Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
KEPULANGAN MAMANYA ASTRID ( TANTE JUWITA )



Sepulang sekolah Bagas dan Astrid sama-sama membonceng adik-adik mereka,


Bagas dengan perhatian memasang kan helm di kepala adiknya itu


" Belajar yang rajin jangan nonton Drakor melulu paham !!! " seru Bagas menasehati sang adik yang hobi menonton film tengah malam


" Asiap Abang ku sayang " seru Belinda sambil mencium pipi abangnya itu


" Linda itu pacar kakak jangan cium cium " seru Astrid saat dia sudah menyalakan motornya.


" Kakak,,, dia abang Belinda kalau kakak lupa ya " seru Belinda dengan pura-pura marah


Dengan jahilnya dia mengeratka dan merapatkan tubuhnya pada sang abang


" Lihat ini " seru Belinda yang sudah merapatkan tubuhnya pada sang abang


" Astaga Lindaaaa " pekik Astrid


Seketika ketiga orang itu pun tertawa dengan kencang sehingga membuat Astrid kesel lalu menjalankan motornya dengan ekspresi datar nya..


" Neng jangan kencang-kenceng bawa motornya neng nantik jatoh neng " ledek Bagas dan berhasil membuat Anggita dan Belinda tertawa.


" Tau akh kesel gue " seru Astrid kesel dan dengan cepat dia menarik gas motornya.


Tak lama mereka sampai dirumah.


Saat itu juga seorang wanita paruh bayah keluar dari rumah dan menyambut kedua putrinya.


" Anak-anak mama sudah pulang " seru seorang wanita yang berhasil membuat kedua gadis itu menatap ke sumber suara


" Mama " pekik keduanya sambil berlari dan berhamburan memeluk mama mereka itu


" Siang tante Juwita " seru Bagas dan Belinda bersamaan


" Siang Bagas siang juga Belinda... mampir dulu nak " seru tante Juwita kepada Bagas dan Belinda.


" Nantik saja tante Bagas masuk dulu " seru Bagas berpamitan kepada mamanya Astrid


" Ya udah nantik mampir ya " seru tante Juwita


" Iya tante " seru Bagas dan Belinda bersamaan.


Lalu kedua nya masuk kedalam rumah mereka.


" Mama kita berdua kangen tau sama mama " seru Anggita sambil memeluk mamanya itu


" Mama juga nak,,, udah sana ganti baju sudah itu kita makan bentar lagi papa pulang makan siang " seru tante Juwita kepada kedua putrinya itu


Lalu Anggita naik kelantai 2 menuju kamar mereka masing-masing,


Sesaat Astrid menatap ke arah luar tepat si depan kamar kekasih, saat ini Bagas sedang menerima panggilan telfon dan Astrid bisa memperhatikan gerak gerik kekasihnya itu dari balkon kamarnya.


" Dia sedang menelfon dengan siapa ? kenapa raut wajahnya begitu bahagia sekali " seru Astrid sambil menatap intens ke arah jendela kamar kekasihnya itu..


" Kakak " teriak Anggita membuat lamunan Astrid langsung buyar dan tersadar.


" Apaan sih dek berisik tau " seru Astrid kepada adiknya itu.


Lalu Astrid mengganti bajunya dengan santai


Tak lama keduanya turun ke lantai dasar dan melihat sang papa sudah pulang kerumah.


" Hai papa " sapa kedua gadis itu bersamaan


" Hallo anak -anaknya papa sudah pulang " seru om.Joshua


" Iya udah pah " seru Anggita.


" Gimana Astrid hubungan kamu sama Bagas masih aman kan " seru om Joshua dan hal itu membuat tante Juwita heran dengan pertanyaan suaminya kepada putri sulungnya itu.


" Aman pah, tapi ya itu masih ada lah orang-orang yang suka gangguin hubungan kami " seru Astrid sambil mengambil nasi dan meletakannya di atas piring miliknya.


" Ini ada apa kok mama gak ngerti " seru tante Juwita


" Ini lo mah anak gadis kita sedamg cinta monyet ๐Ÿ’˜๐Ÿต sama anak tetangga kita itu lo mah " seru om Joshua kepada sang istrinya itu tanpa menoleh ke sang istri.


" Seriusan siapa ? " seru tante Juwita antusias, seketika om Joshua , Astrid dan Anggita menatap ke arah mama mereka itu


" Mama serius mau tau siapa ๐Ÿ’˜๐Ÿต nya anak sulungnya kita ini " seru om Joshua sambil melirik ke arah Astrid yang menunduk


" Iya dong mama kan pengen tau siap sih laki-laki yang sudah membuat anak mama ini bisa bertemu dengan cinta monyet nya astaga " seru tante Juwita sambil tersenyum bahagia.


" Itu lo anak sahabat mama yang di depan " seru om Joshua kepada istrinya itu


" Maksud papa anak nya Binaria " seru tante Juwita bertanya pada suaminya.


" Hmmmmmm " gumam om Joshua sambil menganggukan kepala tanpa menoleh.


" OMG ternyata mama bakalan jadi besan sama Binar oh lalala " seru tante Juwita bahagia


" Mama gak marah " seru Astrid sambil menatap ke arah sang mama


" Oya tidak lah sayang " seru tante Juwita kepada putri sulungnya


" Syukur deh " gumam Astrid dalam hatinya


Tak lama mereka selesai makan siang, om Joshua kembali ke kantornya dan ketiga wanita itu langsung melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing, Astrid masuk kedalam kamarnya dia masih kepikiran soal Bagas, namun matanya sangat kantuk sehingga dia pun tertidur dengan lelapnya di atas tempat tidur.


...๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ BERSAMBUNG ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ...