Bad Girl But Genius

Bad Girl But Genius
Berita Menghebohkan



"Ga usah bohong sama kakak! Cewek yang tadi ngobrol sama Praka itu cuma anak tetangga yang ngefans berat sama dia. Jadi gak usah cemburu ya. Praka itu baik dan ya begitulah, dia sangat menyayangi perempuan, seperti kakak dan Mama kemudian kamu mungkin." Sahut Kak Nita.


"Aku gak cemburu kali kak, biasa aja tuh. Lagipula kenapa jadi aku?" Balas Dhafiena mengelak.


"Ya udah yuk kesana, kita harus ini langsung pulang." Kata kak Nita mengalihkan pembicaraan.


Kemudian mereka pulang, bang Kevin mengantar kak Nita, sedangkan Praka mengantar Dhafiena.


Saat diparkiran tiba-tiba,....


"Maaf ya soal yang tadi." Tiba-tiba Praka memegang tangan Dhafiena dan meminta maaf.


"Maksudnya?" Tanya Dhafiena bingung.


"Yang tadi, dia cuma anak tetangga sebelah kok. Bukan siapa-siapa gue." Jelas Praka. Ya dia tau kenapa tadi Dhafiena cemberut sebelum foto.


"Apa hubungannya sama gue?" Tanya Dhafiena.


"Ya pokoknya gitu, maafin gue gak nih?" Tanya balik Praka.


"Hm, ya ya ya." Jawab Dhafiena.


"Makasih." Ucap Praka sambil memegang kepala Dhafiena yang tertutup hijab.


"Dedek jadi salting loh bang, eaa euy sumpah jadi pengen ngakak sendiri." Batin Dhafiena yang mengsalting karena ulah Praka.


Setelah mengantar Dhafiena pulang, langsung saja Praka pulang ke rumah juga.


Keesokan harinya, terdapat berita trending and menghebohkan se-SMP Perjuangan. Dhafiena yang tidak tau apa-apa tak memperdulikan siswi-siswi yang heboh dengan trending topik hari ini.


Saat sampai dikelas, terlihat pada membahas topik trending juga. Paling heboh ada si Meisie.


"Nah ni orangnya dah dateng." Sambut Meisie saat melihat Dhafiena masuk ke kelas.


"Apa nih pada nunggu gue?" Tanya Dhafiena sambil berjalan ke tempat duduknya.


"Gila, satu sekolah gempar gara-gara berita lo." Jawab Laura dan Stefhani bersamaan.


"Gue? Berita apaan?" Tanya Dhafiena yang bingung dengan maksud teman-temannya itu.


"Nih, orang yang ada di foto ini elo kan, Dhafiena?" Kata Meisie menunjukkan foto di sebuah story instagram milik seseorang.


Dhafiena langsung memperhatikan foto itu dengan cermat.


"Lah ini kan gue semalem waktu jalan-jalan dipusat kota." Batin Dhafiena terkejut.


"Ini postingan siapa coba?" Tanya Dhafiena.


"Praka si OSIS resek, Fiena." Jawab Stefhani.


"Tau darimana kalian kalo orang di foto ini gue?" Tanya Dhafiena lagi.


"Tuh." Jawab teman-teman yanga da dikelas menujuk ke arah Meisie.


"Hehe iya, gue semalem liat lo sama Praka di pusat kota. Sama dua orang juga, gue gatau itu siapa." Kata Meisie memberitahu.


"Jadi bener orang di foto itu elu, Dhaf?" Tanya Jordan pada Dhafiena.


"Iya, terus anak-anak lain pada tau kalo itu gue?" Jawab Dhafiena sekaligus bertanya. Kalo sampe anak-anak lain tau, beuh bisa berabe ntar urusannya.


"Tenang aja, ini yang tau cuma kita-kita aja kok." Jawab Meisie.


"Kalo pada tau, mulut para netizen ntar nyinyir terus sampe berbusa. HAHAHA." Sambung Angga membayangkan bagaimana reaksi para netizen pengagum Praka.


"Eh kak Praka ternyata dah punya pacar lho." Ujar seorang adkel saat melewati depan kelas Dhafiena pada temannya.


"Tau darimana? Siapa pacarnya?" Tanya teman disampingnya.


