
Like dulu sebelum baca!!!!!!
Malam hari Farrel dan Safira sampai di bandara Ngurah Rai Bali di jemput oleh salah satu staff yang bekerja di resort milik keluarga Farrel dan mereka pun bergegas menuju resort untuk beristirahat.
"Waaaw ...asik ada private pool nya." ucap Safira saat masuk ke kamar dan mendapatinya.
"Jangan renang sekarang ntar sakit Fir, sekarang kita makan dulu terus tidur besok pagi kita lihat sunrise." ucap Farrel.
"Ok "
"Sana siap siap gue mau ajak lu dinner." perintah Farrel.
"Serius??"
"Hmm." ucap Farrel yang duduk di sofa sibuk dengan handphone nya entah sedang apa menjawab tanpa melirik Safira.
"Ok gue siap siap."
Safira pun bergegas membuka koper nya lalu mencari baju yang bisa dia gunakan, sebelum memakainya dia terlebih dahulu membilas tubuhnya yang lengket supaya segar kembali. Hanya mandi kilat sepuluh menit karena Farrel sudah menunggu. Lalu dia memoles dirinya di depan cermin, sementara Farrel masuk ke kamar mandi membersihkan dirinya dan mengganti baju.
"Ready??" kata Farrel.
"Just a minute." ucap Safira yang tanggung belum selesai dengan make up nya.
"Udah cantik kali ga pake make up juga." ucap Farrel.
Safira tak menanggapi ucapan Farrel dia segera menyelesaikan make up nya.
"Udah yuk." ucap Safira berbalik ke arah Farrel.
"Yuk."
Mereka berdua pun pergi dinner di salah satu restoran yang sudah Farrel reservasi. Tempat yang romantis dan tidak begitu ramai sekali karena tak sembarang orang datang mungkin hanya kalangan elite saja.
Menyantap makan malam yang sudah di siapkan dan di akhir sesi makan malam datang dua orang waiter membawa bunga mawar merah dan satu lagi membawa nampan berisi desert.
"Spesial buat istri gue." ucap Farrel mengambil bunga di tangan waiter dan memberikannya pada Safira.
"Makasih." ucap Safira tersenyum.
"Pelan pelan makan desert nya sambil di nikmati." ucap Farrel memberi tanda.
Safira mulai menyendokkan desert nya namun saat dia mengunyah ada sesuatu yang kasar lalu di raihnya selembar tissue dan mengeluarkannya ternyata sebuah cincin bertahta kan berlian.
"Ini kok ada cincin nya??" ucap Safira.
Farrel mengambil cincin "Ini hadiah dari gue." ucap Farrel setelah membersihkannyablalu mengambil tangan kiri Safira dan memasangkannya disana.
"Ini kan cincin yang ada di toko temen mommy." ucap Safira heran.
"Masih ada temennya...ini." ucap Farrel mengambil kotak kecil dalam jas nya berisi kalung dan anting yang masih satu set dengan cincin nya.
Farrel berdiri lalu memposisikan diri di belakang Safira, mengumpulkan helaian rambut, mengangkatnya lalu memasangkan kalungnya di leher Safira.
Di kecup nya bagian belakang leher Safira setelah berhasil memasangkan kalungnya, lalu kembali duduk di kursi nya.
"Mmmm makasih banyak." ucap Safira.
"Sama sama, itu emang yg di toko temen mommy. Waktu itu gue lihat lu lama liatin cincin itu gue pikir lu suka makanya sengaja gue beli buat hadiah."
"Mmmmmm.... ternyata Farrel Pratama perhatian juga ya." kata Safira manggut manggut sambik tersenyum menggoda
"Iya lah ga ada cewek yang ga klepek klepek sama gue." ujar Farrel narsis.
"Ga ada cewek yang ga klepek klepek tapinya mau nikah ga ada calon istrinya." sindir Safira.
"Bukan ga ada Fir, tapi selektif namanya karena ga cuma jadi istri gue tapi bakal jadi ibu dari anak anak gue." jawab Farrel mode serius.
****
Happy fasting everyone😉...
Kasih dukungan biar Farrel Safira update terus yaaaaa
Please like, comment, vote and favorite..
thankkkssssss buat yg ga lupa ngasih dukungan, buat yg suka lupa tha doain semoga ga lupa😁.