
Pagi hari Belinda dan Bagas berangkat ke sekolah dengan senang hati.
" Abang cepetan " teriak Belinda dari arah luar
" Ya dek " seru Bagas sambil menjalankan motornya ke arah gerbang pagar,
Bersamaan itu Astrid dan Anggita keluar dengan motor milik Astrid.
" Hai kak Astrid " sapa Belinda sambil tersenyum
" Hai juga dek " seru Astrid sambil tersenyum.
" Abang Bagas Anggita mau jadi istri abang ?" goda Anggita kepada abang sahabatnya itu.
" Seriusan dek kamu mau jadi istri abang ? " seru Bagas tak kalah senangnya membuat Astrid cemberut
" Iya bang Anggita serius tapu tunggu Anggita lulus SMA dulu y " seru Anggita seketika tawa Astrid dan Belinda langsung pecah
" Hahahahaha hahahahaha mampus di php in sama bocah " ledek Belinda.
" Kek kamu gak bocah saja " seru Bagas
" Buruan naik nantik abang tinggal kamu lo " seru Bagas ketus...
Lalu mereka pun menuju sekolah dengan mengendarai motor mereka masing-masing
15 menit kemudian mereka sampai di sekolah.
" Abang kami duluan ya " seru Belinda.
" Ya dek " seru Bagas sambil melepaskan helmnya.
" Gas kamu makin tampan aja udah potong rambut, kapan potongnya ? " tanya Astrid yang masih duduk di atas motor miliknya.
" Hmmmm semalam aku keluar dan langsung motong rambut " seru Bagas sambil merapikan rambutnya dengan sisisr yang dia bawa
" Astaga kamu bawah sisir buat tebar pesona doang yank " seru Astrid
" Sudah yuk masuk " ajak Bagas sambil menarik pergelangan tangan Astrid lalu menggandengnya dengan sangat mesra, hal itu membuat yang lainnya bertambah bertanya-tanya dan bergosip dengan hubungan mereka itu.
Sedangkan Astrid merasa bahagia dengan sikap Bagas yang menggandengnya.
Sesampai di kelas Bagas langsung menarik kursi tempat duduk Astrid membuat sekelas menjadi heboh saat itu juga, sehingga sahabat-sahabat nya Astrid jadi kepo dengan hubungan keduanya
" Ekhemmmm keknya ada yang terlewatkan ini sama kita dalam sehari ya gak sih guys " seru salah satu teman Astrid yang bernama tag Aulianti.
" Apa sih Aul biasa aja kalik " seru Astrid malu-malu.
" Ish jawab aja kalik " seru Aulianti pada Astrid
" Iya Trid kasih tau kita kek apa hubungan lo sama si balok es " seru Deliani teman Astrid yang berambut pendek itu.
" Gak ada " seru Astrid
Tak lama bel berbunyi dan memulai pelajaran.
1 jam lebih pelajaran berakhir dan saat jam istirahat, Bagas dengan senang hati mengajak Astrid ke kantin sambil menggandeng lengan kekasihnya itu, membuat seluruh siswi heboh dengan kedekatan keduanya.
" Bagas " teriak Winda dari arah belakang keduanya.
" Tuh fans kamu datang " bisik Astrid.
" Iya Win ada yang bisa aku bantu " seru Bagas sambil tersenyum/ membuat Astrid langsung mencubit lengan kekasihnya itu.
" Kamu kok sama dia sih kenapa gak sama aku saja " seru Winda kepada Bagas.
" Gak apa-apa dia kan calon istri gue hahahahahaha " seru sambil tertawa.
" Gak mungkin kita kan masih SMP kamu gak mungkin nikah sama dia " seru Winda sambil tersenyum kepada Bagas dengan senang
" Ya mungkin lah " seru Bagas
" Sayang aku laper kantin yuk " seru Astrid dengan nada manjanya.
" Akh baik lah ayo " seru Bagas sambil tersenyum kepada kekasihnya itu membuat Winda menatap jengah ke arah Astrid yang bersikap manja kepada Bagas.
Keduanya akhirnya pergi menuju kantin dan meninggalkan Winda yang bingung dengan apa yang dia lihat dia gak tau hubungan keduanya itu sangat dekat sekali.
Sepasang kekasih itu berjalan menuju kantin sambil tersenyum penuh bahagia sekali.
...πΊπΊπΊ BERSAMBUNG πΊπΊπΊ...