"Mas Bri"

"Mas Bri"
Kembalinya Win



Setelah sampai di apart Bright, Singto langsung pulang ke apartnya. Win pun masuk ke apart Bright dengan sedikit ragu - ragu dia membuka pintu, Bright yang sudah tau gerak gerik Win langsung saja menggendongnya menuju tempat tidur.


" mas apa yang kamu lakuin" teriak Win


" aku tau kamu enggan masuk, jadi ya aku gendong saja" jawab Bright


" iisssshhhh...kamu ini mas" sambil memukul dada Bright


" heeii,,jangan sekali kali kamu menggoda ku Win, setelah ini aku mungkin akan lepas kendali kalau kamu selalu menggodaku" Bright


" siapa yang menggoda mu mas,minggir aku mau ke kamar mandi " jawab Win


" kamu memukul dada ku dengan eksprei itu. Kamu tau honey segala hal yang kamu lakukan menurutku itu menggemaskan apa lagi dengan wajahmu yang malu - malu itu. Untung saja iman ku masih kuat, kalau tidak habislah kau sampai pagi" goda Bright


Win yang mendengarkan terasa panas wajahnya, dia benar - benae malu dengan kata - kata fulgar yang keluar dari mulut Bright


" aiisshh,,,sudah minggir" perintah Bright


<->


Setelah Win selesai dengan kegiatannya dia melihat Bright tertidur pulas. Win mendekat dan menyurai rambut Bright


" mas, jangan kamu ulangi lagi ya, kamu selalu membuat jantungku seperti roller coaster. Kamu tau mas, setap hari aku selalu khawatir tentang kamu, keadaan kamu disana, apa saja yang kamu lakukan, sudah makan apa belum , apa kamu disana merindukan aku atau tidak sama sekali. Sampai - sampai aku jatuh sakit karena sering telat makan. Bahkan aku tak pernah punya pikiran buruk tentangmu. Kalau tau kamu menyakitiku mending aku terima saja semua laki - laki yang sudah menyatakan cinta padakuu" curhat Win


Bright yang sejatinya belum tidur langsung bangun begitu mendengar banyak laki - laki yang menyatakan cinta


" apa kamu bilang" Bright spontan duduk dan melototkan matanya


win yang kaget spontan saja memukul kepala Bright


" mas bisa gak sih gak bikin kaget mulu" protesnya sambil mempoutkan bibirnya


" siapa hah,siapa yang berani menggoda kamu Win" Bright mulai terpancing


" mas kok marah sih, kan aku gak ngapa -ngapain. Aku kan cuma bilang kalau ada yang suka aja. Aku juga gak selingkuh sama siapa - siapa" jawab Win


" aku juga gak selingkuh Win, kita cuma deket aja dan gak ngapa - ngapain. Kok jadi kamu yang marah"


" tau ah ,aku mau tidur aja. Bikin emosi saja !" jawab Win cuek


Bright yang merasa terabaikan langsung memluk Win dari belakang


" sayang maafin aku, bukan maksudku marah sama kamu, tapi aku gak suka kalau ada laki - laki lain yang suka sama kamu. Sayanggg,,,maafin aku yaa na na na" rayu Bright ( egoiskannnn , bikin thor gemes aja deh )


" heemm" gitu doang jawabnya Win


win yang sudah lelah akhirnya terlelap di pelukqn Bright, disusul dengan Bright yang gak mau lepas dari Win.


<->


pukul 07.00 Win terbangun


" uuuggghhhhhh,,,,mas bangun sudah siang " jelas Win


Win yang belum melihat jam santai saja. Waktu dia sadar matahari sudah terik barulah nyawanya yang hilang kesana kemari langsung terkumpul dengan cepat


" astaga jam berapa ini" gumamnya


" maaaassssss ini sudah siaaaaangggg,,,mas gak kerja apaaa" teriak Win di telinga Bright


Bright pun kaget dan ikut terbangun


" sudah lah honey aku bos nya gak ada yang marah kalau kita terlambat. Ayo tidur lagi aku masih ngantuk berat nihh" jawab Bright sambil menarik selimut


" gimana sih mas, malah ngasih contoh gak baik. Tau ah aku mau mandi, aku ke kantor sendiri saja kalau gitu" jawab Win


