Bad Girl But Genius

Bad Girl But Genius
Kudet Kok Ngatain Orang Lain Kudet



"Gimana kalo kita kasih pelajaran aja sama tuh siswi baru? Kalian inget gak yang waktu itu kita ngelapor ke Bu Riska kalo kelas VIII B lagi ribut semua, eh malah kita yang kena. Terus pas di lapangan ada cewek itu juga ikut ngetawain kita. Gue curiga keknya dia deh yang bikin kita jadi gagal ngelapor." Ucap Ratu panjang lebar.


"Oh iya iya, gue inget. Tapi apa bener itu dia?" Tanya Erika memastikan.


"Iya bener itu orangnya, gak mungkin kalo gue salah liat." Jawab Ratu.


"Selama ini juga gak ada yang berani juga yah" Sambung Erika.


"Oke kita kasih pelajaran aja. Enak aja gara-gara tuh orang kita di jemur di lapangan sama Bu Riska." Setuju Bella.


"Ayo sekarang keburu pulang orangnya nanti." Kata Ratu.


Entahlah apa yang akan di lakukan Ratu dan dua pengikut setianya itu...


Disisi lain...


"Huh, sok gak tau banget tuh trio resek." Kata Stevani dengan kesal setelah duduk di tempatnya semula.


"Gimana caranya biar kita besok bisa bolos tanpa terganggu sama tuh trio abal-abal?" Tanya Laura.


Dhafiena yang melirik kedua sahabatnya sedikit bingung dengan logat mereka. Stefani yang terlihat begitu kesal. Sedangkan Laura terlihat memikirkan sesuatu. Entah Dhafiena bingung sendiri jadinya.


"Napa lo berdua?" Tanya Dhafuena sambil melepas handset yang dia kenakan.


"Lo tanya kenapa? Nggak liat tadi kita habis ngapain?" Tanya balik Stevani.


Dhafiena hanya menjawab dengan mengangkat bahunya, tanda ia memang tak mengerti.


"Kita habis ke tempat trio abal-abal bin resek bin nyebelin setengah mati itu." Jawab Stevani dengan geram.


"Siapa?" Tanya Dhafiena lagi.


"Ish, Dhafiena.... Bukannya dulu lo itu pinter yah? Tapi kok lola amat sih lo sekarang?" Tanya Stevani yang mulai kesal dengan pertanyaan yang di lontarkan Dhafiena.


"Lola tuh apaan sih?" Tanya Laura yang membuat Stevani mengacak hijabnya, mirip orang frustasi gitu.


"Astagfirullah sabar sabar." Kata Stevani membenahi hijabnya karena tadi baru mode frustasi gitu.


"Woy gue tanya jawab dong!" Titah Laura.


"Biasa kalo orang bodoh tuh gak tau. Dasar kudet amat lo." Cibir Ratu yang entah dari mana asalnya. Tiba-tiba saja muncul bersama pengikut setianya itu.


"Dasar kek demit, tiba-tiba muncul tanpa di panggil." Sahut Stevani sangat ahli mulut pedes kalo sekali nyindir.


"Emang kenyataan temen lo kudet kok." Sahut Erika.


"Lola itu apa guys...?" Tanya Ratu pada Erika dan Annabella.


"LOADING LAMA..." Jawab Erika dan Annabella bersamaan dengan nada mengejek.


"Terus apa hubungannya sama lo kalo temen gue kudet? Hah? Mau lo kasih les biar gak kudet gitu iya?" Tanya Stevani yang sudah berdiri dari duduknya.


"Ogah, buang-buang duit gue aja." Jawab Ratu.


"Terus ngapain lo kesini?" Tanya Stevani yang menghampiri Ratu yang berada di sebelah Laura.


"Oh gue mau ngasih pelajaran sama lo, lo dan lo." Jawab Ratu sambil menunjuk ke arah Stevani, Laura, dan terakhir Dhafiena.


"Urusan kalian sama kita berdua, gak sama Dhafiena juga." Kata Stevani.


"Oh namanya Dhafiena, hmm namanya kok aneh gitu yah. Kudet juga tuh nama temen lo.* Ejek Ratu.


"Mata luh tu yang kudet." Serobot Laura.


"Apa maksud lo ngomong kayak gitu?" Tanya Stevani yang sudah naik pitam.


"Emang bener namanya kudet kok. " Sahut Erika yang ikut-ikutan.


"Haha bener tuh namanya kudet, kayak kita dong namanya kagak kudet." Sambung Annabella.


"Gue kesini cuma mau ngasih pelajaran sama kalian, terutama lo." Kata Ratu mengatakan tujuannya sambil menunjuk Dhafiena.


"Pelajaran Mtk? IPA? Sejarah? Prakarya? Pjok? Atau apa?* Tanya Dhafuena.


"Nantangin lo?* Tanya Ratu.


"Oh lo mau gue tantang, oke deh kalo itu mau lo." Jawab Dhafiena santai kemudian meneguk habis minumannya tadi.


Sedangkan Laura hanya menyimak sambil kembali memakan makanan pesanannya tadi.


Dhafiena dkk serta Ratu dkk telah menjadi pusat perhatian para penghuni kantin. Walaupun sudah di perbolehkan pulang awal, tapi masih ada banyak siswa-siswi yang di kantin.


Stevani sudah kembali duduk seperti semula karena perintah Dhafiena dengan arahan lewat tatapan matanya.


