FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD

FALL IN LOVE WITH MY BODY GUARD
Episode 33



***


Setelah selesai makan siang,Aku dan Aeri pun kembali menuju ke gedung tempat kelas kami berada.


Tapi sayang nya,kelas Aku dan Aeri sekarang berbeda.Aku dan Aeri pun berpisah di dekat mini market,karena jarak kelas nya yang lebih dekat.


"Dah,sampai ketemu nanti...." ucap Aeri sambil melambaikan tangan nya.


"Baiklah,nanti kita bertemu di tempat biasa yah,"


"Oke." Aeri pun berlari menuju kelasnya.


Sedangkan Aku masih harus berjalan sekitar 100 meter lagi menuju gedung di mana kelas Ku berada.Belum lagi Aku harus menaiki tangga,kalau tidak kebagian lift karena penuh.


"Semoga saja,kelas terakhir ini segera berakhir.Aku ingin segera pulang," ucap Ku sambil berjalan.


Untung saja masih ada waktu sekitar 20 menit untuk kelas nya di mulai.Jadi Aku pun berjalan dengan santai.


"Gisele......!" seruan kak Herin langsung menghentikan langkah Ku.


"Kak Herin," timpal Ku.


Dia pun langsung berjalan menghampiri Ku.


"Kenapa kak?" tanya Ku.


"Ada yang ingin Aku tanya kan sama kamu,bisa kalau kita bicara sebentar." tuturnya.


"Ya sudah,kebetulan masih ada waktu cukup lama.Sebelum kelas Ku di mulai," balas Ku.


"Kalau boleh tahu,kenapa yah kak?" tanya Ku penasaran.


"Lebih baik kita bicara sambil duduk di kursi itu saja," tunjuk kak Herin.


"Tidak enak kan kalau di lihat orang,kita bicara sambil berdiri seperti ini." lanjut nya.


"Ya sudah kalau begitu."


Aku pun mengikuti kak Herin dari belakang.Kami pun akhirnya duduk berdua di kursi dekat gedung fakultas Art.


"Kenapa kak?" tanya Ku kembali.


"Ini tentang Chan," tuturnya.


"Kak Chan? Memangnya kenapa dengan kak Chan,terus kenapa kakak langsung mencari Ku?"


"Aku ingin tanya sama kamu,malam kemarin apa kamu bertemu dengan Chan? Tanya nya langsung.


"Ah itu,malam kemarin memang Aku sempat menolongnya untuk kembali ke apartemennya.Kebetulan saat itu,keadaan kak Chan dalam keadaan mabuk berat.Jadi Aku memutuskan untuk menolongnya.Itu saja," jelas Ku.


"Pantas saja,saat Aku berkunjung ke apartemennya.Aku menemukan dia dalam keadaan yang sangat berantakan sekali.Dia terlihat sangat kacau sekarang,"


"Apa dia tidak mengatakan sesuatu yang mencurigakan?" lanjut kak Herin.


"Sesuatu yang mencurigakan? Maksudnya kakak apa yah? Aku tidak mengerti." timpal Ku.


"Coba kamu ingat-ingat kembali,malam itu apa dia mengatakan sesuatu?" tanya kak Herin kembali.


"Sesuatu? Ah iya Aku ingat sekarang.Malam itu,dia terus memanggil nama 'Sora'.Secara terus menerus,"


"Sudah Ku duga," timpal kak Herin.


"Kamu pasti sudah melihat,skandal yang tengah di beritakan beberapa hari terakhir.Tentang Chan dan Han Sora," lanjut kak Herin.


"Chan dan Sora mereka bertemu saat kami masih duduk di bangku SMA tahun pertama.Mereka sudah saling suka sejak saat pertama kali bertemu.Sampai akhirnya,mereka pun berpacaran."


"Awalnya hubungan mereka sangat baik-baik saja,jauh dari kata pertengkaran.Banyak yang mengidolakan mereka saat di SMA.Chan sendiri,dia sangat menyayangi Sora.Apa punnyang di inginkan atau di katakan Sora,dia akan segera melakukan nya." lanjut kak Herin.


"Terus,kenapa sekarang muncul skandal itu?" tanya Ku penasaran.