Bright yang mendengar Win ke kantor sendiri langsung bangun


" gak bisa sayang kamu harus sama aku,kemana harus sama aku. Aku gak biarin kamu pergi sendirian" teriak Bright


" kemarin - kemarin kemana aja, giliran aku banyak yang antri aja baru sadar" gumam Win di dalam kamar mandi sambil cekikik an


" awas saja kalau ada yang berani rebut kamu dari aku. Aku gak akan biarain kamu kemana - mana sendiran lagi pokoknya. Persetan dengan perusahaan papa disana" Bright bermonolog sendiri


<-> di kantor


" mas aku turun sini aja ya" pinta Win


" gak, mulai hari ini dan seterusnya kamu harus selalu didekat ku kemana pun itu titik gak bisa di bantah!" seru Bright


" ....." win cuma cengar cengir gak jelas


Setelah mobil terparkir Win segera turun dan membukakan pintu Bright tapi tangannya di tahan oleh Bright


" honey morning kiss nya belum" suru Bright


" mas mulutnya kalau ngomong ya, ini di kantor mas di dalam mobil juga. Jangan aneh - aneh deh mas" tolak Win


" gak mau,pokoknya mau morning kiss dulu tadi main brangkat aja gk ada peluk - pelukan langsung masuk mobil aja. Apalagi dandananmu ssperti ini bikin mas pengen bawa pulang lagi" godanya


Gimana gak gemen Win cantiknya kelewatan sih Bright kan gak bisa tahan lama - lama kalau kayak gini caranya



( cowok mana yang gak mau kalau modelan gini ygy )


" mas" dada Bright langsung dipukul Win


" hhhahhhahahahahaha" Bright merasa senang bisa menggoda Win lagi


Saat Win akan memasuki kantor tiba - tiba Krist datang


" Win" panggilnya


Win yang di panggil pun menoleh


" hai phi , gimana kabarnya" tanya Win


" baik win,kamu bagaiaman ?" tanya nya balik


" ya phi,seperti yang phi lihat sekarang" jawabnya


Dan Win tau kalau ada singa yang mau menerkam mangsanya di sebelahnya. Buru -buru Win masuk tanpa memperdulikan Krist lagi. Disusul Bright dibelakangnya sambil nahan emosi. ( salah sendiri bini cakep malah dibiarin ikut kerja, ya jangan marah kalau banyak yang melirik bret bret)


Di dalam ruangan Bright dia langsung mengunci pintunya dan memojokkan Win


" kamu sudah janji sama mas kalau gak dwkqt dengan laki - laki manapun Win, tapi tadi apa..kamu cari perhatian Krist..!! Sepertinya kamu harus dihukum honey" sambil memegang dagu Win dan ******* bibirnya pelan, Bright benar - benar menjadi budak cinta Win sekarang. Bahkan setiap laki - laki yang hanya memandang Win saja bisa membuat Bright terbakar api cemburu.


" eeeemmmppphhhh mmaasss, iiinnnii eeemppphhh " win kesusahan mau ngomong


Bright benar - benar tak memberi ampun Win, dia telah membuat bibir Win bengkak dan merah.


" mas kamu sudah gila ya,ini di kantor mas"


" kalau dirumah brati boleh lebih dong" jawab Bright


" tauk ah mas " win pergi sambil menghentakkan kaki nya


Saat Win akan keluar terdengar suara ketukan pintu,


"Bri buka gak, ngapain sih dikunci segala" teriak Singto


" waduh gawat ini" win berlari membukakan pintu


Saat pintu terbuka Win mendapat tatapan yang menyeramkan dari Singto, dari atas sampai bawah


" apakah terjadi sesuatu yang aku gak tau Win" ledek Singto


" gak ada phi" jawab Win sambil menutup wajahnya dan pergi


" sepertinya ada sesuatu yang terjadi didalam tadi" goda Singto ke Bright


" diamlah, ada apa? Mengganggu kesenangan orang saja!!" jawab Bright


" hahahahahhaha,,, gak ada,hanya saja aku curiga. Karena sejak aku datang pintu ini terkunci rapat - rapat " ledeknya


" sialan kau!!" jawab Bright