Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
KEBAKTIAN MINGGUAN YANG DI LAKUKAN OLEH BAPAK BEFANDI



Sesampai di rumah Bagas sudah melihat sang papa sudah ada di rumah bersama papanya Astrid


" Salam Sejahtera buat kita semua " sapa Bagas sambil memasuki rumah.


" Tumben papa sudah di rumah siang begini ? " sindir Bagas membuat kedua pria paru baya itu tersenyum


" Hari ini papa mendapatkan tugas melayani di salah satu rumah dekat mansion kita, kau tau rumahnya pak Anas itu " seru pak Befandi pada putra sulungny itu


" Tau " seru Bagas yang duduk di samping pak Joshua


" Jadi papa akan melayani di sana datang lah bersama mama dan lainnya paham !!! " seru papa Befandi


" Mohon maaf pah,,, Bagas tidak bisa ikut karwna Bagas ada tugas yang harus Bagas selesaikan " seru Bagas menolak secara halus


Bagas sangat tau siapa keluarga pak Anas... dia memiliki seorang putri bernama Sherlyana, Bagas sangat menghindari gadis itu, cuman karena Bagas tak menyukai sifat centilnya tetangga dia itu


Back


" Oh ya om bagaimana kabar tante Juwita apakah tante baik-baik saja,,,? " tanya Bagas kepada Om.Joshua


" Tante Juwita sangat baik nak " seru om Joshua kepada Bagas


" Kapan tante Juwita kembali dari kampungnya ? " tanya Bagas.


" Mungkin satu minggu lagi tante akan kembali dia sudah lama menetap di sana dan akhirnya akan kembali kesini " jelas om Joshua


" Oh begitu rupanya, baik lah papa dan om silakan lanjutkan kegiatannya Bagas pamit ke kamar dulu " pamit Bagas dan dianggukan kepala oleh kedua pria itu.


Setelah kepergian Bagas baru lah kedua pria itu membahas hal lain


" Tuan Jo saya sangat senang saat tau anak- anak kita ini pacaran awalnya saya kaget saat tau Bagas memilik pacar di usianya yang masih muda ini, ternyata dia suka dan cinta pada putrimu rupanya, aku dengar dari Belinda saat itu mereka pacaran, " seru pak Befandi pada pak Joshua


" Saya pun begitu tuan saya kaget saat tau Astrid pacaran rapi setelah saya tau ya sama dengan respon anda... saya membiarkan saja asalkan mereka tau batas untuk berpacaran tersebut." jelas pak Joshua kepada pak Befandi.


" Ya begitu lah jalan takdir manusia tak ada yang tau benar bukan " seru pak Befandi dan dianggukan kepala oleh pak Joshua


" Benar sekali " seru pak Joshua


" Pa... papa " seru mama Binaria dari arah dapur


" Iya mah " seru pak Befandi sambil membalikan tubuhnya


" Makan siang dulu ajak tuan Jos makan pah " seru mama Binaria


" Baik mah " seru papa Befandi.


" Mari tuan kita makan lebih dulu " ajak papa Befandi keapda Om Joshua


Tak lama Bagas dan Belinda turun dan bergabung bersama di meja makan


Skip


Sore Hari pukul ๐Ÿ•” 05.00 Wib.


" Pah yuk berangkat ? " ajak mama Binaria sambil membawakan tas berisi peralatan pelayanannya.


Tak lama kedua pasutri muda itu berjalan menuju ke dia ma pak Anas tetangga mereka.


Di depan rumah keduanya bertemu denga tuan Joshua bersama kedua putrinya sayang juga ikut


" Tante Linda gak ikut tan ? " tanya Anggita kepada mama Binaria


" Bagas dan Belinda tidak ikut nak mereka sibuk katanya " seru mama Binaria


" Lo Astrid gaka da pr " tanya mama Binaria kepada Astrid.


" Ada tante tapi aku sudah buat tadi siang tan " seru Astrid sambil tersenyum ya sudah yuk jalan " seru mama Binaria sambil mengandeng lengan kedua anak tetangganya itu yaitu Anggita dan Astrid.


Tak sampai 5 menit mereka sudah sampai di kediaman tuan Anas


" Selamar sore salam sejahtera bagi kita semua... " sapa kelima tamu itu bersamaan saat memasuki rumah kediaman tuan Anas dan keluarga


" Wah salam tuan Jo dan pak pdt Befandi... silakan masuk dan duduk di tempat yang sudah di sediakan " seru tuan Anas selaku tuan rumah.


" Senang bisa bertemu kembali dengan tuan-tuan berdua... " seru tuan Anas


" Oh ya buk Ria,, Bagas sama Lindanya kemana ya kok gak ikut " seru Nyonya Anas itu ( Amanda Fauri )


" Oh kedua anak saya sedang membuat tugas mereka. " seru Nyonya Binaria itu dengan tenang.


" Hmmm begitu " seru Nyonya amanda tersebut.


