"Mas Bri"

"Mas Bri"
Draft



Setiba dirumah Dew bright langsung masuk tapi langsung dihadang oleh anak buah Dew. Mereka menghalangi Bright untuk masuk ke ruangan bosnya. Setelah beberapa saat perkelahian itu Bright bisa menembus pertahanan Dew


"cepat cari diseluruh ruangan!!" perintah Bright


Bright yang murka menghancurkan apa saja yang ada dirumah Dew. Bright naik kelantai atas menuju satu ruangan yang lebih besar


Dia mendobrak printu kamar itu yang terkunci dari dalam


Brraakkk,,


Terlihat Win yang menangis ketakutan dengan baju yang terbuka. Bright benar - benar marah dan langsung menghajar Dew habis - habisan tanpa ampun. Win yang takut suaminya membunuh orang hanya bisa berteriak karena tangannya masih terikat


"mas sudah mas,,kamu bisa membunuh nya!!" win berteriak sekencang mungkin


Anak buah Bright yang datang langsung melerainya. Bright teringat belum melepaskan ikatan Win


" kamu tidak apa - apa hem" tanya Bright lembut sambil melepas ikatannya


" aku takut mas,aku jijik sama diriku sendiri" tangis Win langsung pecah


"sssttt,,,sudah jangan menangis ya,kasih baby nya nanti" rayu Bright agar Win tenang


"tapi mas, dia sudah mencium ku!! Aku tidak bisa menjaga diriku sendiri" win merasa bersalah dengan suami nya karena ulah Dew


"sssttt,,,sudah nanti biar aku yang menghapus jejaknya ya" goda Bright sambil memeluk Win


Bersaama itu polisi yang sudah dihubungi Bright sebelumnya sudah datang dan segera membawa Dew untuk di amankan dan di bawa kerumah sakit terlebih dulu untuk mendapat perawatan.


Bright menggendong Win untuk di ajak pulang. Tapi rintihan Win membuat Bright ikut panik


"mas kayaknya aku mau lahiran,perutku rasanya sakit" keluh Win dalam gendongan


"huuufffhhh,,, hhuuuffhhh,,,tarik nafas dulu yaaa,,,aku harus kemana ini" jawabnya bingung


"ya kerumah sakitlah mas" jengkel Win yang melihat kebodohan suaminya


"ohh yaa,,tunggu ,,jangan panik ,,jangan panikk,,tahan nafassss" gumam Bright sambil mendudukkan Win dalam mobil


Bright mulai melajukan mobilnya


"shhaattt,,kenap mobil ini lelet sekali!!" gerutu Bright


"bukan mobilnya mas , mas aja yang lelet " canda Win


Bright mendengus kesal,hati dan pikirannya bercampur aduk melihat Win kesakitan


"gak usah panik mas, aku gapapa kok" win mencoba menenangkan Bright, yang mau lahiran dia malah yang panik suaminya


"sakit ya,,?" tanya Bright


"gak mas hanya sedikit cenut - cenut" jawabnya


Bright terus melaju hingga tiba di depan rumah sakit


"sus tolong istri saya mau lahiran" teriak Bright


Para suster langsung sigap menjemput Win dan segera membawanya menuju ruang persalianan


"dokter bolehkah saya menemani istri saya?" tanya Bright


"silahkan pak" balas dokter


Bright langsung ikut masuk keruang bersalin. Dia menyaksikan betapa sakitnya orang melahirkan itu. Bahakan dalam hatinya da begitu menyesal telah menghamili Win. Jika dia tau melahirkan itu begitu menyakitkan dai tidak akan membuat Win hamil.


Bright trus memegangi tangan istrinya dan berdoa agar kedua orang yang dia cintai selamat.


Hingga akhirnya anak yang dia tunggu - tunggu lahir kedunia


" selamat ya pak bu anaknya laki - laki" ujar dokter yang menangani


"trimakasih sayang, kamu telah memberi kebahagiaan ku menjadi sempurna" ucap Bright sambil menciumi dahi Win


Win yang masih lemas hanya membalasnya dengan senyuman.


