
"Pagi mom..pagi ayah.." sapa Safira.
"Mom bawain sarapan, coba lihat nih." menggeser meja untuk makan pasien dan membuka bekal makanan yang dibawa.
Seketika air liur Safira seakan akan menetes melihat makanan yang di bawa mommy Firda sungguh menggugah selera nya.
"Mom, anaknya disini lhooo dari tadi di anggurin aja." protes Farrel.
"Kamu udah gede ga usah di perhatiin." jawab mommy mendelik malas.
"Ga usah sirik gitu jadi cowok Rel." komentar Ayah Tama.
"Hmm sama aja, aku mau juga dong. Makan apa itu???"
"Jangan, ini di buat khusus. Kamu nanti aja." cegah mommy Firda.
"Udah ayo kita duduk aja." ayah Tama menggiring tubuh Farrel ke sofa dan mereka pun duduk disana.
"Farrel udah tau??" bisik mommy Firda pelan di telinga Safira.
"Belum mom." jawab Safira pelan.
"Ga ada mual??" tanya nya lagi, di jawab gelengan kepala oleh Safira.
"Syukur kalau gitu, nanti jam berapa pemeriksaannya??" sudah tak berbisik lagi, mereka mengobrol biasa.
"Nanti perawatnya ngasih tau mom."
"Ayo makan dulu ya biar sehat dan kuat."
Safira hanya diam sambil memandang ke arah Farrel yang duduk di sofa dengan ayah mengobrol, dia tiba tiba saja ingin di suapi Farrel namun malu rasanya karena ada mertuanya disana.
"Fir.." panggil mommy Firda namun menantu nya tak bergeming.
"Firaaa.." panggil mommy lagi namun tetap diam, lalu mommy Firda mengikuti arah pandang Safira. Seketika mommy Firda paham dan mengulum senyum.
"Mau sama Farrel??" sentuh mommy Firda di tangan Safira yang langsung membuat Safira sadar.
"Eh..apa mom??"
"Buka mulut nya mom suapin, aaaa!!!" menyodorkan sendok pada Safira, lalu Safira pun membuka mulutnya dan menerima suapab dari mertuanya.
Safira pun makan beberapa suap lalu meminta berhenti "Mom, aku mual udah aja ya." pinta Safira.
"Iya sayang yang penting kamu makan." ucap mommy Firda, lalu membereskan tempat makan nya dan menyimpannya ke dalam tas makanan yang di bawa tadi.
Tokk..tokkk
Pintu di ketuk ternyata yang datang seorang petugas rumah sakit yang membawakan sarapan untuk Safira, nampan berisi makan itu pun di terima oleh Farrel dan di bawa ke meja makan khusus yang tadi dipakai Safira saat makan bekal dari mommy.
"Ini sarapan dari rumah sakit, mau makan lagi???" tanya Farrel.
"Ngga, tapi Rel." jawab Safira ragu.
"Tapi kenapa???"
"Aku pengen liat kamu makan itu di suapin mommy." jawab Safira pelan menunjuk nampan berisi sarapan itu.
"Whaattttt???" Farrel mengorek telinga nya. Benarkah istrinya itu barusan mengatakan dia harus memakan sarapan untuk pasien????Oh sungguh dia tak mau makan itu!!! Sarapan dari rumah sakit itu menggugah selera sebenarnya bukan asal asalan secara Safira di rawat di kamar VVIP, tapi masalahnya itu bubur tim dan Farrel tak suka bubur!!!!! Dan apalagi tadi katanya????di suapi mommy???oh no, dia bukan anak kecil bahkan dia sudah lupa kapan terakhir kali di suapi.
"Makan itu di suapi mommy." ucap Safira dengan puppy eyes.
"Oh sayang, ayolah come on aku ga suka bubur." ucap Farrel memelas, mommy Firda pun bingung pasalnya anaknya yang satu ini memang tak suka bubur.
"Kenapa???" tanya ayah Tama yang penasaran mendekat menghampiri ketiga nya.
"Ini Fira pengen aku makan itu sambil di suapin mommy." ucap Farrel sedikit frustasi, membayangkan memakan buburnya saja dia sudah mual.
"Ya tinggal makan aja sih Rel, bukannya tadi pengen sarapan." kata ayah tanpa beban.
❤❤❤
Bayi nya kayaknya gedeg sama bapaknya yaaa😁😁😁
Jangan lupa like n comment😉