Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
CEMBURU 2



Bagas mengantarkan Sherlyana ke rumahnya.


Sesampai di rumah Sherlyana turun dari motornya Bagas dan memberikan helmnya kepada Bagas.


" Terimakasih gas kamu gak mampir dulu " seru Sherlyana kepada Bagas.


" Hmmmm gak deh lain kali saja , yaudah aku balik ya " seru Bagas dan dianggukan kepala oleh Sherlyana lalu tersenyum kepada Bagas.


" Ya udah kami hati-hati ya " seru Sherlyana sambil tersenyum


" Apaan sih orang aku tinggal dekat kok sama kamu malahan hati-hati sehalah yaudah aku balik ya " seru Bagas sambil tersenyum hangat kepada Sherlyana,


Saat Bagas menyalakan motornya hendak meninggalkan rumah Sherlyana saat itu juga Astrid keluar dari dalam rumah menuju ke jalan raya, dan dia melihat Bagas sedang di depan rumah Sherlyana


" Kenapa Bagas ada di situ ya " gumam Astrid dalam hatinya sambil menatap lurus kedepan.


Saat Bagas melewati Astrid dia tak menoleh Bagas langsung masuk dengan motornya tanpa melihat Astrid yang menatapnya tajam sejak tadi.


" Bagas kamu dari mana sih kok aku gak lihat kamu tadi di sekolah sih " seru Astrid sambil menatap ke arab Bagas yang juga menatapnya


" Aku habis dari perpustakaan terus tadi ketemu sama Sherlyana di jalan ya udah aku pulang bareng dia aja " seru Bagas santai dan jujur.


" Kamu pulang sama siapa tadi ? " tanya Bagas


" Aku dianter sama Damar tadi " seru Astrid jujur


" Hmmmm bagus lah kalau gitu, yudah kamu besok diantar sama dia aja ya aku ada urusan jadi kalau kamu nunggu pastinya kamu bosan " seru Bagas santai


" Kamu kok bicara kek begitu kesannya nyerahin aku ke Damar begitu saja " seru Astrid kesel


" Enggak dia kan teman sekelasnya kamu yaudah pulang sama dia saja lah gak usah nungguin aku, aku ada jadwal latihan basket besok " seru Bagas.


" Yaudah terserah kamu saja lah " seru Astrid pasrah


" Aku masuk dulu " seru Bagas lalu masuk kedalam rumahnya.


1 jam kemudian seseorang datang ke rumah Bagas


( tok tok tok ) suara ketukakn pintu dari luar


( KRIEEEKKK ) suara pintu terbuka


" Eh ada kak Sherlyana, masuk kak " seru Belinda yang membuka pintu....


" Hao dek apa kabar ? " seru Sherlyana pada adiknya Bagas itu


" Sehat kak, kakak sendiri bagaimana, dan tumben main kerumah ? " seru Belinda kepada Sherlyana


" Iya nih tadi mama kakak buatin kue buat kamu dan keluarga ini di cobain " seru Sherlyana sambil meletakan tempat makanan doa tas meja


" Iya dek sama-sama, Bagas kemana dek ? " tanya Sherlyana


" Itu baru keluar kamar " seru belinda sambil menunjuk ke arah Bagas yang baru saja menuruni anak tangga


" Hai Bagas " sapa Sherlyana


" Hai kamu ngapain di sini " seru Bagas yang baru saja bergabung dengan kedua gadis itu


" Ini aku di suruh mama bawain kue ini buat kamu dan keluarga " seru Sherlyana sambil tersenyum


" Oh gitu terimakasih ya Sher " seru Bagas


" Sama-sama kalau gitu aku pulang dulu ya " pamit Sherlyana.


" Oke aku anterin sampai depan ya " seru Bagas dan dianggukan kepala oleh Sherlyana


Keduanya keluar dari dalam rumah bersamaan,


Dari jauh Astrid melihat hal itu dadanya terasa sesak melihat orang yang dia sayang keluar dari rumahnya bersama seorang wanita yang merupakan rivalnya sendiri


" Keterlaluan " seru Astrid marah dan kesel.


" Aku pergi dulu gas " seru Sherlyana


" Ya " seru Bagas singkat lalu Sherlyana pun meninggalkan rumahnga Bagas.


Saat Bagas hendak masuk tiba-tiba lengannya di tarik oleh Astrid.


" Kamu ngapain dengan Sherlyana di rumah kamu ? " seru Astrid bertanya.


" Kira-kira kalau cewek dan cowok berada dalam satu rumah yang terlihat sepi bagaimana ? " seru Bagas seraya bertanya balik hal itu membuat Astrid makin marah dan kesel


" Kamu keterlaluan tau aku itu pacar kamu atau tidak sih " seru Astrid marah


Sedangkan Belinda hang mendengar keributan di luar langsung keluar


" Kak Astrid kenapa ? " teriak Belinda seketika Astrid menatap ke arah Belinda, lalu dia berjalan ke arah Belinda


" Dek Bagas sama Sherlyana ngapain di dalam tadi ? " seru Astrid kepada belinda.


" Gak ngapa-ngapain kak cuman ngobrol karena kak Sherlyana tadi anterin kue aja kak itu doang udah lah kak kakak gak usah cemburu " seru Belinda yang tau pemikiran Astrid.


" Ya sudah terimakasih ya dek " seru Astrid lalu pergi meninggalkan rumah dengan melewati Bagas yang juga menatapnya dengan menahan senyum


...🌹🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹🌹...