
Menyelesaikan makannya dengan cepat setelah itu langsung mengambil handphone serta dompet nya lalu bergegas menuju kamar yang di tempati mommy Firda. Memencet bel dengan tak sabaran.
"Apa sih kamu mencet bel kaya orang kesetanan." gerutu mommy Firda saat membuka pintu.
"Wiiih mommy siapa ini udah cantik banget pake kebaya." goda Farrel tak memperdulikan gerutuan mommy.
"Ga usah muji kamu, mama belum beres ini nata rambut, cepet masuk ganti baju kamu tuh terus nanti di poles dikit sama makeup artist." ucap mommy Firda di ikuti Farrel masuk ke dalam.
Farrel tercengang ternyata di kamar mommy nya itu tak sendiri ada beberapa orang yang sepertinya ahli pada pekerjaannya.
"Mari mas, ini baju nya nanti saya bantu pemasangan atribut luarnya, silahkan mas pakai dulu atasan dan bawahannya." ucap seorang penata gaya menyodorkan pakaian Farrel.
"Ok." Farrel menerima pakaian itu dan bergegas ke kamar mandi menggantinya.
"Mom, kemarin teman mommy ada yang anterin perhiasan kan?" tanya Farrel saag keluar dari kamar mandi.
"Iya ada, udah mommy siapin buat nanti." jawab mommy Firda.
"Ayah kemana mom?"
"Udah ke ballroom nyapa keluarga kita yang udah dateng."
Di sisi lain Safira pun sudah siap dengan kebaya cantik membalut tubuhnya di sertai siger sunda, walaupun dirinya tak terlalu bisa bahasa sunda karena besar di Jakarta dia tetap menuruti keinginan mama nya untuk memakai adat dari tempat mama nya berasal karena jika bukan dia siapa lagi yang akan mengabulkannya, dia hanya anak satu satu nya. Lagi pula selain menuruti mama nya, ternyata saat melihat lihat baju kebaya dengan adat sunda nampak indah dia menyukainya. Tetapi untuk resepsi berbeda memakai konsep internasional tak ada unsur adat budaya. Semua unsur adat budaya hanya dilakukan saat prosesi akad nikah saja yang setelah nya ada upacara adat.
Pukul dua siang semua keluarga sudah hadir dan ada beberapa kerabat serta teman teman yang sengaja datang ingin melihat prosesi akad nikah dan upacara adat Safira dan Farrel. Penghulu dan petugas dari KUA sudah datang. Mc sudah mulai membuka acara memberi sambutan selamat datang kepada semua yang sudah datang, Farrel sudah duduk di meja akad nikah. Sedangkan Safira sudah ada di ruangan yang dekat dengan Ballroom saat Farrel akan membacakan ijab qabul dia baru akan di hadirkan.
"Bapak Ibu hadirin para undangan yang kami hormati, kini kita akan memasuki prosesi ijab qabul, dalam kesempatan ini calon mempelai wanita akan di sandingkan bersama, maka kepada saudari Safira Queena kami persilahkan memasuki ballroom untuk mendampingi saudara Farrel Pratama." ucap MC yang memimpin acara tersebut.
Semua petugas wedding organizer tampak sangat kompak, saat MC berkata seperti itu, suara saxophone langsung melantu indah pintu ballroom langsung terbuka lampu ruangan langsung di buat temaram hanya menyorot dari mulai pintu dan karpet yang menggelar di tengah menuju meja akad. Farrel berdiri di ujung karpet menunggu kedatangan sang calon mempelai wanita.
Safira berjalan pelan di apit oleh mommy Firda dan mama nya. Suara merdu saxophone yang romantis menghantarkan langkah Safira menuju Farrel di ujung sana, suara riuh kamera serta blitz menambah ramai suasana. Farrel terpesona saat melihat Safira semakin dekat, sangat cantik dan rasanya hatinya sulit di lukiskan saat ini.
👆Kebaya yang di pakai Safira
******
Happy fasting everyone😉
Jangan lupa like + favorite