Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
GODAAN BELINDA & ANGGITA



Sesampai di kantin mereka langsung duduk di depan kedua adik merwka yang sedang menikmati makanan mereka dengan sangat santai dan penuh hikmat tanpa peduli dengan apa yang mereka lihat saat ini.


" Keknya ada yang sudah jadian " bisik Belinda kepada Anggita.


" Kayaknya begitu " seru Anggita pelan


" Dek kami masih bisa dengar lo apa yang kalian bicarakan " seru Bagas


" Ya bang kalian makin mesra aja udah jadian apa berteman tapi mesra ini " goda Belinda.


" Kita sudah JADIAN dek " seru Bagas sambil menekankan kata jadian.


" Whaatttt seriusan bang ?? " pekik keduanya heboh.


" Hehehehehehe iya dek " seru Astrid.


" Hmmmmm selamat bang , selamat kak," seru keduanya bersamaan.


" Semoga hubungan kalian bukan hubungan monyet cintaπŸ™‰πŸ’˜ " seru Belinda


" Cinta monyet πŸ’–πŸ™‰ kalik neng " ralat Anggita


" Nah ya itu " seru Belinda


" Aminnnn " seru keduanya bersamaan.


" Sayang sekali hubungan kami sedang backstreet dek " seru Bagas.


" Kenapa begitu bang ? " tanya Belinda dan Anggita bersamaan


" Itu kakak kamu yang mintak " seru Bagas sambil menoleh ke samping


" Kak Astrid gak boleh gitu hubungan kalian itu harus go publik kakak mau kalau kak Bagas di deketin oleh cewek lain sedangkan kakak minyaknya backstreet, dan nantik kakak kewalahan lo " seru Anggita ,


Tak lama dari ucapan Anggita itu tiba-tiba seorang gadis datang dan bwrmanja dengan Bagas membuat ketiganya melongo tak percaya.


" Hai gas i live you " seru Winda sambil memeluk lengan Bagas


Bagas menoleh ke samping dia pun tersenyum


" Love you to Astrid " seru Bagas menatap penuh cinta kepada Astrid yang tersenyum kepadanya.


" Aku Winda bukan Astrid " protes Winda kepada Bagas


" Oh maaf jadi kamu yang bilang cinta tadi, aku kirain pacar aku " seru Bagas sambil menatap datar ke arah Winda.


" Haaaa !!! pacar !!! siapa pacar kamu ? " seru Winda bertanya.


" Tuh di samping kamu " seru Bagas sambil menunjuk ke arah Astrid dengan dagunya.


" Dia..." tunjuk Winda ke arah Astrid.


Lalu dianggukan kepala oleh Bagas dengan senyuman terpancar ke arah kekasihnya itu


Sejenak Winda terdiam lalu dia pergi meninggalkan tempat Bagas dan yang lainnnya.


" Abang sudah jelasin ke kak Astrid yang di bilang papa 2 hari lalu bang " seru belinda menatap tajam ke arah Bagas, seketika Astrid dan Anggita menatap ke arah Belinda lalu beralih ke arah Bagas,


Astrid menatap Bagas penuh dengan tanda tanya, sedangkan Bagas sedang menatap sang adik dengan tatapan penuh dengan intimidasi


" Maaf nih bang kita itu harus jujur sama pasangan jangan ada dusta dianta kita .... " seru Belinda sambil tersenyum penuh kemenangan....


...( Jangan Ada Dusta Diantara Kita )...


...🎡🎢🎢🎢...


...Ketika pertama ku jumpa denganmu...


...Bukankah ini ku tanyakan padamu oh kasih...


...Takkan kecewakah kau pada diriku...


...Takkan menyesalkah kau hidup denganku nanti hu...


...Memang kau bukan yang pertama bagiku...


...Pernah satu hati mengisi hidupku dulu...


...Dan kini semua kau katakan padaku...


...Jangan ada dusta di antara kita kasih hu...


...Semua terserah padamu aku begini adanya...


...Ku hormati keputusanmu apapun yang akan kau katakan...


...Sebelum terlanjur kita jauh melangkah...


...Kau katakan saja hu...


...Memang kau bukan yang pertama bagiku...


...Pernah satu hati mengisi hidupku dulu...


...Dan kini semua kau katakan padaku...


...Jangan ada dusta di antara kita kasih hu...


...Semua terserah padamu aku begini adanya...


...Ku hormati keputusanmu apapun yang akan kau katakan...


...Sebelum terlanjur kita jauh melangkah kau katakan saja hu...


Sesaat Bagas terdiam dan menatap sekilas ke arah Astrid yang juga terdiam kepadanya saat itu.


Tanpa banyak bicara mereja kembali kedalam kelas dengan suasana hati yang tak menentu.


...🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻...