
Mereka terus bercanda dan saling melempar candaan, Namun sesaat Bagas berpamitan untuk masuk kelas lebih dulu
" Semuanya aku tinggal dulu ya " seru Bagas, lalu pergi dengan sedirian, Astrid yang melihat itu dia pun juga pamit meninggalkan yang lainnya.
Di kelas
Bagas yang sedang membuat tugas tiba-tiba terhenti saat dia melihat Astrid datang membawakan minuman buat dia.
" Sayang minum dulu nih " seru Astrid sambil menyodorkan sebotol mineral ke bibirnya
" Akh iya terimakasih sayangku " seru Bagas sambil tersenyum ππ
" Sama-sama " seru Astrid sambil tersenyum lalu menutup kembali minuman tersebut.
" Oh ya nantik kita jalan-jalan bentar ya " seru Bagas sambil menutup bukunya
" Boleh kalau tugas kamu sudah selesai " seru Astrid
" Sudah dong " seru Bagas sambil memperbaiki letak kacamatanya.
" Hmmmm baik lah " seru Astrid sambil tersenyum bahagia.
Tak lama semua siswa pun masuk ke dalam kelas, mereka pun belajar dengan tenang dan santai.
Sellyana yang baru saja datang langsung duduk di kursi belakang sepasang sejoli tersebut.
Bambang, Riska Mulyani , dan Adira hanya diam saja melihat tingkah aneh teman mereka tersebut
Sesekali mereka menegur Sellyana yang sibuk mengusik kehidupan nya Astrid
Sesaat Astrid menatap jngan kepada Sellyana dia selalu saja kesel terhadap wanita itu, Prita yang baru saja masuk melihat tingkah Astrid lalu menoleh ke arah belakang, dia paham kenapa sahabatnya itu tiba-tiba cemberut
Terlintas di benaknya untuk membuat kehebohan.
" Ayang kamu udah makan " seru Prita pada Bagas sambil bergelayut manja di lengan sepupunya tersebut
Bagas yang mendapatkan serangan mendadak tersebut kebingungan namun melihat kode dari sepupunya itu dia pun akhirnya paham lalu menoleh ke samping kirinya melihat ekspresi kekasihnya
Sekilas dia tersenyum ke arah Astrid, sesaat Astrid melupakan kekesalannya pada Sellyana dia pun tersenyum bahagia di hadapan kekasihnya itu.
" Aku sudah makan tadi " seru Bagas sambil melepaskan tangan Prita dari lengannya, Prita pun melepaskan rangkulannya dia kembali duduk dengan tenang dan damai
Hingga jam pelajaran terakhir tiba .
Sesuai janjinya Bagas, dia membawa Astrid untuk berjalan-jalan ke tempat wisata
" Kita mau kemana? " tanya Astrid saat keduany sudah menaiki motor milik Bagas.
" Kita jalan-jalan berdua ke suatu tempat lebih dulu " seru Bagas sambil menggenggam erat pergelangan tangan Astrid dengan sangat lembut lalu membelai rambut pendeknya Astrid
" Yaudah kalau kamu gak kasih tau aku ikut kamu saja asalkan kamu bahagia saat bersamamu " seru Astrid menatap ke arah Bagas lalu tersenyum
Bagas mendekat kan tubuh nya ke arah Astrid, Astrid yang melihat reaksi Bagas seperti itu langsung memejamkan matanya.
Astrid mengira Bagas akan mencium nya namun....
Bagas hanya mencubit gemas pipinya.
" Kamu kenapa merem gitu " seru Bagas dengan posisi yang begitu dekat
" Iss apaann sih " seru Astrid kesel
" Aku tak akan mencium mu sebelum kita halal tapi izin kan Aku mengecup pipimu " seru Bagas kepada Astrid
Astrid pun mengnggukan kepalanya tanda setuju.
Bagas pun mengecup pipiπkiri Astrid sesaat lalu dia kembali fokus ke menjalankan kembali motor nya.
