Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
SMP BUNGA MEKAR



Setelah acara perkenalan siswa itu saat nya mereka mencari kelas mereka,


Belinda ternyata sekelas dengan Danisa, dan juga yang lainnya


Saat itu juga keduanya duduk berdampingan.


Namun Belinda selaku bersikap datar kepada semua orang yang teman sekelasnya itu heran memang dia sangat sulit untuk mendapatkan teman, sehingga hanya Danisa saja yang dekat dengan dia hanya gadia itu yang bersedia menemani Belinda saat ini.


" Kita sekelas rupanya hehehehe " seru Danisa pada Belinda


" Hmmmmm " gumam belinda sambil meletakkan tasnya di atas meja.


Lalu dia keluar fan mencari ruangan sang abang


Tak lama dia sudah menemukan abangnya itu dengan wajah yang datar nya dia mendekat lalu menengadahkan tangannya ke arah sang abang, Bagas yang mengerti pun memasukan tangannya ke dalam saku lalu mengeluarkan dan memberikan kepada adiknya.


" Ingat harus hemat " seru Bagas sambil memberikan uang selembar 50 ribuan ke tangan sang adik.


" Iya abangku sayang yang baik hati dan tidak sombong " seru Belinda sambil berlalu pergi tanpa ekspresi


" Belinda langsung pergi ke kantin, di sana dia sudah melihat beberapa teman sekelasnya sudah berada di kantin, "


Belinda lebih memilih duduk sendiri dari pada harus bersama yang lain, sebab Belinda sangat sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan berbedah dengan saudaranya yang mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.


Saat sedang asik makan Belinda di datangi oleh ketiga anak perempuan yang cantik.


" Hai kami boleh duduk di sini dengan mu tidak " seru salah satu dari mereka.


" Hmmmm silakan " seru Belinda singkat.


Lalu belinda dengan cepat menghabiskan makanannya saat itu juga ,


Saat Belinda hendak berdiri, dia di kaget kan dengan kedatangan Danisa


" Bel kamu di sini aku cariin malah ke kantin sendirian tungguin aku ya plissss " seru Danisa sambil duduk dengan melahap makanannya yang tadi dia pesan, sedangkan Belinda dia kembali duduk di samping Danisa, sedangkan tiga gadis itu hanya menatap sesaat dengan mereka.


" Belinda sesekali melihat le arah Danisa, dia tersenyum tipis saat melihat cara Danisa makan, lalu dia mengeluarkan selembar tisu dan memberikannya kepada Danisa, namun dia tak bersuara dia hanya memberikan isyarat saja dengan bahasa tubuhnya., Danisa yang muda peka dengan keadaan langsung menerima tisu tersebut lalu melap bibirnya yang belepotan itu.


" Dasar jelek " ejek Belinda kepada Danisa, lalu sekilas Danisa mengerucut bibirnya itu dengan lucu.


Seketika Belinda akhirnya memperlihatkan senyumannya untuk pertama kali saat melihat Danisa mengerutkan bibirnya itu dengan lucu, Danisa pun melihat hal itu merasa bahagia,


Bukannua mintak maaf malah dia tertawa , dan belinda tidak marah dia juga mencoba membuka hatinya untuk menerima keadaan saat ini yang dia hadapi, dia mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya,


Saat ini dia hanya menatap sekilas ke arah ketiga gadis yang belum dia kenapa namanya, seketika ketiganya menatap Danisa dan juga Belinda


" Hmmmm maaf sebelumnya kita belum berkenalan m, perkenalan nama aku Gendis Daimar Haufan " seru Vani sbil mengulurkan tangannya ke arah Belinda.


" Belinda panggil saja Linda " seru belinda sambil menerima uluran tangannya , lalu Gendis mengulurkan tangannya ke arah Danisa.


" Dan ini kedua sahabatku , yang ini sepupu aku namanya Gauri Aulianti Haufan kalau yang itu teman aku dari SD namanya Yanti Darian Fakhrun " seru Gendis


Mereka pun berkenalan satu sama lain, saat mereka selesai berkenalan tiba-tiba seorang pria datang dan menerobos mereka


" Hai ladies perkenalkan nama abang Azhar Dewano panggil babang azhar saja ya " seru Azhar pada kelima gadis itu, namun kelimanya tak menghiraukan kehadirannya justru kelima gadis itu langsung membubarkan diri secara bersamaan ,


Azhar mengikuti Belinda dan Danisa ke dalam kelas karena mereka bertiga sekelas.


" Hei nona cantik kalian kok tega sih ninggalin babang tamvan ini " seru Azhar yang masih mengikut keduanya,


" Emang kita sekelas " seru Danisa.


" Iya dong aku duduk di sini ya belakang kalian aku akan jagain kalian deh akh " seru Azhar duduk di kursi belakang Danisa dan Belinda.


" Terserah " seru Danisa cuek


Tak lama guru pun masuk dan memperkenalkan dirinya,


" Selamat pagi anak-anak " sapa seorang guru mudah


" Selamat pagi buk " seru seluruh siswa.


" Baik lah perkenalkan nama ibu Animar, panggil buk Nimar saja " seru buk Animar.


" Selamat datang di SMP BUNGA MEKAR dan semoha betah ya anak-anak ibuk, di sini ibuk akan merangkap sebagai wali kelas kalian jadi jika ada yang perluh di bicarakan tentang pelajaran silakan bicarakan sama ibuk paham semuanya anak-anak " seru buk Animar


" Paham buk " seru seluruh siswa bersamaan.


Lalu ibuk Animar pun menyelesaikan jadwal pertemuan kelasnya.


...πŸ’πŸ’πŸ’BERSAMBUNG πŸ’πŸ’πŸ’...