
PLEASE LIKE SEBELUM MEMBACA
Farrel keluar dari kamar mandi dan sudah rapih dengan pakaiannya, lalu mengecek handphone nya, bersyukur sang istri ternyata membalas pesannya. Farrel segera menghubungi Safira.
Tutt...tutt...tut.
"Hallo.." jawab Safira.
"Diem disitu jangan kemana mana gue on the way sekarang." ucap Farrel.
"Iya gue tunggu."
Klik panggilan terputus, lalu Farrel segera menelepon orang kepercayaannya di resort itu minta di siapkan satu unit motor untuknya sekarang juga. Dia akan mengendarai motor karena jarak Safira berada sekarang lumayan dekat dan juga akan sedikit repot jika dia menggunakan mobil harus mencari lahan parkir terlebih dahulu, untung jika ada yang dekat dengan posisi Safira jika tidak dia juga yang lelah nanti harus berjalan. Lagian belum terlalu siang, seperti nya seru jika bermotor motoran dengan istrinya sebentar.
Menuju lobby ternyata sudah ada satu unit motor matic besar model kekinian untuk dirinya, Farrel pun segera menerima kunci kontak nya lalu melajukan motornya.
Farrel menghentikan motornya dia bisa melihat hamparan pasir yang indah di depan matanya banyak orang yang ada disana sedang bermain main, matanya mencari keberadaan istrinya. Tak mau ribet dia pun segera menghubungi Safira lagi.
Tutt. tuu..tut...tutt..
"Dimana??" ucap Farrel saat nada sambung sudah tak ada pertanda Safira sudah mengangkat teleponnya.
"Masih di tempat yang tadi kan nunggu."
"Ini gue udah sampe, lu sebelah mana???" tanya Farrel.
"Emang lu dimana????." tanya Safira balik.
"Di parkiran."
"Hah jauh dong sebelah mana???"
"Ngga, gue ini pake motor. Sebelah utara ini deket titik yang lu shareloc, yang banyak motor ngejejer terus ada warung klontongan gitu." Jawab Farrel.
"Oh, gue kesitu. Ini gue udah lihat lu." ucap Safira lalu memutus panggilannya.
Farrel mengedarkan matanya mencari siluet istrinya yang katanya sudah melihatnya. Memicingkan mata akhirnya dia bisa melihat perempuan cantik dengan hotpants dan kaos croptop serta rambut terurai hanya memakai scarf di kepalanya sedang berjalan ke arahnya.
"Capek??" tanya Farrel saat Safira sudah sampai di depannya dengan nafas sedikit terengah karena berjalan cepat.
"Dikit."
"Aww... sakit.. tadi lu nya tidur nyenyak gue panggil panggil ga bangun bangun, lagian gue niat nya mau keluar terus balik lagi sebentar cari sarapan yang aneh gitu bosen sarapan di resort mulu." ucap Safira sambil mengelus pipinya yang di cubit Farrel.
"Lain kali bangunin gue nya pake ci*man pasti langsung bangun."
"Iishh..."
"Terus udah sarapannya??" tanya Farrel.
"Belum..hihi." jawab Safira sambil menyengir menampakaan deretan giginya.
"Hemm.. katanya mau nyari sarapan tapi belum sampe sekarang."
"Lu udah sarapan??" tanya Safira.
"Belum, bangun tidur langsung nyari istri ga ada hilang terus mandi terus langsung kesini."
"Hihihi...maaaf... ya udah kita cari makan yoo."
"Iya ..ayo naik." ucap Farrel membuka step pijakan kaki untuk Safira dan membantunya naik, membuat hati Safira meleleh dengan action service nya Farrel.
"Makasiih...yuk gas..."
"Mau makan apa??" ucap Farrel menghidupkan motornya dan melaju pelan.
"Pengen makan di pinggir sawah gitu deh Rel kayaknya."
"Ok..." jawab Farrel dan mengambil tangan Safira yang memegang pinggir bajunya agar melingkar di perutnya. "Peluk gue nanti jatuh." ujar Farrel.
******
Hay...hay ..hay...
Assalamualaikum...
Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair...
Happy ied mubarak, semoga kita bertemu dengan ramadhan berikutnya💕
JANGAN LUPA LIKE VOTE COMMENTNYA YAAA...