"Ogah gue tatang-tantangan, kek bocah." Sahut Ratu.


"Cih, takut tuh kayaknya." Sahut Stevani.


"Gue kagak takut sama sekali ke kalian.* Kata Ratu.


"Udah terima aja daripada turun reputasi kita. Nanti kita kasih tantangan aja. Biar tahu rasa mereka." Kata Erika pada Ratu dengan setengah berbisik yang di setujui oleh Ratu dan Annabella.


Para penghuni kantin mulai mengerumuni meja Dhafiena, tempat terselenggaranya tantangan akan di mulai saat itu juga. Pada kepo, biasa apalagi, Meisie dan kawan-kawan gosipnya itu, berada paling depan dengan handphone yang sudah siap untuk bikin live (siaran langsung) di instagram keknya itu. Hihi.


"Quali sfide vuoi? " Tanya Dhafiena yang membuat para penonton serta Ratu dkk bingung.


Ngomong apaan itu orang. Batin mereka yang sedang kebingungan seperti itu, maybe...


"Ngomong apaan tuh dia?" Tanya Ratu pada Erika dan Annabella dengan berbisik sumpah tidak terdengar orang lain.


"Nggak tau juga." Jawab Annabella.


"Mungkin tanya masalahnya apa sama kita.* Jawab Erika.


"Beneran?" Tanya Ratu.


"Iya gitu aja, daripada kagak lo jawab." Jawab Erika pasti.


"Masalah gue karena lo waktu itu gagalin rencana kita, terus juga lo yang bikin satu kelas lo ngetawain kita-kita pas di lapangan kan." Jawab Ratu dengan lantang.


Dhafiena yang mendengarkan jawaban Ratu malah bingung sendiri.


"Chiedo di nuovo. Quali sfide vuoi?" Tanya Dhafiena lagi.


Sedangkan Stevani dan Laura hanya menahan tawa mereka.


"Kan tadi udah gue kasih tau, apa tujuan gue nyamperin lo kesini." Jawab Ratu.


" Hahahahaha... " Terdengar lah suara tawa yang sangat kencang, siapa lagi kalau bukan Stevani dan Laura.


Para penonton semakin bingung, apakah ada yang lucu sehingga mereka berdua tertawa sampai kayak gitu. Begitulah mungkin pemikiran mereka.


"kenapa lo kudet ketawa?* Tanya Ratu dengan sok-sokan mengejek.


"Haha, ngatain gue kudet. Lo tuh yang kudet." Jawab Laura dengan sisa ketawanya.


"Apa buktinya kalau Ratu kudet coba? Lo tuh kudet, lola gitu aja gak ngerti." Sahut Erika.


"Kalian tuh yang kudet. Dhafiena tanya apa lo jawab Apa." Kali ini Stevani yang menyahuti perkataan Erika.


"Apa maksud lo?" Tanya Ratu.


"Arah pembicara lo gak sesuai pertanyaan Dhafiena woy." Jawab Laura dengan senyum mengejek.


"Emang dia tanya apa tadi?" Tanya Annabella sekarang.


"Dhafiena tanya, tantangan apa yang lo mau?* Jawab Laura dengan nada semakin mengejek.


"Sis, coba lo translate di google aja, Dhafiena tadi bilang apa!" Perintah Meisie yang sedang live di IG pada Siska.


"Bentar, Kak." Balas Siska langsung mencari maksud pembicaraan Dhafiena.


Tak membutuhkan waktu lama...


"Emmm, Kak. Itu bahasa Italia yah?


Quali sfide vuoi? artinya [ tantangan apa yang kamu inginkan? ]


Kalau Chiedo di nuovo. Quali sfide vuoi? artinya [ Aku bertanya lagi. Tantangan apa yang kamu inginkan? ]


Bener nggak, Kak itu?" Tanya Siska pada Dhafiena dkk.


"Selamat jawaban anda benar semua. Silahkan tunggu hadiah dari kami tanpa di potong pajak." Jawab Laura dengan nada yang di buat-buat gitu.


Jadi sedikit info saja yah, tadi Stevani sama Laura ngetawain Ratu dkk karena mereka tahu, kalau Ratu nggak tau apa yang di tanyakan sama Dhafiena. Karena mereka dulunya sering belajar bersama-sama gitu pas kecil.


Kalau belajar bahasa luar, bang Kevin juga yang ngajarin. Mereka tahu kalau Shaf sedang menggunakan bahasa luar.


"Jadi gini yah, kagak usah ngatain temen gue kudet. Karena yang kudet tuh lo sama antek-antek lo." Kata Stevani memperingati Ratu dkk.


"Hay guys, gini yah. Ratu and the genk itu sebenernya kudet, tapi ngatain orang lain kudet. Ada orang ngomong pake bahasa Itali, eh dia kagak tau arah bicaranya, jadi jawabnya asal-asalan gitu..." Kata Meisie yang masih setia dengan live di akun instagram nya itu.


Karena merasa di permalukan, Ratu dkk langsung...


...…………………………………...


...Seru nggak nih di part kali ini?...


Coba dong kalian comen biar author tau gitu.


Maaf yah banyak typo. Nanti kalau udah tamat, InsyaAllah bakal di revisi dulu.


......………………………………......


......……………………………………………......


...Oh iya, satu lagi nih. Inikan karya kedua author, jadi update nya itu setiap tanggal genap yah. Karena author belum bisa buat update setiap hari. ......


...Mohon maaf readers semua....


...🙏...