
Saat jam istirahat Winda tak melepaskan tangannya di lengan Bagas , hal itu membuat Astrid mengelus dadanya sabar..
Namun saat hendak kelas sepi, dan Bagas masih menulis di mejanya, Winda mengambil kesempatan agar dekat dengan Bagas,
" Bagas kita ke kantin yuk makan nantik aku traktir deh " seru Winda dengan nada genitnya.
" Hmmm bentar lagi ya " seeh Bagas yang masih fokus ke bukunya
Namun saat itu juga Winda hendak mendekatkan wajahnya ke pipi kirinya Bagas, seseorang sudah lebih dulu berdehem sangat keras.
" Ehemmm kalau mau mesra-mesraan gak usah di kelas cari aja sana tempat yang sepi " seru Astrid yang tiba-tiba masuk kedalam kelas.
" Yeeee lo aja yang gangguin kita " seru Winda
" Winda tolong beliin aku air sama tisu ya ini uangnya " seru Bagas sambil memberikan uang selembar 50 ribuan kepadanya
" Oke Bagas tungguin ya " seru Winda sambil berdiri dari duduknya dan keluar dari kelas.
" Enak ya di cium sama cewek, di perhatiin sama cewek hmmm di gandeng sama cewek santai gitu ya kamu " seru Astrid sambil menahan kemarahannya.
" Kan kamu yang mintak backstreet sama aku ya aku kabulin lah " seru Bagas santai
" Kenapa sekarang kamu nuntut gitu sih sama aku " sambung Bagas
Seketika Astrid terdiam, dia memang meminta Bagas untuk menyembunyikan hubungan mereka , namun sekarang Astrid justru merutuki kebodohannya.
" Enggak ini gak boleh terjadi " gumam Astrid dalam hati, saat dia hendak kembali membuka suara tiba-tiba Winda masuk dan duduk di samping Bagas sambil menyerahkan sebotol minuman kepada Bagas dan mengembalikan uangnya Bagas
" Terimakasih ya Winda " seru Bagas sambil menerima minuman botol tersebut dari tangan Winda, dengan sengaja Winda menyentuh tangan Bagas.
Padahal bagas sudah menghindari bersentuhan dengan Winda, namun dengan santainya Winda menyentuh pergelangan tangan juga telapak tangan Bagas dengan sangat lembut
" Sama-sama Bagas " seru Winda dengan nada lembutnya penuh dengan senyuman yang menghiasi wajahnya lalu melepas pegangan tangan Winda di lengannya.
Astrid geram dengan tingkah Winda yang genit kepada kekasihnya. Namun dia harus apa benar kata Bagas hubungannya gak ada yang tau.
Tak lama jam istirahat berakhir semua siswa masuk kedalam kelas, akhirnya Winda pergi meninggalkan Bagas
Seketika Bagas bisa bernafas dengan lega.
Saat seorang guru masuk tiba-tiba Bagas berdiri.
" Pak maaf saya permisi sebentar " seru Bagas dan di anggukan kepala oleh guru laki-laki yang masuk ke dalam kelasnya.
Bagas keluar kelas karna mengangkat telfon yang entah dari siapa.
Setelah panggilan berakhir Bagas masuk dengan wajah tenangnya lalu duduk di kursi dengan santai.
Jam pelajaran berakhir saat pulang sekolah Bagas buru-buru mencari sang adik yang ternyata sedang dengan Anggi adiknya Astrid.
" Dek pulang yuk " anak Bagas kepada adiknya
" Udah buruan sana " seru Anggi pada sahabatnya itu
" Ya sudah aku duluan ya " seru Belinda berpamitan kepada Anggi.
Setelah Belinda pergi Astrid datang dengan wajah kusutnya
" Kak ada apa ? " tanya Anggi pada sang kakak.
" Gak apa-apa yuk pulang " seru Astrid kepada adiknya
Lalu keduanya pergi meninggalkan sekolah.
Sesampai di rumah Bagas langsung menuju kamarnya dia bingung cara membujuk Astrid, lalu tak lama dia pun keluar hendak berbelanja, saat itu juga Astrid keluar hendak membuang sampah dan melihat ke arah Bagas yang berjalan ke warung, sesaat Astrid menunggu kekasih seharinya itu.
Bagas yang melihat Astrid berada di depan rumahnya langsung mendekat ke arah Astrid
" Trid maafin aku ya " seru Bagas kepada kekasihnya
" Iya aku maafin kok, tapi jangan di ulangin lagi ya aku cemburu lo tadi " seru Astrid kepada Bagas yang tersenyum kepada nya
" Iya akan aku usahakan " seru Bagas.
" Sekarang kamu dari mana ? " tanya Astrid
" Aku habis beli mie mama sama yang lain gak ada di rumah " seru Bagas.
" Jangan sering-sering makan mie nantik kamu sakit " seru Astrid perhatian
" Oh ya Belinda mana " seru Astrid bertanya
" Dia sedang tidur siang " seru Bagas
" Hmmmm tadi kamu kenapa kok buru-buru sekali pulangnya ? " tanya Astrid
" Gak apa-apa " seru Bagas sambil tersenyum
" Kamu masih marah sama aku soal Winda " seru Bagas
" Jujur aku marah aku cemburu tapi mau gimana lagi so aku iklasin aja kemana hubungan kita ini akan di bawah " seru Astrid.
" Hmmmm kata orang cinta masa putih biru itu hanya cinta monyet ❤ 🐵 saja tapi mau di bilang ala lagi kalau hubungan kita yang baru sehari sudah begini " seru Astrid kembali.
" Maafin aku ya " seru Bagas
" Iya " seru Astrid
" Ya sudah aku masuk dulu ya " seru Bagas sambil berlalu menunj rumahnya setelah mendapat anggukan kepala oleh Astrid.
...💮💮💮BERSAMBUNG💮💮💮...