"Kamu gak liat postingan story kak Praka di instagram semalam? Nih siapa lagi kalo bukan pacarnya coba?" Jawab si adkel sambil melihatkan foto yang dimaksudkannya


"Siapa ya kira-kira pacar kak Praka?" Tanya temannya.


Pelajaran hari ini berjalan seperti biasanya.


>>>Di kantor


"Tuan Kevin, ini laporan untuk meeting siang ini setelah makan siang." Kata kak Nita menyerah dokumen pada bang Kevin.


"Iya, terimakasih Nita. Nanti kamu yang akan ikut saya meeting." Balas bang Kevin sambil memberitahunya bahwa ia yang akan ikut meeting kali ini.


"Loh, emangnya si Rendi kemana, Tuan?" Tanya Kak Nita.


"Dia baru survey di luar kota." Jawab bang Kevin.


"Baik, Tuan. Kalau begitu saya pamit undur diri." Pamit kak Nita, setelah itu keluar dari ruangan bang Kevin.


Setelah selesai meeting, bang Kevin dan kak Nita hendak balik ke kantor, namun,


"Nita, kita jalan-jalan yuk, mau nggak?" Tanya bang Kevin pada kak Nita.


"Eh, tapi ini masih jam kerja lho?" Tanya balik kak Nita.


"Tidak apa-apa. Apa kamu masih punya pekerjaan di kantor?" Balas bang Kevin.


"Sudah selesai semua sih." Jawab kak Nita.


"Ya sudah, lagipula disana sudah tidak ada kerjaan lagi. Lebih baik kita jalan-jalan saja, biar nggak suntuk di kantor mulu." Jelas bang Kevin. Karena semua pekerjaan sudah selesai, lebih baik jalan-jalan saja daripada gabut di kantor yakan?


Kak Nita pun menyetujui ajakan bang Kevin untuk jalan-jalan.


"Kamu mau kemana nih? Mall, cafe, atau kemana?" Tanya bang Kevin pada kak Nita saat sudah di mobil.


"Emm, gimana kalo kita ke museum kecil deket Bandara itu?" Jawab kak Nita mengusulkan untuk jalan-jalan ke museum.


"Ide bagus, sudah lama juga aku tak pernah kesana." Sambung bang Kevin.


Setelah memarkirkan mobil di parkiran, (jelaslah yakali markirin mobil di tengah jalan) mereka berdua membeli tiket untuk masuk ke museum.


Setelah puas mengelilingi museum, mereka memutuskan untuk menonton bioskop. Memang dimuseum itu disediakan bioskop layaknya seperti di mall. Tak kalah seru bukan?


"Kamu yakin mau nonton film horor?" Tanya bang Kevin meyakinkan film horor yang akan mereka lihat di bioskop.


"Iya, memang kenapa? Apa kau takut?" Jawab kak Nita dengan jenuh keyakinan seraya mengejek orang di sampingnya itu. Karena seingatnya dulu, bang Kevin tidak pernah mau jika diajak menonton film horor. Entah versi asli ataupun versi kartun.


"Ti... tidak." Jawab bang Kevin sedikit tergagap-gagap.


"Ya sudah ayo kita masuk, sebelum filmnya selesai." Sambung kak Nita.


Kemudian mereka masuk ke salah satu ruangan yang diduga adalah ruangan untuk bioskop itu. Suasana yang cukup ramai dan diterangi dengan lampu-lampu.


Setelah sepuluh menit, akhirnya film akan dimulai. Lampu-lampu di ruangan dipadamkan, hanya ada beberapa lampu remang-remang di setiap ujung ruangan. Intro film yang cukup menerangkan, karena rata-rata di Indonesia yang bikin film terkesan horor itu adalah instrumen lagunya, bukan hantunya, wkwk bener gak?


Film mulai diputar dengan thriller-nya yang menegangkan, mungkin cukup seram bagi orang-orang yang memiliki jiwa penakut.


Mungkin diantara para readers ada yang suka nonton film horor juga gak? Kalo ada kapan-kapan bolehlah, kita nobar yekan?


..._-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_...


...Maaf banyak typo😄...


...Jagan lupa like, komen, share, dan vote ya☺...


...Makasih buat yang udah setia nungguin kelanjutan cerita ini😊...


...~•~...


...Gimana lanjut ga nih?...


...Btw, selamat tahun baru semuanya....


..._-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_...