" saya akan merawat ibu nya dulu bapak bisa tunggu diluar" kata salah satu perawat


" baiklah sus' Bright meninggalkan ruangan


"mana cucu momi son?" tanya mama Bright


"masih di dalam sama Win ma, masih di rawat sama dokternya" jelasnya


"cucu ibu laki - laki atau perempuan?" tanya ibu Win


"laki - laki bu" jawab Bright


"syukurlah mereka selamat, aku sudah tidak sabar ingin segera menggendong cucuku" kata mama Bright


" iya sama, akhinya kita punya cucu " balas ibu Win


Beberapa saat kemudian Win dan bayi nya keluar ruangan bersalin dan akan di pindahkan ke ruang rawat inap


---


Di lain tempat Singto yang mengurus kasus kebakaran langsung kembali ke Bangkok setelah mendapat perintah Bright untuk mengurus Dew. Brigth tidak akan membiarkan Dew lolos begitu saja. Bright yakin kebakaran di London adalah ulan Dew juga


"sudah kamu urus semuanya?" tanya orang disebrang sana


"sudah , tenang saja aku akan menyelidiki yang lainnya. Kamu fokus saja sama Win" jawab Singto


----


Setelah mendengar bahwa Win telah sah menjadi istri Bright ,Krirst memutuskan untuk kembali ke Amerika dan menggantikan perusahaan ayahnya.


Dia menjadi pemuda yang cukup sukses dan bisa di bilang dapat menyaingi Bright. Krist juga tak menjali hhubungan dengan siapun semenjak patah hati, dia hanya fokus dengan pekerjaan saja dan menikmati kesendirirannya


Orang tua Krist yang merasa khawatir mencoba membujuk Krist agar segera menikah.


Awalnya orang tua Krist tak tau tentang Win, namun setelah diselidi mereka baru tau kalau kembalinya Krist adalah karena patah hati


Kesuksesan Krist tak luput dari sorotan media. Wajahnya wara wiri di sampul majalah dan televisi


Banyak pegawainya yang cantik dan menarik. Tapi tak satu pun yang dapat menggetarkan hati nya seprti saat dia bertemu dengan Win


Dia mencoba mengalihkan perasaannya dengan mencoba mencari seseorang yang bisa mengisi hati nya namun gagal. Win sudah dia patri didalam hatinya. Kesederhanaanya, kecantikkannya, ketulusannya tiada dua nya bagi Krist


"seandainya aku tak bertemu dangan mu waktu itu, mungkin aku tak akan sesakit ini Win" gumamnya disela - sela pekerjaannya


Tok tok tok


"permisi pak " ucap salah satu orang suruhan krist


" masuklah" balasnya


"ada apa tiba - tiba kamu datang kesini?" tanya Krist


" ada hal yang mau saya sampaikan secara langsung pak"


"ada apa?"


" orang yang bapak suruh saya untuk mengawasi beberpa hari yang lalu dia di culik dan..' belum sempat dia melanjutkan pembicaraannya sudah di potong krist


"APA!!!!!! Bagaimana bisa kamu diam saja hah..!!" bentak Krist


"sesuai perintah bapak saya hanya ditugaskan untuk memantau saja dan jangan bertindak apa pun jadi saya juga tidak berani berbuat apa - apa pak" jawab anak buahnya sambil tertunduk


" lalu dia dimana sekrang?"tanya Krist sambil memegang dahinya yang mulai tersa pusing


" dia sekarang melahirkan pak, beberapa saat setelah saya tiba dirumah penculiknya, suaminya datang dengan beberapa orang dan juga polisi pak. Saat mereka berdua keluar ternyata istrinya sudah mengeluh kesakitan" terang anakbuah Krist


"lalu kondisinya sekarang bagaimana? Apakah dia seat?selamat? Dirawat dimana dia sekarang?" Krist memberondong banyak pertanyaan


" selamat pak, anaknya laki - laki dan kondisinya baik "


"sukurlah kalau begitu. Lalu bagaimana dengan penculiknya?"


"dia di rawat di rumah sakit juga, akibat dihajar habis habisan oleh suaminya"


Ya Krist menyuruh orang untuk mengawasi Win jika suatu hari Brigth menyaiti Win maka dia akan membawa Win pergi sejauh mungkin dari Bright. Dia akan menyembunyikan Win sejauh jauhnya hingga Bright taka akan bisa menemukannya. Krist tak rela jika Win disakiti oleh Bright seperti dulu kala.


Setiap laporan dari anak buahnya adalah obat terampuh untuk mengobati rasa rindunya dengan Win