Bagas & Astrid

Bagas & Astrid
PENUH CINTA



Sepulang sekolah Bagas mengajak Astrid untuk pergi jalan-jalan berdua, keduanya memang dipenuhi rasa cinta yang besar sehingga mereka takut kehilangan satu sama lainnya...


Saat ini keduanya sedang bersama di sebuah caffe.


" Sayang aku mau buka usaha kecil-kecilan deh " seru Bagas tiba-tiba


" Usaha apa? " tanya Astrid sambil meneguk minumannya.


" Hmmmm aku pengen melanjutkan usaha mama itu resto di depan jalan hamka... menurut kamu gimana? " seru Bagas


" Boleh juga hmmm aku boleh ikut gak, " seru Astrid


" Hmmmm boleh " seru Bagas


" Sekalian kita bisa buat perfomance di situ ya gak " seru Bagas sambil menerapkan matanya sebelah πŸ˜‰


" Dasar genit " seru Astrid sambil menepuk bahu kekasihnya itu.


" Genit juga sama kamu gak sama pacar orang " seru Bagas sambil menatap ke arah Astrid dengan penuh cinta.


" Bagas " panggil Astrid dengan lembut.


" Hmmmm " dehem Bagas masih dengan menatap ke arah Astrid.


" Kamu beneran cinta sama aku? " tanya Astrid pada Bag as, seketika Bag as menatap dirinya dengan intens.


" Kok bicara begitu sih? " tanya Bagas.


" Ya kan kalau kamu beneran cinta sama aku kamu,,, biasa sepasang kekasih itu saling berciuman gitu " seru Astrid malu-malu.


" Jadi kamu mau aku cium gitu " seru Bagas sambil mendekatkan wajahnya ke pada Astrid.


" Kamu mau aku cim dimana? " bisik Bagas tersenyum.


" Kamu tau hal ini tidak mudah buat kita lakukan , apa lagi bagian sini, cukup suami kamu nantinya yang akan menikmati " seru Bagas sambil menunjuk bibir cantik Astrid kekasihnya itu dengan lembut, Astrid pun menatap Bagas dengan intens.


" Kan kamu suaminya aku nantik ya kan " seru Astrid sambil menatap Bagas dengan tersenyum, Bagas hanya menggeleng-gelengkan kepalanya membuat Astrid heran.


" Ada apa kamu gak mau gitu jadi suaminya aku " seru Astrid sambil menatap heran ke arah Bagas.


" Bukan begitu,,, orang yang menikah lama saja bisa bercerai, apa lagi yang pacarannya sudah lama " seru Bagas sambil mengalihkan perhatiannya dari mata Astrid ke arah lain.


" Maksud kamu bicara begitu apa? " tanya Astrid sambil menatap heran ke arah Bagas dengan intens.


" Gak apa-apa " seru Bagas tanpa menatap dirinya.


" Kamu gak akan nikahin aku gitu maksud kamu " seru Astrid berkaca-kaca.


" Bu... bukan begitu trid aku hmmm maksud aku hmmm itu " seru Bagas gugup, dia gak ada pilihan, terpaksa dia memeluk tubuh yang bergetar itu sesaat,


" Aku mencintai kamu, sangat mencintai kamu tapi aku tak bisa menggenggammu karena aku takut kamu bosan kepadaku " seru Bagas lirih lalu di tatapnya wajah kekasih nya itu di ke cup pipi kiri Astrid sesaat


" Aku gak akan bosan ke pada kamu yank maaf in aku aku ego is maaf aku juga cinta sama kamu " seru Astrid sambil menatap wajah Bagas.


Bagas pun menganggukan kepalanya dengan sangat baik.


" Yuk kita pulang " ajak Bagas sambil meraih tangan Astrid, Astrid pun bahagia dengan perlakuan Bagas kepada nya, beruntung Astrid memiliki Bagas yang penuh cinta juga perhatian dia sangat sayang ke pada keluarga juga dirinya


" Terimakasih sayang ku aku gak akan bosan bila bersama kamu, aku janji kita akan bersama " seru Astrid dalam hatinya.


...🌺🌸🌼🌻πŸ₯€πŸŒΉ BERSAMBUNG πŸŒ·πŸ’πŸŒΎπŸπŸŽ‹πŸŽ...