Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
PILIHAN



Sore hari di kediaman pak Befandi.


" Abangggg " teriak Belinda dan kedua adiknya yang lain bersamaan.


" Alfanda. Alfandra gak usah teriak kamu juga Linda " seru Bagas saat melihat ketga adiknya menuruni anak tangga bersamaan.


" Jangan lari-larian nak " seru mama Binaria


" Aduuh cucu opa kenapa ini mukanya cemong begini " seru opa Ardyanto kepada cucu laki-laki nya itu


" Opa atu matan tue " seru Alfandra kepada sang opa


" Makan kue " seru opa Ardyanto kepada cucu ketiganya itu


" Iya opa " seru Alfandra.


" Adek turun ih kasihan opa kakinya nantik rematik bisa ungkuk opa " seru Belinda kepada adiknya itu


Dengan patuh Alfandra turun dari pangkuan sang kakek lalu berjalan ke arah sang kakak perempuannya.


Alfanda dan Alfandra duduk di pangkuan sang kakak


Keduanya dengan tenang menatap mama papa dan oma serta opanya itu.


" Bagas gimana ujiannya lancar nak ? tanya sang oma


" Lancar oma " seru Bagas kepada omanya itu


" Bagus lah " seru oma awiyah.


" Kamu jadi ambil SMA RAJAWALI HIGH SCHOOL itu nak ? " tanya sang opah Ardyanto


" Jadi opah " seru Bagas semangat


" Wah bagus lah nak " seru opah bangga.


" Emangnya abang mau ambil jurusan ipa atau ips bang ? " tanya Belinda


" Hmmm rencananya sih abang mau ambil ipa dek biar bisa terjun ke dunia kedokteran " seru Bagas semangat.


" Semangat ya bang " seru Belinda bahagia.


" Iya dek terimakasih ya " seru Bagas tersenyum


Saat ini tuan Befandi sedang duduk santai di kantornya tiba-tiba dia mendapatkan informasi tentang kedatangan tuan anas tetangganya itu


" Selamat sore tuan Fandi " spaa tuan Anas kepada papa Befandi


" Selamat sore tuan Anas ada angin apa yang membawa anda kemari tuan ? " seru papa Befandi


" Begini tuan saya ingin mengajukan perjodohan putra dan putri kita apakah anda bersedia menjodohkan putra anda dengan putri saya " seru tuan Anas.


" Baik lah tidak masalah " seru tuan Anas


" Kalau begitu saya permisi " pamit ruan Anas kepada papa Befandi


Sesaat papa Befandi menatap punggung tuan Anas yang sudah menjauh itu


" Aku rasa dia pasti berbuat ulah dengan tuan firasatku tidak pernah salah..." gumam papa Befandi dalam hatinya


Di perusahan JG ( Joshua Grup )


Rian Joshua sedang dalam masalah di perusahaannya, Dia memutuskan untuk pulang saat bertemu dengan tuan Anas sang tetangganya yang menawarkan bantuan, namun dengan syarat tertentu.


Membuat tuan Jos dilema sekali.


Sesampai di rumah dia disambut oleh keduq putrinya


" Papa sudah pulang " seru kedua putrinya itu


" Iya nak " seru tuan Joshua sambil merangkul kedua anaknya itu menuju ruang keluarga.


" Sepertinya papa sedang ada masalah ada apa pah " seru Astrid saat menatap sang adik memberikan kode untuk mengambilkan sang papa minuman


" Biasalah nak masalah kantor " seru tuan Jos


" Pah minum dulu " seru Anggita sambil memberikan segelas air bening kepada sang papa


" Terimakasih nak " seru tuan Jos kepada Anggita


" Sama-sama pah " seru Anggita sambil duduk di samping sang papa


" Memangnya ada masalah apa pah di kantor ? " tanya sang putri sulung


" Hmmm kantor sedang mendapatkan kerugian besar saja dan papa baru bisa dapat bantuan tentu dari perusahan Anas Grup " seru tuan Jos kepada Putrinya itu


" Lalu kenapa papa jadi lesu begini jika Anas Grup mau membantu papa??? " seru Astrid heran.


Anas Grup mau membantu papa dengan Syarat nak ? " seru tuan jos kepada putrinya.


" Emangnya Anas Grup meminta syarat apa ? " seru Astrid bertanya


" Dia ingin papa membatalkan perjodohan kamu dengan anaknya tuan Befandi " seru tuan Jos kepada Astrid sehingga Astrid kaget dengan penuturan sang papa, Sesaat dia terdiam dan menatap lurus kedepa.... Namun pikirannya tidak tentu


Dia belum siap kehilangan pria yang sangat dia cintai itu,


" Aku belum siap pah kehilangan Bagas tapi demi perusahaan papa Astrid akan melepaskan Bagas demi papa " seru Astrid yang berusaha tegar.


" Tidak perluh membatalkan perjodohan itu " seru seseorang yang tiba-tiba masuk kedalam rumah tuan Jos dengan nada tingginya..


...🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺...