Couple Absurd

Couple Absurd
Last part



Semenjak kejadian di rumah sakit waktu itu Dinda sudah tidak pernah muncul lagi di hadapan Farrel. Kehidupannya saat ini hanya di pusingkan dengan keinginan ibu hamil yang sebentar lagi akan melahirkan. Kata orang ngidam itu kalau sudah hamil tua akan hilang, tapi kenyataannya istrinya yang sekarang semakin seksi dengan tubuhnya yang berisi itu setiap hari nya selalu mempunyai permintaan.


Huh untung cinta!!!


Permintaan Safira adalah perintah yang tak dapat dilanggar, pernah beberapa hari lalu Safira ingin gudeg tapi harus Farrel sendiri yang membuatnya dengan kostum daster miliknya. Hufftt... Farrel rasanya lebih memilih di suruh berlari keliling lapangan, atau berbelanja ke supermarket, atau mungkin membeli sesuatu tapi harus berasal dari kota asli nya langsung misal beli gudeg tapi harus ke Yogya. Sepertinya itu lebih baik bagi Farrel tinggal beli tiket pesawat cari pedagang nya lalu beli, dari pada harus memasak sendiri dan di mandorin wanita seksi itu jangan lupa dengan tatapan tajamnya.


Menurut prediksi dokter, Safira akan melahirkan kurang lebih satu minggu lagi. Farrel pun sudah tidak pergi ke kantor lagi, namun tetap bekerja dari rumah.


Sekarang Farrel sedang duduk memangku laptop nya bekerja di ruang keluarga sambil menemani ibu hamil yang sedang rebahan "Sayang, mau jus mangga dong tapi jangan manis tapi harus kamu yang buat." pinta Safira.


"Sebentar ya, aku lagi kirim email nanggung dikit lagi." fokus pada laptop tanpa melirik Safira.


"Mommy aja yang bikinin sayang." kata mommy Firda yang sama sedang duduk menemani di ruang keluarga.


"Jangan mom, debay nya mau buatan daddy nya." larang Safira pada ibu mertua nya.


Oh..... Mommy Firda adalah ibu mertua idaman semua perempuan. Beliau sangat sayang dan perhatian pada Safira dari awal menikah sampai dia hamil sekarang.


"Iya iya sayang iya. Ini aku udah selesai, sekarang aku bikinin tunggu ya debay yanv senengnya repotin daddy." ucap Farrel sambil mengusap gemas dan mencium perut buncit Safira.


"Iya daddy...telima kasih." ucap Safira dengan suara dibuat seperti anak kecil.


Farrel bergegas ke dapur membuat jus pesanan ibu hamil itu, dia sudah lulus uji kompetensi bila hanya membuat jus karna setiap Safira mau jus harus dia yang buatkan tidak boleh orang lain.


"Nih jus nya cantik." menyerahkan segelas jus mangga pada Safira.


"Slurppp...slurppp.. enak enak." kata Safira, "Duh pengen pipis deh kayanya." sambung Safira lagi lalu berdiri susah payah di bantu Farrel.


"Ayo aku anter."


"Ga usah, aku ke toilet yang itu kok bukan ke kamar." menunjuk toilet yang ada dekat ruang keluarga. Bila berjalan Safira bisa sendiri tanpa harus di papah, dia hanya kesulitan bila ingin bangun setelah rebahan atau duduk di sofa maupun tempat tidur.


"Ya udah, hati hati. Kalau ada apa apa teriak."


Safira pun berjalan ke toilet dengan Farrel yang tetap memperhatikan istrinya itu berjalan hingga hilang di balik pintu.


"Rel, udah siapin baju Safira sama keperluan bayi yang buat di bawa ke rumah sakit kalau nanti Safira lahiran??." tanya mommy Firda.


"Udah mom, dari dua minggu yang lalu." jawab Farrel, yang memang sudah belajar banyak dari internet maupun kelas ibu hamil yang dia ikuti bersama Safira.


"Bagus deh, biar ga ribet nanti."


"FARRELLLL!!!!!!!!." teriak Safira keras, langsung membuat Farrel berlari ke toilet.


Dorr...dorrr...dorr... "Buka pintu nya Fir, ada apa??" cemas Farrel.


"Awwwhh sakit Rell. Ga kuat bangun aku." teriak Safira di selingi ringisan.


Mommy Firda yang panik pun segera mengambil kunci cadangannya.


"Nih Rel kuncinya." kata mommy Firda dengan nafas terengah engah karena berlari.


Cklek cklek...pintu pun terbuka, terlihat Safira sedang duduk meringis dengan keringat bercucuran di pelipisnya.


"Sabar sayang, tarik nafas buang tarik nafas lagi." kata mommy Firda. (Readers jangan sambil praktek ya baca nya😅😅)


Farrel segera menggendong Safira dan membawa nya ke mobil, tas keperluan Safira dan bayi pun sudah di masukkan ke dalam mobil oleh bibi. Farrel mengemudikan mobil dengan cepat, di kursi belakang Safira ditemani mommy Firda.


Sampai di rumah sakit Safira langsung di periksa oleh dokter dan mommy Firda sigap menghubungi suami serta besan nya.


Butuh waktu hingga 18 jam Safira meringis menahan sakit dan pasti nya Farrel yang menjadi tempat pelampiasan dengan penampilan yang sudah sangat memprihatinkan. Bayi yang ditunggu tunggu oleh semua orang, anak pertama Farrel dan Safira, serta cucu pertama keluarga Pratama akhirnya lahir. Bayi ganteng dengan pipi gembul yang di beri nama Faza Attharizki Pratama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


TAMAT