
Setelah kepergia sang adik dari ruang UKS seseorang tiba-tiba masuk ke dalam ruang UKS,
" Gas kamu gak apa-apa? " tanya seorang gadis cantik berambut panjang nan putih berlesung pipit dan sangat manis.
" Hmmmm gak apa-apa, " seru Bagas datar
" Aku boleh meminta sesuatu sama kamu tidak ? " sambung Bagas dan dianggukan kepala oleh gadis itu
" Rey tolong bantu aku " seru Bagas
" Bantu apa Gas " seru gadis bernama tag Reynanti Deliana Saputri.
" Bantu aku untuk kamu jangan pernah _ " seru Bagas terpotong
" Jangan pernah apa Gas kasih tau aku, " seru Reyna kepada Bagas
" Tolong jangan pernah lagi_ " seru Bagas terpotong oleh perkataan Reyna
" Gas kalau kamu nyuruh aku untuk jauhin kamu aku gak bisa gas aku sayang sama kamu " seru Reyna.
" Maaf Rey aku gak bisa aku gak sayang sama kamu maaf " seru Bagas berbohong.
" Maaf Rey aku bohong sama kamu aku sayang sama kamu aku cinta sama kamu, tapi aku harus melepaskan kamu , agar kamu bahagia kelak kamu akan mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari aku, kita masih SMP jadi aku berpikir ini hanya lah cinta monyet saja maafin aku Rey aku gak bisa jujur tentang perasaan aku ke kamu. maaf " gumam Bagas dalam hati sambil melihat ke arah jendela
" Jadi kamu gak sayang sama aku Gas kamu gak cinta sama aku, untuk apa selama ini perhatian kamu ke aku gas kamu bohongin aku " seru Reyna sambil terisak.
" Maaf aku hanya anggap kamu sebagai sahabat aku saja jangan salah paham sama kebaikan aku selama ini " seru Bagas.
" Kamu jahat gas kamu jahat " seru Reyna terisak lalu dia keluar dari ruang UKS sambil terisak.
" Maafin aku Reyna " gumam Bagas dalam.hati.
( KLIIIKKK ) suara pintu terbuka.
Terlihat seorang wanita sedang memasuki UKS
" Hai gas " sapa gadis itu
" Sembarangan kamu kita ini kan temana sekelas jadi aku hanya melihat teman aku aja siapa tau dia masih sakit ya aku kesini " seru Astrid sambil menatap Bagas
" Kamu gak usah sok peduli deh sama aku " seru Bagas dingin
" Ya ampun Bagas kamu jangan bicara begitu lah biarpun you and me itu enemy bukan berarti aku gak peduli sama kamu PAHAM!!!! " seru Astri sambil tersenyum kepada Bagas.
" Akh sudah sana masuk kelas jangan bolos ingat bentar lagi ujian " seru Bagas
" Gak dulu deh aku malas kalau belajar Fisika " seru Astrid
" Kenapa kamu gak paham " seru Bagas dan di anggukan kepala oleh Astrid
" Ya gitu deh " seru Astrid
" Oh " seru Bagas singkat lalu pandangannya tertuju pada pohon di luar.
" Gas sini biar aku kompresin yan wajah tampan kamu itu , muka kamu udah kayak badut tau gak pasti deh sampai rumah kamu akan di amuk sama papa mama kamu hahahahhaha " seru Astrid sambil tertawa
Seketika Bagas tersadar dengan perkataan teman sekelasnya itu, karena perkataannya persis seperti adiknya yang menagatai dia seperti badut.
" Gak perluh aku bosa sendiri " seru Bagas
" Sudah kamu harusnya bersyukur ada gadis cantik yang mau nolongin kamu " seru Astrid sambil.mengompres wajah Bagas dengan batu es berbalut kain
" Terimakasih ya Astrid aku gak nyangka kamu ternyata care juga ya sama orang termaksud musuh sekaligus. " seru Salman
" Oh jelas lah " seru Astrid sombong
" Ya mulai lagi dah sombong nya " seru Bagas dan dibalas senyuman oleh Astrid
Sesaat suasana menjadi hening di ruangan tersebut.
...πΊπΊπΊ BERSAMBUNG πΊπΊπΊ...