"Itu terjadi saat kami sudah masuk kuliah,di tahun ke 3 setelah kami masuk kuliah.Saat itu Aku dan Chan menghadiri acara perayaan yang dia adakan tim sepak bola di sini.Saat itu pula Chan mendapati Sora tengah berselingkuh dengan salah satu senior dari fakultas hukum." jelas kak Herin.


"Yang lebih menyedihkan lagi,Sora malah terus meminta putus.Padahal dia yang selingkuh dari Chan,sekuat tenaga Chan terus menolak permintaan Sora saai itu.Karena Chan masih sangat menyayangi Sora,meski pun dia telah ketahuan berselingkuh."


"Tapi,sekarang kan kak Chan juga melakukan hal yang sama juga.Beberapa kali Aku melihat dia dekat wanita lain selain kal Sora," timpal Ku.


"Chan hanya ingin menunjukan sama Sora,kalau dia juga bisa dekat dengan wanita lain selain dia.Meskipun di hatinya tetap Sora yang dia sayangi." jelas kak Herin.


"Lalu,kenapa waktu itu kak Sora meminta kak Chan untuk berhenti melakukan hal seperti itu.Saat itu,Aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka berdua."


"Itu dia yang Aku sesalkan.Sora dia sangat serakah,dia tidak ingin melihat Chan dekat dengan wanita lain,padahal dia sendiri yang lebih dulu melakukannya."


"Bukan kah itu kejam bagi Chan? Perasaan dia seolah di manfaatkan oleh Sora.Selama ini Chan berusaha keras untuk menutupi apa yang terjadi sebenarnya dari keluarga nya.Tapi yang terjadi,Sora malah dengan santainya memamerkan laki-laki yang dia kencani.Padahal Sora dan Chan sudah bertungan."


"Aku bicara seperti ini,karena biar bagaimana pun dia sepupu dekat Ku juga.Aku tidak ingin dia hancur seperti ini."lanjutnya.


Aku pun langsung terdiam mendengar penjelasan kak Herin barusan.Pantas saja saat dia perlakukan tidak baik oleh wanita-wanita itu,dia hanya diam saja.Dan hanya mengatakan dia tidak memaksa mereka untuk menyukainya.


Jadi yang sebenarnya terjadi seperti ini.Dia berusaha baik-baik saja.Padahal berbanding terbalik dengan kenyataan nya.


"Ya sudah,kamu mau masuk kelas kan? Maaf yah sudah menyita waktu istirahat kamu," ucap kak Herin.


"Iya sama-sama kak,"


"Terima kasih,karena malam itu kamu sudah membantu Chan." lanjutnya.


"Ya udah kalau begitu,Gisele masuk kelas dulu ya kak." ucap Ku langsung beranjak dari tempat duduk Ku.


***


Akhirnya waktunya untuk pulang,Aku langsung mencari keberadaan Aeri yang sepertinya sudah menunggu Ku di bawah.Aku pun langsung mempercepat langkah Ku.


"Aeri.....!" seru Ku setelah melihat keberadaan nya.


"Ya,kamu lama sekali."


"Maaf yah,soalnya Aku harus menuruni tangga dulu." timpal Ku.


Aku dan Aeri pun berjalan bersama menuju gerbang depan.Padahal Aeri sendiri bisa saja pulang lebih dulu,tapi dia selalu memilih untuk menunggu Ku dan pulang bersama meski pun hanya sampai gerbang depan.


"Aduh,yang di jempuat sama pacarnya," ucap Aeri setelah melihat Daniel tengah berdiri di dekat mobilnya.


"Apaan sih,kayak kamu nggak pernah aja." timpal Ku malu.


"Sayang sekali,sekarang Aku malah sedang bertengkar dengan pacar Ku."


"Oh iya,Aku ingin mengundang kamu dan keluarga kamu untuk makan malam di rumah Ku." lanjut nya.


"Baiklah,nanti Aku akan membicarakan nya sama daddy dan mommy."


"Aku tunggu kabar baik nya yah.Ya udah kalau gitu,kita berpisah di sini saja." tuturnya.


Dia pun langsung berjalan menuju mobil yang menjemputnya.Aku sendiri langsung menghampiri Daniel,yang sedari tadi terus menatap Ku dari kajauhan.