
Minggu pagi keluarga pak Befandi menuju ke gereja karena saaar ini pak Befandi akan di lantik menjadi seorang Pdt.... tetap di salah satu gereja di tempatnya itu.
Saat ini seluruh jemaat sudah berkumpul dan menyaksikan jalannya pelantikan sang Pdt baru itu yang saat ini menjadi pusat perhatian para jemaat di gereja tersebut.
Di hadiahi keluarga harmonis dan anak yang sangat pencinta keluarga serta penyayang dan juga berbudi luhur.
Itu lah salah satu alasan pemimpin gereja dan pemimpin pusat memilih sang Pdt Befandi menjadi pelayan Tuhan yang tetap.
Setelah pelantikan sang Pdt baru itu, baru lah pelayanan Tuhan langsung di pimpin oleh ketua Pdt tersebut.
Setelah 2 jam berlalu akhirnya Pdt. Befandi. dan keluarga pun sudah berkumpul di salah satu restoran kota tersebut bersama keluarga Astrid.
" Selamat ya pah , semoga menjadi teladan Tuhan yang amanah " seru Bagas sambil tersenyum kepada sang papa
" Oke nak terimakasih nak " seru papa Befandi bahagia.
" Hmmmm " gumam papa Befandi tiba-tiba
" Bagas gimana bentar lagi kan masuk SMA, rencana nya mau ngikut papa jadi Pdt atau jadi pengusaha muda nih " seru om Joshua kepada Bagas.
" Kayaknya ikut seperti papa deh om " seru Bagas
" Lah berarti bakalan jauh dong sama Astrid kalau mau ikut papa jadi Pdt. " seru om Joshua membuat Astrid tersedak makanan nya.
( Uhuk uhuk uhuk uhuk )
" Ini minum dulu " seru Bagas sambil memberikan segelas air yang belum dia sentuh
" Kamu serius mau jadi Pdt. ? " tanya Astrid kepada Bagas.
" Mmmm bukan itu maksud Bagas om , Bagas pengen kadi pengusaha muda aja om " seru Bagas
" Oh gitu bagus deh " seru om.Joshua senang.
Lalu mereka pun menikmati makan siang mereka dengan penuh hikmat dan penuh cinta.
" Pah Belinda pengen jalan-jalan bosan deh kalau di rumah terus " seru Belinda kepada sang papa tersayang.
" Sorean saja ya nak,,, sama abang kamu, itu opah sama omah udah lelah " seru papa Befandi kwpada putrinya sambil menatap ke arah opah Ardyanto dan omah Awiyah
" Ya udah deh kalau gitu , tapi sama papa kan ? " seru Belinda bertanya.
" Gak sama abang kamu saja nantik nya jalan-jalan bareng sama kedua adik kamu itu biarkan mereka tidur dulu oke " seru papa Befandi sambil menyetir mobilnya
" Emangnya anak mama mau jalan-jalan kemana sih nak ? " tanya mama Binaria kepada putri keduanya itu
" Mau jalan-jalan ke taman mah " seru Belinda
" Dek emang gak ada rekomendasi tempat alin dek ? " seru Bagas pada sang adik.
" Gak ada abang ikut saja Belinda mau ke taman mau bermain di sana " seru Belinda semangat.
" Dasar bocah " seru Bagas sambil mengacak-acak rambut adiknya
" Abang gak usah acakin rambut Linda deh kan jadi kusut akh abang mah gitu sih " gerutuan Belinda membuat Bagas menjadi senang menggangu sang adik
" Eh dek bukannya besok kamu kan sudah mulai masuk sekolah kan abang sudah selesai ujian " seru Bagas pada sang adik.
" Iya kan sorean aja bang, sekalian ajak tuh pacar abang " seru Belinda menggoda abangnya.
" Emang abang punya pacar berapa dan yang mana lagi ? " tanya Belinda.
" Wah parah abang mah harus di kasih tau sama kak Astrid ini " seru Belinda semangat sambil.mengeluarkan handphonennya
" Mau ngapain ? " tanya Bagas saat melihat sang adik mengeluarkan handphonennya
" Mau kasih tau kak Astrid kalau abang Bagas punya pacar baru " seru Belinda menggoda sang abang.
Bagas meraih handphone sang adik dengan cepat.
" Sembarangan kamu dek " seru Bagas sambil menatap tajam ke arah sang adik
" Hmmm. kasihan " ledek Belinda
" Siniin handphonennya Belinda " seru Belinda sambil menengadahkan tangannya di hadapan sang abang.
" Ini awas ya kalau macam-macam " seru Bagas sambil keluar dari mobil dan mengembalikan handphone adiknya itu
" Hahahahahhaha " tawa Belinda pecah seketika
Astrid yang juga baru keluar dari dalam mobilnya menatap Belinda yang tertawa dengan heran
" Dek kenapa ? " seru Astrid bertanya.
" Kesambet kali dia kak " sewot Anggita yang sudah berdiri di samping sang kakak
" Sembarangan kamu kalau bicara Nggi " seru Belinda sambil berjalan ke arah kedua kakak adik itu
" Papa mana Linda ? " tanya om Joshua yang baru saja keluar dari mobil
" Udah masuk om " seru Belinda sambil mencium punggung tangan om Joshua
" Oh gitu om masuk dulu ya " seru om Joshua lalu masuk ke dalam rumah setelah di sahut oleh Belinda dan kedua kakak beradik itu
" Ada apa dek kenapa ketawa kek gitu tadi " seru Astrid
" Itu kak ada yang mau cari pacar baru katanya " seru Belinda
" Emang siapa dek ? " seru Astrid bertanya.
" Tadi aku kan nawarin abang nantik jalan-jalan kan terus aku bilang deh ajakin pacar abang gitu, terus abang bilang pacar abang yang mana dek kata abang " seru Belinda sambil menatap ke arah depan rumah nya.
" Terus dia bilang apa dek ? " tanya Astrid antusias
" Ya dia jawab gitu aja " seru Belinda jujur
" Astaga kak Bagas jujur banget ya berarti matanya kak Bagas itu udah terbuka kalau kak Astrid itu gak cocok buat buat kak Bagas yang tampan itu, " seru Anggita sambil tersenyum.
" Terus yang cocok sama Bagas siapa " seru Astrid
" Itu " seru Anggita sambil menunjuk ke arah rumah Sherlyana dengan ekor matanya.
Astrid tak menyahut perkataan sang adik dia pun langsung masuk kedalam rumah dengan hati yang kesel dan cemberut.
Sedangkan Belinda dan Anggita sudah tertawa terpingkal menertawakan sang kakak yang langsung cemberut.
...πΎπΎπΎ BERSAMBUNG πΎπΎπΎ...