Couple Absurd

Couple Absurd
Part 79



"Relllll.....bangun!!!!!." rengek Safira sambil menggoyangkan tubuh Farrel di balik selimut.


"Hmmmm." jawab Farrel dengan mata terpejam.


"Bangun ayoo...udah pagi ini."


"Jam berapa sih??" tanya Farrel masih dengan mata terpejam.


"Jam enam, ayo bangun kita harus jalanin rencana kita." ucap Safira bersemangat.


"Sayang plisss ini masih pagi banget, nanti bangunin aku sejam lagi, ok!!!" pinta Farrel.


"Hikks...hikss..hiks..."


Farrel membuka mata dengan segera saat mendengar suara tangisan si ibu hamil tujuh bulan yang sedang mengandung anaknya.


"Duhh...aduuh... jangan nangis Fir, ini masih pagi." ucap Farrel yang langsung bangun duduk melepaskan diri dari belitan selimut yang hangat.


"Hiks...hiks..hiks.."


"Hey bumil cantik kesayangan aku, jangan nangis okeee nanti baby nya jadi ikut sedih." rayu Farrel sambil mengusap perut buncit Safira dan memegang tangannya.


"Oke ...okee.. aku bangun sekarang, siap melaksanakan perintah dari mommy anakku." ucap Farrel yang membuat Safira akhirnya berhenti menangis.


"Se sensitif ini apa ya ibu hamil!! " batin Farrel .


"Ya udah mandi sekarang."


"Kasih semangat dulu dong aku nya." pinta Farrel sambil menunjuk bibir nya.


"Hish." dengus Safira namun tetap mencium Farrel.


Safira pun segera pergi ke walk in closet untuk menyiapkan pakaian Farrel, beruntung mereka ada di rumah sang mertua jadi untuk pakaian Farrel tak perlu bingung karena laki laki itu tetap menyimpan baju nya di rumah orangtuanya dan untuk baju Safira tak perlu di tanyakan lagi semenjak dia resmi menjadi menantu keluarga Pratama, mommy Firda selalu membeli pakaian untuknya apalagi semenjak dia hamil mommy Firda kalap bila membeli pakaian alhasil lemari pakaian di apartemen maupun di rumah orangtua Farrel terdapat banyak pakaiannya. Alasannya karena mommy Firda sudah sejak lama ingin mempunyai anak perempuan, ingin membeli pakaian yang cantik cantik dan kembaran dengan dirinya. Jadi begitu mempunyai menantu perempuan beliau begitu senang dan menyalurkan keinginannya yang sudah sejak lama terpendam.


Pintu kamar mandi terbuka, Farrel keluar dari sana dengan handuk yang menutupi bagian bawahnya sambil menggosok gosok handuk kecil di kepalanya.


"Kamu mandi jam berapa??" tanya Farrel menghampiri Safira.


"Tadi aku bangun jam lima terus langsung mandi, soalnya gerah banget." jawab Safira.


"Pagi banget sayang, ga apa apa mandi jam segitu??" tanya Farrel khawatir, dia duduk di sofa sebelah Safira.


"Hai anak daddy." sapa Farrel sambil mengusap usap dan mencium perut buncit Safira.


Dug....dug...


"Uuuhhhhh giliran sama daddy nya aja respon nya cepet banget." ucap Safira yang mendapati tendangan dari dalam sana, karena baby nya itu memang selalu merespon cepat suara Farrel berbeda jika yang menyapa suaranya.


"Iya dong, kan anak daddy ya." ucap Farrel sambil terus mencium gemas perut Safira.


"Udah udah Rel, haduh nendang terus kan kalau sama kamu." pinta Safira sambil ikut mengelus perutnya.


"Hihihihi...udah sayangnya daddy kasian mommy nya udah protes tuh di tendang terus.. Nanti main lagi ya, daddy nya sekarang mau siap siap kerja dulu, kamu baik baik ya di perut mommy, ga boleh nakal." ucap Farrel sambil sedikit tertawa lalu mencium kening Safira.


...----------------...


Hallooooo guys???


Ada yang masih menunggu Farrel dan Safira??????