Tak lama mereka pun sampai di pantai, keduanya berjalan sambil bergandengan tangan sehingga membuat yang lainnya iri dengan pasangan muda mudi itu.
Bagas dengan sangat lembut menatap ke arah ke kasih nya itu.
" Yank senang deh bisa jalan-jalan ke pantai bareng kamu... " seru Bagas bahagia
" Sama Aku juga senang bisa pergi ke sini bareng kamu, " seru Astrid sambil memeluk lengan Astrid
" Kemesraan ini jangan lah cepat berlalu kemesraan ini ingin ku kenang selalu " seru Bagas sambil bersenandung
Bagas melihat seorang anak kecil yang sedang bermain ukulele, lalu dia memanggil anak kecil itu dan meminjam ukulele tersebut
Akhirnya sebuah lagu yang sering is dengar dari sang Ayah pun dia nyanyikan dengan penuh hikmat sehingga mengundang orang-orang untuk melihat pertunjukan yang di lakukan oleh Bagas. dengan suara yang sangat merdu dia bisa menarik perhatian banyak pengunjung.
Namun dia tak menghiraukan nya dia hanya fokus pada tatapan kagum ke kasih nya itu.
...πΌπΈπΉKemesraan...
...Suatu hari...
...Dikala kita duduk ditepi pantai...
...Dan memandang ombak dilautan yang kian menepi...
...Burung camar terbang...
...Bermain diderunya air...
...Suara alam ini...
...Hangatkan jiwa kita...
...Sementara...
...Sinar surya perlahan mulai tenggelam...
...Suara gitarmu...
...Ada hati...
...Membara erat bersatu...
...Getar seluruh jiwa...
...Tercurah saat itu...
...Kemesraan ini...
...Janganlah cepat berlalu...
...Kemesraan ini...
...Inginku kenang selalu...
...Hatiku damai...
...Jiwaku tentram di samping mu...
...Hatiku damai...
...Jiwa ku tentram...
...Bersamamu...
...Sementara...
...Sinar surya perlahan mulai tenggelam...
...Suara gitarmu...
...Ada hati...
...Membara erat bersatu...
...Getar seluruh jiwa...
...Tercurah saat itu...
...Kemesraan ini...
...Janganlah cepat berlalu...
...Kemesraan ini...
...Inginku kenang selalu...
...Hatiku damai...
...Jiwaku tentram di samping mu...
...Hatiku damai...
...Jiwa ku tentram...
...Bersamamu...
...Kemesraan ini...
...Janganlah cepat berlalu...
...Kemesraan ini...
...Inginku kenang selalu...
...Hatiku damai...
...Jiwaku tentram di samping mu...
...Hatiku damai...
...Jiwa ku tentram...
...Bersamamu...
Tak berapa lama Bagas sudah selesai bernyanyi, dia pun mengembalikan ukulele tersebut kepada anak kecil itu dan memberikan selembar 100 ribuan ke tangan anak tersebut.
Sungguh bahagia sekali hati Astrid mendengar ke kasih nya bisa bernyanyi dengan sangat merdu,
Dia pun terpana dengan suara Bagas.
" Suara kamu bagus banget yank merdu banget lagi aku baru tau kalau kamu bisa nyanyi akh makasih sayang " seru Astrid lalu dengan refleks dia memeluk tubuh Bagas
" Sudah yuk kita makan dulu " seru Bagas setelah Astrid merasa malu dan salah tingkah terhadap diri nya
Lalu keduanya berjalan ke arah penjual bakso mereka memesan bakso dan menikmatinya sambil se sekali keduanya bercanda ria bersama menutup keheningan sesaat.
Karena hari sudah sore Bagas pun akhirnya membawa Astrid pulang ke rumah dengan wajah yang sangat bahagia sekali saat itu.
...π²π²π²π²π²π² BERSAMBUNG π²π²π²π²π²...