
Sepulang sekolah Bagas dan Astrid pergi ke taman keduanya menghabiskan waktu berduaan di taman.
" Yank mau ice cream gak? " seru Bagas bertanya kepada Astrid.
" Boleh deh " seru Astrid lalu menatap Bagas dengan penuh cinta.
" Yank kamu kenapa kok tiba-tiba murung begitu " seru Bagas kepada Astrid.
" Aku takut " seru Astrid sambil menatap wajah kekasih nya tersebut
" Ha... takut, takut kenapa sih? " tanya Bagas kepada Astrid.
" Aku takut kamu berpaling dari aku " seru Astrid menatap wajah kekasihnya itu lebih dalam.
" Kenapa kamu bicara seperti itu hmmm " seru Bagas bertanya lembut.
" Aku takut yank, kamu gak lihat ku sekarng makin gemuk, aku pengen diet yank " seru Astrid kepada Bagas
" Enggak yank aku gak mau kamu diet yank, aku gak akan berpaling dari kamu, asalkan kamu ada disampingku aku sangat bahagia sekali yank plisss π jangan diet ya apapun bentuk tubuhmu aku sangat mencintai kamu, kita hadapi sama-sama masalah kita yank " seru Bagas sambil menggengam kedua tangan kekasih nya itu.
Astrid menatapnya sangat dalam dan penuh cinta.
" Kamu serius dengan perkataan kamu tersebut " seru Astrid padanya.
" Iya lah " seru Bagas lalu tersenyum.
" Kamu harus percaya diri jangan bicara begitu " seru Bagas yang menatapnya dengan penuh tataan cinta.
" Iya aku pasti akan percaya diri kok terimakasih yank " seru Astrid lalu kembali tersenyum cerah.
" Yuk kita pulang pasti papa sama mama kamu udah nungguin kita pulang " seru Bagas sambil menggenggam tangan kanan Astrid.
Mereka pun meninggalkan taman dan menuju parkiran
Sesampai di parkiran Bagas menyalakan motornya dan keduanya pergi meninggalkan taman,
Astrid memeluk erat pinggangnya Bagas seakan tak ingin melepaskan nya.
Keduanya menikmati angin sepoi-sepoi sore hati itu.
" Yank mau kepantai dulu atau mau pulang " tanya Bagas pada kekasihnya itu
" Pulang aja yank besok aja deh ke pantai nya " seru Astrid sambil menyenderkan kepalanya di punggung Bagas.
" Maaf banget yank besok aku kerja, bantuin papa di perusahaan aku cuman nganterin kamu pulang aja besok " seru Bagas membuat Astrid menegakan kepalanya.
" Ya udah ayuk lah " seru Astrid
Lalu Bagas mengajak Astrid menuju ke pantai
Sesampainya di sana mereka pun menikmati waktu berdua dan berselfie ria sambil menunjukan kemesraan mereka yang sangat romantis tersebut, sehingga siapapun yang melihatnya akan iri,
Saat Bagas berjalan di tepi pantai bersama Astrid dan bergandengan tangan π« Bagas melihat seorang pengamen sedang memainkan gitar, Bagas pun mendekat dan meminjam gitar pengamen tersebut sambil Astrid berdiri di samping nya
Sebuah lagu dimainkan oleh Bagas
πΌπΈ
...Kau begitu sempurna, dimata ku kau begitu indah...
...Kau membuat diri ku, akan s'lalu memuja mu...
...Disetiap langkah ku, ku 'kan s'lalu memikirkan, diri mu...
...Tak bisa ku bayangkan hidup ku tanpa cinta mu...
...Janganlah kau tinggalkan diri ku...
...Tak 'kan mampu menghadapi semua...
...Hanya bersama mu ku akan bisa...
...Kau adalah darah ku...
...Kau adalah jantung ku...
...Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku...
...Sempurna, sempurna...
...Kau genggam tangan ku, saat diri ku lemah dan terjatuh...
...Kau bisikkan kata, dan hapus semua sesal ku...
...Janganlah kau tinggalkan diri ku...
...Tak 'kan mampu menghadapi semua...
...Hanya bersama mu ku akan bisa...
...Kau adalah darah ku...
...Kau adalah jantung ku...
...Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku...
...Sempurna, sempurna...
...Janganlah kau tinggalkan diri ku...
...Tak 'kan mampu menghadapi semua...
...Hanya bersama mu ku akan bisa...
...Kau adalah darah ku...
...Kau adalah jantung ku...
...Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku...
...Sempurna, sempurna...
...Kau adalah darah ku...
...Kau adalah jantung ku...
...Kau adalah hidup ku, lengkapi diri ku...
...Sayangku kau begitu...
...Sempurna, sempurna...
Banyak pengunjung pantai yang melihat aksi Bagas sehingga dia pun di vidio kan dan di viralkan keduanya
Sepasang sejoli tersebut menikmati alunan lagu tersebut.
Setelah itu Bagas menyerah kan kembali gitar itu kepada pemiliknya sambil memberikan selembar uang 50 ribuan kepada pengamen tersebut.
...πΊπΈπΌπ»π₯πΉπ·ππΎπππ...
...ΰΌΆβ’βββ§ββ BERSAMBUNG βββ§βββ’ΰΌΆ...
...ππππΎππ·πΉπ₯π»πΌπΈπΊ
...