
Sellyana datang kesekolah dengan membawa 2 paperbag berisi makanan rencananya dia akan memberikan satu kotak makan 🍴🍱kepada Bagas,
Dia sangat jatuh hati dengan Bagas.
Orang yang sudah buat dia jatuh hati.
Saat dia sudah melihat kedatangan Bagas bersama Prita juga Astrid.
Dia langsung menggandeng lengan Bagas tiba-tiba, membuat Prita juga Astrid heran dengan tingkah lakunya Sellyana.
" Bagas... 😉 makan dulu ya Aku sudah buatin kamu makanan spesial hari ini " seru Sellyana sambil mengeluarkan kotak makanan itu dari paper bag Milik nya.
Bagas melihat ke arah kekasihnya juga sepupu nya. keduanya saling pandang lalu mengangkat kedua bahu tanda tidak tau menau soal begitu an.
Dengan terpaksa Bagas menerimanya.
" Yaudah terimakasih ya " seru Bagas pada Sellyana, dengan tersenyum lebar Sellyana mengnggukan kepalanya.
" Sama-sama " seru Sellyana dengan bahagia.
Bagas pun hanya tersenyum, Namun hal itu membuat Astrid tidak nyaman,
Bagas melihat perubahan di wajah kekasihnya itu, sudah di pastikan kekasihnya itu merasakan api cemburu yang sangat mendalam,
Bagas menggenggam tangan Astrid dari bawa meja lalu tersenyum ke arah kekasihnya itu, Namun Astrid menampilkam wajah datar nya saja, hal itu membuat Bagas mengubah raut wajahnya menjadi tegas dia pun bersikap datar kembali saat kelas sudah mulai terlihat ramai oleh kedatangan siswa dan siswi.
Saat jam istirahat terlihat Bagas, Bambang, Riska, dan Adira minus Sellyana. sedang berdiskusi membahas masalah perlengkapan kelas.
" Sepertinya untuk membeli sapu juga kemoceng itu kita butuh iuran khas gimana? " seru Bambang dan di anggukan kepala oleh yang lainnya
" Setuju " seru Riska dan Adira bersama.
" Hmmm baik lah itu tanggung jawab kamu ya Riska " seru Bagas pada Riska.
" Oke Pak ketua beres itu " seru Riska dengan semangat.
" Baik lah apa ada lagi yang mau di pertanyakan " seru Bagas pada ketiganya.
" Begini hmmm kira-kira iuran khasnya perhari apa perminggu lalu berapa uang iurannya? " tanya Riska pada Bagas.
" Bagaimana kalau sepuluh ribu rupiah saja perminggu " seru Bambang memberikan ide.
" Jadi sebulan empat puluh ribu begitu " seru Riska yang kurang setuju
" Ya begitu lah " seru Bambang sambil menatap ke arah Bagas.
" Setuju " seru Adira.
" Yaudah setuju " seru Riska dan Bambang bersamaan.
" Yaudah yuk kantin lapar nih gue " seru Bambang lalu mereka pun pergi keluar dan menuju kantin
" Riska,, Sellyana mana? " tanya Adira pada Riska
" Gue gak tau dan gak mau tau " seru Riska bodoh amat.
" Oh " seru Adira lalu mereka berjalan ke arah kantin
Sesampai di kantin Bagas mencari keberadaan kekasihnya itu
" Bagas " teriak Sellyana saat melihat Bagas dengan cepat Sellyana berjalan ke arah Bagas dan memeluknya.
Refleks Bagas menangkap tubuh Sellyana.
Sellyana makin terlihat senang saat Bagas menangkap dirinya yang hendak terjatuh, Sedangkan Astrid yang dengan jelas melihat sang kekasih memeluk wanita lain dia hanya terdiam di tempat nya saat ini.
Jujur dia merasa cemburu namun apa yang akan dia lakukan saat ini cukup diam dan perhatikan saja.
" Trid lo gak cemburu lihat laki lo di peluk orang " kompor Prita pada Astrid.
" Biarin aja " seru Astrid bodoh amat.
Bagas merasa terjebak dia pun berpura-pura kesakitan
" Awwww sakit " pekik Bagas langsung saja Sellyana bangkit dari posisinya dan segera melihat keadaan Bagas
" Ada apa? apa ada yang sakit " seru Sellyana khawatir pada Bagas
" Enggak ada yang sakit sih cuman aku kebelet aja " seru Bagas lalu pergi berjalan dengan cepat ke arah toilet.
Sesampainya di toilet dia pun mengelus dadanya pelan
" Oh syukur lah " seru Bagas dalam hati.
Setelah selesai dengan pergulatan batinnya dia pun kembali kedalam kelas.
...🌺🌺🌺🌸🌸🌸🌼🌼🌼...
...✯¸.•´*¨`*•✿ BERSAMBUNG ✿•*`¨*`•.¸✯...