Tak lama mereka pun menikmati suasana yang sangat damai dan tentram sebelum indah mingguan diadakan yang sekali seminggu itu makanya mereka mengambil inisiatif untuk


Sebelum ibadah dimulai telrnih dahulu tuan Befandi mencari bahan dan untuk khotbah nua nantik meskipun beliau sudah memahami materi yang akan di bahas tetapi beliau juga harus bisa menerapkan nya pada jemaat nya.


" Selamat sore buat kita semua salah sejahtera dan damai Tuhan menyertai kita semua... " seru seorang liturgos...


" Sebelum memulai ibadah mingguan ini yang jatuh di kediaman keluarga Anas Herimbung ini maka dari itu kita bersekutu di dalam doa, berdoa mulai... " seru liturgos


" Allah bapa yang berada di dalam kerajaan sorga saat ini kami berkumpul dan bersekutu di kediaman keluarga bapak Anas Herimbung dalam acara ibadah mingguan ini dan kami berharap kiranya Tuhan menyertai kami semua agar tetap bisa memuji dan memuliakan namamu hanya padamu bapak kami yang bertahta di dalam sorga kami panjatkan doa kami ini Aminnn " seru Liturgos mengakhiri doa nya.


" Baik lah sebelum ibadah di mulai mari kita bernyanyi dalam kidung jemaat " **Kasih Bapa "


๐ŸŽต๐ŸŽต๐ŸŽถ๐ŸŽถSeperti mentari yang bersinar


Seperti itu kasih Bapa


Seperti gelombang samudra


Takkan pernah berhenti Kau mengasihiku


Seperti tingginya langit biru


Demikian tinggi kasih Bapa


Sedalam lembah bayang maut


Demikian dalam Kau tebus hidupku


Kasih-Mu lebih dari mentari


Yang tak pernah berhenti memancarkan sinarnya


Cinta-Mu lebih dari samudra


Tenggelam ku di dalam kesetiaan-Mu, Tuhan


Terima kasih atas cinta-Mu


Seperti tingginya langit biru


Demikian tinggi kasih Bapa


Sedalam lembah bayang maut


Demikian dalam Kau tebus hidupku


Kasih-Mu lebih dari mentari


Yang tak pernah berhenti memancarkan sinarnya


Cinta-Mu lebih dari samudra


Tenggelam ku di dalam kesetiaan-Mu, Tuhan


Terima kasih atas cinta-Mu


Cinta-Mu Tuhan


Kasih-Mu (Kasih-Mu) lebih dari mentari


Yang tak pernah berhenti memancarkan sinarnya


Cinta-Mu (cinta-Mu) lebih dari samudra


Tenggelam ku di dalam kesetiaan-Mu, Tuhan


Terima kasih atas cinta-Mu


Terima kasih atas cinta-Mu


Hu-uh, uh-uh, uh-uh


Setelah bernyanyi Liturgos memulai susunan acara tersebut dengan santai dan damai tampah hambatan...


20 Menit kemudian tibalah saatnya bapak Pdt Befandi untuk memulai materi khotbah nya sore hari itu


"Salam sejahtera buar kita semua ... salam damai menyertai kita... saya bersyukur bisa beradad diantara para bapak dan ibuk saudara skalian aaya bisa berbicara di sini karna saya di percayakan untuk melayani di kediaman saudara seiman kita saat ini,, tema saat ini sangat bagus buat kita juga terkhusus nya buat para ibu-ibu yanv selalu bergosip ria.. judul teman pada minggu ini adalah ' Jangan Ada Dusta Diantara Kau dan Allah bukan jangan ada dusta diantara kita ya ah jangan salah paham... " seru pak Befandi sambil tersenyum


" Baik lah saya ingin berbagi pengalaman saat saya bertugas...


Suatu hari saya sedang berada di sebuah kampus untuk mengajar lalu tiba-tiba saya menabrak salah satu mahasiswi saya yang paling sangat susah diajak berdiskusi, .. dan hingga suatu malam dia datang dan minta maaf kepada saya,saya bingung kenapa dia meminta maaf pasa saya ternyata dia menabrak saya dengans sengaja agar teman-temannya tidak mengganggu dia lagi, dari situ saya mengambil kesimpulan jangan mudah menyerah dengan apa yang kau inginkan, teruslah kau bisa mendapatkannya hingga kau bisa mendapatkannya , dan kau jangan gunakan yang namanya taruhan hanya karena sebuah harta atau apapun itu bekerja lah berikanlah keluargamu itu harta dengan hasil jerih payahmu itu agar suatu saat kau akan terkenang olohnya. maka jangan memulai sesuatu dengan kebohongan mulai lah hidupmu dengan penuh KEJUJURAN, KESETIAAN DAN KEBAHAGIAAN". seru Pdt Befandi.


" Baik lah karna waktu sudah menunjukan pukul 06.00 ๐Ÿ•• sore makan mungkin hingga di sini perjumpaan kita dan salam sejahtera buat kita semua Shalomm " seru Pdt befandi mengakhiri pembicaraan serius mereka.


Dan tak lama acara makan bersama di lakukan di kediaman Anas. lalu tak lamanya mereka semua berpamitan kembali kerumah mereka masing - masing dengan hati yang sangat penuh bahagia dan juga penuh lelah. saat ini juga


...๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ BERSAMBUNG ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ...