
Kruyuuk....kruyuuuk...
"Lu laper???" tanya Farrel yang mendengar perut Safira berbunyi.
"Huuum, abis kemarin gue ga bisa makan banyak takut gaunnya nanti jadi ga muat" jawab Safira.
Farrel melepaskan pelukannya lalu meraih handphone nya untuk melihat jam sudah menunjukan pukul sembilan pagi.
"Breakfast nya udah terlalu siang, makan disini aja ya gue order in dulu, lu mandi dulu sana." ucap Farrel.
"Iyaaa, terserah lu aja yang penting gue makan." jawab Safira, dia bukan tipe cewek yang bertingkah malu malu, Safira tipe cewej yang bersikap apa adanya di depan siapapun.
Safira lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya tak lupa dia juga membawa baju gantinya, sementara itu Farrel memesan sarapan untuk mereka berdua melalui jasa layanan kamar.
Cklek...
Safira keluar dari kamar mandi wangi menguar tercium oleh Farrel lalu diliriknya Safira sedang berpose di depan cermin dengan menggunakan dress berwarna hijau membalut tubuhnya.
"Udah dateng makanannya??" tanya Safira.
"Bentar lagi paling, gue mandi dulu kalau makanannya udah dateng lu makan aja duluan, ga apa apa." ucap Farrel berlalu ke kamar mandi.
Tak berselang lama terdengar bell pintu berbunyi, Safira pun melihat siapa yang datang dan membuka pintu setelah tau yang datang petugas hotel membawakan sarapan mereka, setelah itu dia menata makan mereka di atas mini bar.
"Rel... masih lama ga??" ketuk Safira di balik pintu kamar mandi memanggil Farrel.
"Bentar lagi... udah ada makanannya??? makan aja duluan." teriak Farrel dari dalam kamar mandi.
Safira pun kembali melangkah ke mini bar duduk disana memainkan handphone nya sambil menunggu Farrel.
Yang ditunggu akhirnya keluar berselang sepuluh menit, ternyata Farrel mandi lama juga untuk seorang laki laki.
"Kok belum makan???" tanya Farrel menghampiri lalu duduk di samping Safira.
"Nungguin lu." jawab Safira lalu menyimpan handphone nya.
"Dah di bilang makan aja duluan tadi, ya udah ayo makan nanti lu pingsan lagi kelaperan." ucap Farrel tersenyum yang di angguki Safira.
"Check out jam berapa Rel?" tanya Safira.
"Jam dua, abis itu langsung ke bandara."
"Hah, mau ngapain ke bandara??"
"Kita jalan jalan Fir, refreshing." jawab Farrel, dia tak mau menyinggung masalah honeymoon atau hak nya, dia tau Safira sudah menerimanya sebagai suami walaupun tak mengatakannya namun untuk masalah hak nya dia harus pelan pelan sampai Safira sendiri yang memberikannya. Sementara ini dia harus menekan nafsu dan gairahnya melatihnya harus bersabar dengan godaan nyata dari Safira.
"Padahal di rumah aja ga apa apa gue, mau kemana gitu??" tanya lagi Safira.
"Yang deket dulu aja Fir, waktunya juga kan ga banyak kalau mau ke luar negeri.. kita ke Bali nginep tiga hari aja."
"Mmm.. iya sih kalau ke luar negeri mesti ngambil cuti panjang minimal sepuluh hari lah biar puas juga jalan jalan di negeri orangnya." ucap Safira.
"Ya udah sini kita nonton." ucap Farrel mengajak Safira duduk di sofa menonton televisi.
"Rel ga balik dulu?? gue ga baju lagi." ucap Safira.
"Ga usah.. baju nya udah di siapin sama mama kamu, nanti diambil supir ke rumah terus jemput kita ke hotel lalu ke bandara."
"Kapan bilang ke mama??" tanya Safira heran.
"Mommy yang telepon kasih tau mama, mommy terus ngomel ngomel kalau menantu nya ga di ajak jalan jalan makanya gue putusin bawa lu ke Bali."
"Oh gitu."
******
Holaaa????
Masih semangat buat yang menjalankan puasa????
Happy fasting everyone😉
Jangan lupa like comment favorite and vote sebagai dukungan nyata buat aku yang baru belajar menulis🙏