
"Brukkkk" seorang wanita tersungkur hanya berjarak beberapa langkah dari tempat Farrel, sementara mobil yang tadi melaju kencang ke arahnya sama sekali tak berhenti malah kabur, Farrel tidak tau apakah itu disengaja atau tidak.
Farrel segera berdiri seraya memegang sikut nya yang sedikit terluka dan berjalan mendekati seorang wanita yang sudah menyelamatkannya.
"Lu ga apa apa???" tanya Farrel pada wanita itu, dia tak tau itu siapa karena wajah wanita itu menunduk tertutup rambut.
Wanita itu diam sama sekali tak menjawab maupun bergerak membuat Farrel gelisah khawatir takut terjadi sesuatu pada wanita itu. Farrel pun menunduk dan membalikkan wanita tersebut.
"Dinda!!!" teriak Farrel saat mendapati wanita yang menolongnya adalah sang mantan.
"Pak Farrel ga apa apa??" tanya seorang petugas keamanan yang bekerja di perusahaannya, di sertai beberapa staff lainnya yang kebetulan baru datang dan juga yang kebetulan sedang diam di depan perusahaannya.
"Saya ga apa apa, tapi seperti nya wanita ini terluka harus di bawa ke rumah sakit, panggilan ambulance pak!!" jawab Farrel.
"Gimana kalau pakai mobil saja pak ke rumah sakitnya, supaya lebih cepat soalnya ini jam masuk kerja khawatir lama karena jalanan padat." ucap salah satu staff memberikan ide.
"Oke, lebih cepat seperti itu."
Tak lama staff tersebut kembali lagi ke tempat kejadian perkara, Dinda di angkat oleh beberapa orang di masukkan ke dalam mobil bagian belakang, Farrel pun ikut menaiki mobil tersebut duduk di kursi sebelah pengemudi.
Di perjalanan menuju rumah sakit Farrel menghubungi Safira, ayah nya, dan Fandy memberi kabar jika dia terkena musibah dan sedang perjalanan ke rumah sakit.
Sebelum Farrel memberi kabar Ayah Tama sebenarnya sudah mendapat laporan dari anak buahnya yang sampai saat ini masih setia membuntuti kemanapun Farrel pergi, tapi tadi di detik detik terjadinya kecelakaan ketika anak buah ayah Tama akan menyelamatkan Farrel tiba tiba seorang wanita bergerak cepat begitu saja. Anak buah ayah Tama ada dua orang yang di tugaskan mengawal Farrel secara diam diam dan salah satu dari mereka sudah mendokumentasikan kejadian tadi, baik potret wanita yang menolong Farrel maupun kendaraan yang mencoba menabrak Farrel semuanya ada dalam bidikan kamera.
Setelah mendapat laporan tersebut ayah Tama mengirim gambar yang di dapatkan kepada kepolisian agar melacak keberadaan dan siapa pemilik mobil tersebut. Tak lupa ayah Tama juga memberikan perintah kepada mommy Firda untuk pergi ke apartemen Farrel menemani Safira. Ayah Tama sudah menelepon Safira dan melarangnya pergi ke rumah sakit, Safira pun mengikuti kata ayah mertua nya terlebih tadi Farrel mengatakan bahwa dia tak apa apa, Farrel pergi ke rumah sakit karena orang yang menyelamatkannya terluka.
Ayah Tama tak mau mengambil resiko jika ada sesuatu hal yang di luar pemikirannya, tau jika wanita yang menyelamatkan putranya itu adalah Dinda. Ayah Tama pergi ke rumah sakit di temani Fandy. Sementara mommy Firda pun sudah pergi ke apartemen Farrel menemani Safira.
Farrel tiba di rumah sakit terdekat dari perusahaannya, segera memanggil perawat dan Dinda pun di pindahkan ke belangkar di bawa ke dalam unit gawat darurat untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Sementara itu Farrel menunggu di luar ruangan tersebut, duduk di temani staff yang tadi mengantarkan dirinya.
***
Jangan lupa like n comment guys😉