Couple Absurd

Couple Absurd
Godaan



Farrel menggerakan kepalanya pelan ke sisi tempat Safira berada sambil menahan nafasnya.


Fuuuuiiihhh....membuang nafas lega karena Safira duduk menyerong ke arah berlawanan dengannya sedang berbincang dengan Cindy tunangannya Fandy.


Makan malam di sertai bincang bincang kedua keluarga pun di akhiri saat waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam, semua kembali ke kamar nya masing masing ter kecuali Cindy yang sudah pulang ke rumahnya sesaat lebih awal diantar oleh Fandy.


Mommy Firda melarang Farrel dan Safira bertemu besok, mereka langsung akan bertemu saat akad nikah lusa.


Farrel pun memasuki kamar hotelnya lalu duduk di sofa mengeluarkan handphonenya membuka aplikasi chat dan membaca ulang chat dari Riska. Sungguh saat ini adrenalinnya terpacu, rasanya dia ingin merasakannya kenikmatan yang beberapa bulan ini terlupakan karena kesibukannya.


Jiwa nya seakan terbagi dua, satu sisi membisikan agar menolak dan satu sisi lagi membisikan agar pergi menikmati itu.


"Tahan Rel, inget lu udah janji... lu bakal nikah... nanti tiap hari bahkan tiap saat lu bisa lakuin sama bini lu." bisik jiwa baiknya.


"Ayo pergi Rel, udah lama kan ga nikmatin cewe, inget dia brooo mantapkan body nya, lagian bini lu pasti ga bakal mau lu sentuh nanti." bisik jiwa jahatnya.


Farrel mengetik lalu menghapus mengetik lagi menghapus lagi terus seperti itu hingga handphone nya berdering ada telepon masuk dari Safira, segera di gulirkannya tombol hijau.


"*Iya Fir, napa???"


"Dimana???"


"Di kamar."


"Kamar mana??"


"Kamar hotel lah, aneh banget pertanyaannya."


"Oh, kali aja kamar salah satu di klub malam."


Dalam hati Farrel langsung siaga satu dan bergumam "kok bahas klub malam jangan jangan tadi". Dia lupa hanya diam tak menjawab ucapan Safira.


"Kalau lu berani main main ke klub malam dan main sama cewe lain jangan harap lusa lu bakal nikah sama gue."


Klik telepon itu langsung terputus tanpa menunggu jawaban Farrel*.


"Hufftttt... untung gue ga kesana...mampus kalau gue kesana" ucap Farrel dan langsung membuka aplikasi chat untuk mengetikkan pesan kepada.....


Message to Safira:


"Gue di kamar hotel, ini gue share on location, *lu boleh check juga, gue bakal selalu berusaha pegang janji gue buat ga ke klub malam dan main sama cewe lain."


Message to Riska:


"Sorry, gue udah ga main*."


Done... pesan terkirim pada kedua. Farrel pun lebih memilih beranjak ke tempat tidur merebahkan dirinya memenjamkan matanya melupakan bayangan bayangan negatid yang berseliwer di otak nya.


Keesokan paginya Farrel bangun saat mentari sudah bersinar dilihatnya jam di layar handphone waktu menunjukan pukul delapan pagi disana terdapat pemberitahuan ada chat baru. Di buka nya aplikasi chat ternyata chat baru itu dari Riska semalam dan chat Safira tak ada balasan hanya di baca saja.


Message from Riska :


"Ga asik banget lu, ga kangennn nih sama gue." Riska juga mengirimkan foto dirinya dengan balutan dress super mini dan seksi.


Farrel yang melihat foto itu langsung menghapusnya dan memblokir nomor Riska.


"Gilaaaaa, sialll banget mana ini masih pagi ditambah liat foto si Riska lagi jadi on banget gue...Aaaaaarrrggggghhh." teriak Farrel frustasi.


*****


πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… *rasain lu Relll!!!!!


Siapa yang setuju hukum Farrel karena nakal?????? πŸ™‹πŸ™‹πŸ™‹coba angkat tangannyaaaa


Happy fasting everyoneπŸ˜‰


Plisssss jangan lupa tinggalin jejak kalian , kalau males buat ngetik cukup klik tombol like...


Makasiiiihhhhh*