyambut kedatangan orang tua nona..?"


"Ah masalah itu,nanti Aku akan mengirimkan beberapa barang yang harus bibi beli.Nanti,masalah pembayarannya Daniel yang akan memberikannya....."jelas Ku.


"Baik kalau begitu......"


"Oh,iya hari ini Aku ingin sarapan sereal saja sama tolong buatkan Aku sendwich untuk Aku bawa ke kampus dan beberapa buah-buahan......"


"Oh iya,bibi sampai lupa.Pasti semalam nona,mencari buah-buahan yang biasa nona makan untuk cemilan saat malam.Sebelumnya bibi minta maaf,kemarin bibi belum sempat pergi ke Super market untuk membelinya.Soalnya,anak bibi masuk rumah sakit......"jelasnya.


"Tidak apa-apa.Lagian Aku juga,senang bisa keluar.Lumayan kan,supaya Aku tahu juga daerah di sekitar apartemen Ku......"


"Terus sekarang bagaimana keadaannya? Apakah sudah baik-baik saja,kalau sudah selesai bibi bisa pulang lebih cepat......"


"Sudah mendingan,hari ini dia keluar dari rumah sakit.Sebelumnya saya berterima kasih atas kebaikan nona....."


"Iya sama-sama bi.Syukurlah kalau hari ini sudah di izinkan keluar......"


"Iya nona....."


Aku pun langsung masuk kembali ke dalam kamar untuk mandi dan bersiap untuk berangkat kuliah.


***


Setelah Aku memasukan semua keperluan yang Aku butuhkan.Aku pun segera keluar kamar untuk sarapan terlebih dahulu.Namun,sebelum itu Aku meraih amplop yang sudah Aku siap kan tadi sebelum Aku mandi.


Aku pun langsung duduk dan menikmati sarapan yang sudah di sediakan bibi.Ternyata bekal Ku hari ini sudah tersedia di atas meja.


"Bi....!"seru Ku.


"Iya nona......"sahutnya dari ruangan gudang.


"Aku berangkat yah....."


"Oh iya ini.Maaf yah,Aku tidak bisa menjenguk anak bibi di Rumah Sakit.Hanya ini yang bisa Aku bantu......"ucap Ku sambil memberikan amplopnya ke tangan bibi.


"Ya ampun nona,ini apa? Saya merasa tidak enak menerimanya......"


"Tidak apa-apa bi,terima saja.Aku akan merasa sedih kalau bibi,menolaknya......"


"Terima kasih....."ucapnya sambil matanya berkaca-kaca.


Aku pun langsung meraih tas bekal Ku dan langsung berpamitan sama bibi.Setelah sampai di lantai bawah Aku langsung masuk ke dalam mobi,karena Daniel sudah menunggu Ku.


"Morning......"ucap Ku sambil tersenyum.


Daniel pun membalasnya dengan senyuman dan membelai rambut Ku lembut.Aku pun seketika langsung mendekatkan wajah Ku dan langsung mengecup bibirnya.


Daniel nampak terkejut dengan apa yang Aku perbuat.Padahal ini bukan pertama kalinya bagi kami berdua.Namun,masih saja ada rasa canggung saat kami melakukannya.