
"Saya terima nikah dan kawinnya Safira Quenna binti Deni Hermawan dengan mas kawin tersebut tunai." ucap Farrel dengan satu kali tarikan nafas.
"Bagaimana saksi?" tanya bapak penghulu.
Kedua saksi mengangguk "Sah..sah.." ucap kedua nya di ikutin oleh semua yang melihat prosesi ijab qabul.
"Alhamdulillah..." ucap bapak penghulu dan melafalkan doa untuk kedua pengantin.
Prosesi akad nikah dimulai dari ijab qabul, menyematkan cincin menandatangani buku nikah sungkem kepada kedua orangtua lalu upacara adat sunda semua sudah dilaksanakan dengan lancar, kini kedua mempelai berdiri di singgasana menyambut hadirin yang hadir ingin memberikan ucapan selamat. Kedua nya memasang senyum bahagia dengan tulus, meng aamiin kan setiap doa yang diberikan. Tak lupa mereka juga berfoto dengan arahan sang photografer.
Sahabat sahabat Farrel tak ketinggalan mengucapkan selamat kepada kedua pengantin.
"Selamat bro..fir, semoga selalu bahagia." ucap Juan memeluk menepuk nepuk punggung sahabatnya lalu menjabat tangan Safira.
"Thank bro." ucap Farrel.
"Selamat ya Farrel dan istri, semoga cepat dapat momongan." ucap istri Juan yang sedang hamil, mengusap perutnya sendiri lalu mengusapkan pada perut Safira.
Farrel hanya tersenyum mengangguk "Aamiin, makasih udah dateng." ucap Safira.
"Lu keren bro, semoga betah sama Farrel ya Fir." ucap Hendra memeluk Farrel dan menjabat tangan Safira.
"Thanks, semoga lu cepet nyusul." doa Farrel.
"Semoga,hahhaah." jawab Hendra.
"Thanks bro." ucap Farrel memeluk Daffa.
"Lu orang pertama yang gue datengin kalau dia berani macem macem." jawab Safira pada sepupunya yang di acungi jempol oleh Daffa.
Semua hadirin yang hadir sudah mengucapkan selamat pada kedua mempelai, kini MC menutup acara akad nikah tersebut, satu persatu semua meninggalkan ballroom. Farrel dan Safira masih disana mereka akan menyantap makanan terlebih dahulu bersama kedua orangtua serta adiknya Farrel.
Farrel menuntun tangan sang istri menuruni stage wedding menuju meja makan ,disana orangtua mereka serta adiknya menunggu. Selesai makan orangtua mereka memberikan beberapa pesan kepada Farrel serta Safira. Baik orangtua Farrel maupun Safira mereka berharap semoga anak anak nya selalu bahagia. Fandy pun memberi selamat serta doa untuk kakak dan kakak iparnya.
Semua meninggalkan ballroom pukul enam sore, kembali ke kamar masing masing beristirahat sebentar sebelum nanti pukul tujuh tiga puluh kembali ke ballroom menggelar resepsi. Farrel menuntun Safira berjalan menuju kamar yang diperuntukan untuk mereka, disana sudah ada tim profesional yang akan membantu Safira kembali bersiap siap untuk resepsi nanti malam sedangkan Farrel bisa istirahat sebentar.
Sampai di suite room Farrel langsung pamit pada Safira "Gue istirahat dulu ya tiduran di sofa sebentar." ucapnya lalu keluar dari kamar tidur.
Safira melepaskan kebaya dan segala atribut nya lalu kembali di make over menyesuaikan dengan gaun yang akan dipakainya, tatanan rambutnya pun di ubah. Walaupun lelah tapi dia bahagia hari ini, menjadi ratu sehari dengan konsep wedding dream impiannya. Dia hanya berharap semoga pernikahannya lancar dan bahagia. Hatinya kini tak menutup maupun menyambut kedatangan Farrel, dia saat ini hanya berusaha membuka hati menerima kedatangan Farrel.
*****
*Cinta akan hadir karena terbiasa, luka itu akan menghilang dengan sendiri nya jika kita ikhlas.
Happy fasting everyone😉...
Minta dukungannya yaaa like, favorite, comment, and vote.
gumawoo😉*