
Saat ini Astrid dan juga Bagas sedang mengawasi kedua adiknya, sedangkan Prita dia sibuk dengan keadaan sekitarnya.
Prita lebih memilih menikmati kuliner dia hobinya makan tapi gal pernah bosan dengan apa yanh dia makan saat ini, sedangkan sepasang kekasih yang sedang di landa kebingungan ini,,,, saling diam hingga tiba-tiba
" Kamu gak mau nanya sesuatu gitu sama aku ?? " seru Bagas membuka keheningan di antara keduanya
" Aku gak perluh bertanya... dari kamu memperlakukan gadis itu aku sudah yakin kalau dia adalah kekasihmu yang baru kan,,, " seru Astrid dengan argumennya sendiri
Bagas terdiam dia hanya mengulum senyumannya sesaat setelah mendengar penuturan kekasih nya itu
" Kita belum ada kata 'PUTUS' lalu bagaana ceritanya wanita lain masuk dalam hubungan kita " seru Bagas sambil menatap Astrid yang duduk di sampingnya.
" Lalu " seru Astrid sambil menatap ke arah Bagas
" Dia Prita sepupu aku ,,, Prita... kemari " seru Bagas kepada Astrid lalu dia memanggil Prita yang saat itu sudah kembali dari keliling kulinerannya.
" Apaaan ? " seru Prita sambil berjalan mendekat ke arah sepasang kekasih itu
" Perkenalkan ini Astrid pacarnya aku " seru Bagas sambil menatap ke arah Prita lalu beralih ke arah Astrid sambil tersenyum
Ucapan Bagas barusan membuat Prita hanya menatapnya kaget
" Serius dia pacar kamu " seru Prita sambil menatap ke arah Astrid, dan Bagas hanya menganggukan kepalanya dengan santai.
" Gue Prita sepupunya dia , salam kenal " seru Prita pada Astrid sambil mengulurkan tangannya ke arah Astrid
" Astrid.... salam kenal kembali " seru Astrid sambil tersenyum
" Kok bisa sih lo pacaran sama dia " seru Prita pada Astrid
" Ya aku kan sayang sama dia " seru Astrid malu-malu
" Cih elah... dasar pasangan bucin " ledek Prita
" Yaudah nikmati malam kalian berdua sebelum besok kita pergi ibadah, yaudah gue tinggal dulu bye.. " seru Prita dan pergi meninggalkan keduanya.
" Sepupu kamu lucu " seru Astrid sambil menatap punggung Prita dengan tersenyum.
" Dia itu aslinya galak dan judes benar-benar bikin kesel dia itu " seru Bagas
" Masa sih " seru Astrid tak percaya.
" Hmmmm baik lah " seru Astrid sambil menatap kekasihnya itu
" Kenapa lihat-lihat hmmm " seru Bagas sambil menatap ke arah Astrid
" Kamu makin hari makin tampan deh aku tambah jatuh cinta deh sama kamu " seru Astrid dengan sangat santai
" Masa sih " seru Bagas sambil tersenyum
" Iya " seru Astrid santai
" Kamu mau kan sama-sama terus sama aku " seru Bagas kepada Astrid
" Iya mau lah siapa sih yang gak mau sama kamu " seru Astrid bahagia
" Hmmmm SMA nantik aku pengen deh nyamar gitu agar gak afa cewek-cewek yang ngejar-ngejar aku nantinya dan aku hanya milik kamu seorang " seru Bagas dengan bangga
" Kalau begitu aku juga mau kek kamu, aku jua mau cari teman yang benar-benar tulus sama aku " seru Astrid sambil tersenyum
" Terimakasih sayang aku bangga punya kamu " seru Bagas hendak memeluk Sate d namun deheman seseorang menginstruksikan mereka untuk berjauhan
" Ekehmmm gak usah pelukan juga kali gas... " seru Prita yang datang tiba-tiba
" Ganggu aja jomblo " seru Bagas dengan ketus dan judes.
" Dari pada kalian khilaf mending aku gang negur duluan " seru Prita sambil berjalan dan duduk di samping Astrid
" Pulang yuk udah malam nih " seru Prita pada keduanya
" Ayuk lah " ajak Astrid sambil berdiri dari duduknya
" Linda Anggi yuk pulang " seru Astrid pada kedua gadis yang sedang asik bermain itu dan juga Belinda.
" Ok kak " seru keduanya bersamaan lalu berlari ke arah ketiga kakaknya itu
Mereka pun pulang kerumah mereka dan beristirahat
...πΌπΌπΌ BERSAMBUNG πΌπΌπΌ...