
Dinda menyusun rencana agar Farrel bisa menemani dirinya selama kakinya yang cedera dalam penyembuhan. Menarik perhatian Farrel dan membuat Farrel mengenang kisah cinta lama mereka. Pagi pagi sekali dia sudah bangun dan menghubungi Farrel. Sedangkan Hendra sudah pulang dari rumah sakit saat tengah malam tak menemani wanita itu sampai menginap dan dia berjanji akan kembali lagi pagi hari.
Di sisi lain Farrel sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit sesuai perintah dari ibu hamil kesayangannya. Menganalisa sejauh apa nanti rencana yang di inginkan mantan nya itu.
"Sayang kamu yakin??" tanya Farrel saat sudah selesai sarapan pagi bersama istri, orangtua nya, serta adiknya di meja makan.
"Hmmmm." jawab Safira mengangguk kepala yakin.
"Kita harus bisa buat wanita itu jera pilihannya dia mau menghilang selama nya dari hidup kamu atau mau masuk penjara." ucap ayah Tama tegas.
"Ya, kalau perlu kita kirim dia ke luar negeri jangan sampai kembali lagi." tambah mommy Firda.
"Lu temenin gue ke rumah sakit Fan!!!!." ucap Farrel pada Fandy.
"Siap bang." jawab Fandy.
"Yaudah kalau gitu aku pergi dulu ya." pamit Farrel pada semua nya.
"Iya, jangan lupa nanti hubungin mom." ucap mommy Firda yang di setujui ayah Tama juga.
"Fir, aku pergi dulu ya." mengusap rambut belakang istrinya.
"Iya." jawab Safira.
"Sayangnya daddy jangan nakal ya." mengusap perut Safira lalu menciumnya tak lupa juga mencium kening si ibu hamil.
"Iya daddy." jawab Safira menirukan suara anak kecil.
^^^Di rumah sakit.^^^
Farrel dan Fandy sudah tiba di rumah sakit mereka segera menuju kamar perawatan Dinda tapi saat mereka akan masuk ke dalam terlihat daun pintu yang terbuka sedikit dan terdengar Dinda sedang berbicara dengan seorang wanita di dalam ana yang Farrel yakini adalah suara Manager Dinda. Akhirnya Farrel dan Fandy memutuskan mencuri dengar obrolan mereka di depan pintu.
"Lu ngapain sih ngerusak diri lu segini nya???" tanya manager Dinda.
"Gila lu ya, lu tau kan dia udah punya bini."
"Tau gue, tapi gue bisa buat Farrel balik ke gue, gue yakin dia masih cinta sama gue."
"Lu ga mikir gimana kalau luka lu lebih parah dari ini, gimana sama karir lu ke depan nya???"
"Ya elah mbak gue juga ga be go kali, semua udah gue atur secara matang. Harus luka dikit lah biar keliatan real nya."
"Gila lu, kenapa ga cari laki lain aja sih yang tajir kan banyak."
"Gue cuma mau dia mbak, gue ga mau yang cuma tajir tapi mau yang bisa jaga gue juga bukan cuma mau tubuh gue aja."
"Ck.. gue cuma bisa bilang hati hati jangan lakuin hal yang bisa rugiin hidup lu."
"Ok mbak tenang gue perhitungin segala nya, jadwal gue aman kan mbak??"
"Udah gue reschedule waktu pemotretan nya semua jadi pindah ke minggu depan tapi jadwal lu nanti jadi padat."
"Ok siap bos!!!!!!."
"Gue ga bisa lama lama, gue ada janji meeting sama orang."
"Ok."
"Gue balik dulu, jangan bertingkah yang aneh aneh lagi dan satu lagi telepon asisten lu suruh temenin disini."
Brakkkkk
...****************...
Hai hai hai Safira Farrel comeback nih biar ga gantung😁