Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
MENOLONG TANPA MENGENAL PAMRIH



Sesampai dirumah Belinda menemui sang mama yang sedang bersama omanya.


" Mama, linda pulang " seru Belinda sambil berteriak dari arah pintu.


" Sayang jangan teriak-teriak ini mansion bukan hutan " seru mama Binaria


" Mama juga berteriak mah " seru Belinda


" Kamu sih " seru mama Binaria pada putrinya.


" Cucu oma udah pulang kok sendiri abangnya mana ? " tanya Oma Awiyah ( mertua mama Binaria )


" Abang lagi di sekolah omah " seru Belinda sambil mencium punggung tangan omah dan mamanya


" Oh gitu ya udah sekarang ganti baju sana jangan main dulu " seru omah pada cucunya


" Mama Fandra sama Alfanda kemana mah ? " tanya Belinda


" Lagi tidur siang " seru mama Binaria.


" Oh gitu yaudah deh Belinda ke kamar dulu ya oma mama " seru Belinda


" Iya sayangnya mama " seru mama Binaria sambil tersenyum hangat kepada putrinya itu


Tak lama Belinda datang bersama kedua adiknya yang berusia 5 tahun itu sambil menuruni anak tangga ketiganya berjalan menuju sang mama


" Mama " seru ketiganya bersamaan


" Eh Andra Fandra sudah bangun anak kembar mama rupanya sini sayang " seru mama Binaria sambil memangku si kembar.


" Sesaat dia menatap ke arah putri keduanya.


" Sayang kenapa kok kamu gelisah begitu " seru mama Binaria saat menatap wajah putrinya.


" Itu mah soal Ayu " seru Belinda ragu.


" Ada apa dengan Ayu ? " tanya mama Binaria.


" Dia kerja mahnyemir sepatu " seru Belinda


" Lo bukannya kalian seusia kok Ayu kerja " seru mama Binaria kaget.


" Itu dia mah mungkin dia ada masalah keluarga deh mah, mama bosa gak bantu Ayu tapi diam aja soalnya Ayu gak akan terima bantuan dari Linda kalau secara langsung gitu " seru Belinda menatap penuh harap ke mamanya.


" Oke sayang mama pasti bantuin kok kamu tenang saja " seru mama Binaria.


" Terimakasih mama, mama emang pengertian. " seru Belinda bahagia.


" Oh nak kamu mau SMP dimana kalau sudah mau lulus sayang " seru mama Binaria.


" Iya kamu yang sabar ya jadi nantik abang kamu juga ikut pindah nak " jelas mama Binaria


" Hmmm baik lah mah " seru Belinda pasrah.


" Yaudah kapan ini kita udah bisa selidiki teman kamu itu " seru mama Binaria pada Putrinya keduanya itu.


" Iya mah besok aja mah kita selidiki " seru Belinda bahagia.


" Yaudah sekarang kamu makan dulu sama omah ya " seru mama Binaria.


" Baik mah " seru Belinda sambil berdiri dan menuju ruang makan.


Tak lama Bagas pulang bersama papa serta opahnya.


" Sore mama " seru Bagas bahagia


" Sore ganteng nya mama bahagia sekali anak mama kenapa ? " seru mama Binaria sambil menerima uluran tangan anaknya


" Kata opah nantik Bagas diajarin main catur sama opah " seru Bagas.


Sesaat mama Binaria menatap mertuanya.


" Papa mau ngajarin Bagas main catur " seru mama Binaria sambil memicingkan mata ke arah sang mertua.


" Iya kenapa ? " tanya opah Ardyanto


" Papa gak mau nyoba main sama menantu papa ini " seru Binaria.


" Kamu itu bukannya ngalah sama mertua malah nantangin mertua untuk main catur " seru Opah Ardyanto


" Berani gak pah " seru Binaria bahagia.


" Ayo siapa takut " seru Opa Ardyanto sambil melangkah ke arah taman belakang rumah,


" Tunggu dulu pah , papa lebih baik makan dulu sama mas Fandi " seru mama Binaria sambil menatap suaminya yang sudah melenggang menuju kamar mereka.


" Oke " seru mertua mama Binaria sambil berjalan ke arah kamarnya


Lalu mama Binaria menatap ke arah putranya yang bingung itu


" Udah sana kalau kamu penasaran kamu ganti baju sudah itu makan nantik ikut deh nonton mama main catur sama opa " seru mama Binaria sambil memangku si kembar


" Baik lah mah " seru Bagas sambil berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


...🏡🏡🏡 BERSAMBUNG 🏡🏡🏡...