
Sepanjang jalan keduanya terdiam, dan hanya angin yang menerpa wajah keduanya
Bagas membawa Astrid ke taman kota...
" Kita makan dulu yuk " ajak Bagas dan dianggukan kepala oleh Astrid.
Lalu keduanya makan di warung soto.
" Bang pesan soto 2 ya " seru Bagas..
" Siap den Bagas mau pedas atau biasa " seru penjual soto
" Pedas satu biasa aja satu minumnga teh ea aja biar dingin hati juga pikiran bang " seru Bagas sambil tersenyum ke arah penjual soto
" Sendirian bang " seru Bagas bertanya.
" Iya den adik saya lagi sekolah " seru penjual soto sambil menyelesaikan tugansya
Seketika Astrid menatap tajam ke arah kekasihnya itu yang sejak tadi terdiam
" Oh ya den sudah lama gak kesini, itu Lani nanyain aden terus katanya kenapa aden sudah tidak mampir lagi ke sini ?? " seru penjual soto itu kepada Bagas
" Saya sibuk bang habisnya saha sudah punya pacar bang " seru Bagas sambil menatap ke arah Astrid yang diam saja sejak tadi
" Ya sih aden udah punya pacar toh kirain belum kan bisa jadi adik ipar abang kalau belum mah " seru penjual soto itu
" Hehehehehehe maaf ya bang " seru Bagas sambil menikmati makanan mereka.
Tak lama soto itu pun habis mereka santap
Bagas membayar tagihan makanan mereka.
" Bang salamin aja ya sama Lani saya gak bisa mampir lama-lama saya ada urusan sama pacar saya " seru Bagas kepada penjual soto itu
" Baik den nantik di sampaikan ke Lani..." seru penjual soto itu kepada Bagas sambil tersenyum
Lalu Bagas dan Astrid langsung berjalan ke arah taman kota karena tak jauh dari penjual soto keliling itu mangkal
" Jadi kamu sudah sering kesini sebelumnya. " tanya Astrid penuh selidik
" Iya pernah sebelum kita jadian aku pernah kesini " seru Bagas
" Dan ketemu sama yang namanya Lani lani itu begitu " seru Astrid cemburu.
" Hmmmm " seru Bagas bergumam.
Oh gitu jadi apa maksud Belinda bicara begitu sama kamu, kebohongan apa yang kamu sembunyikan dari aku apa yang aku gak tau dan apa yang papa kamu bilang sama kamu sampai kamu gak bisa jujur sama aku ??? " seru Astrid membom kan pertanyaan kepada Bagas.
Bagas menghela nafasnya berat saat mendengar Astrid mencecar dirinya.
" Sebelum aki jawab pertanyaan kamu aku minta maaf " seru Bagas membuat Astrid semakin menambah kebingungan nya.
" Aku akan bicara tapi jangan potong pembicaraan aku sebelum aku selesai cerita " seru Bagas sambil menatap ke arah Astrid yang juga menatapnya begitu dalam.
" Sebenarnya aku hmmm ak... aku di .... dijodohkan dengan anak teman sang papa " seru Bagas bagai di sembar petir🌩⚡ di siang bolong namun hati Astrid sangat hancur saat mendengar hal itu dia bingung dengan perasaannya hancur saat mendengar penuturan sang kekasihnya itu.
" Kamu bercanda kan yank " seru Astrid menatap Bagas dengan sangat tajam.
" Gak Trid aku gak bercanda aku serius " seru Bagas tenang.
Seketika Astrid menangis dengan hal yang di sampaikan oleh Bagas barusan.
" Hikssss hiksss kamu serius kamu bakalan ninggalin aku " seru Astrid sedih
Bagas tak menjawab dia hanya diam saja,
" Maafkan aku Trid... " seru Bagas sambil menatap ke arah Astrid yang juga menatapnya sendu.
...🌷🌷🌷 BERSAMBUNG🌷🌷🌷...
SELAMAT TAHUN BARU SEMOAGA DAMAI TUHAN MENYERTAI KITA SEMUA AMINNN