"Mas Bri"

"Mas Bri"
keberangkatan



Hari ini adalah hari yang tak begitu menyenangkan untukku. Karena hari ini Mas Bri berangkat ke London, sebenarnya aku juga mau ikut,tapi itu tidak mungkin karena aku harus banti P'Singto disini. Belom lagi ada cabang lainnya juga


" semua sudah aku siapkan mas" sambil memluknya


" berat hatiku meninggalkan kamu Win, ingin rasanya kamu aku ajak juga"


" gak papa mas, aku disini baik - baik saja. Mas jangan lupa selalu ngabarin aku ya. Aku akan setia menunggu mas pulang"


" iya Win, kamu jangan dekat - dekat dengan laki - laki lain ya. Aku benar - benar cemburu kalau kamu dekat dengan laki - laki lain"


" iya mas, gak akan. Aku akan jaga hati ini untukmu. Sudah cepat berangkat nanti ketinggalan pesawat lo"


" kamu ngusir aku..?!!" sambil merenggangkan pelukan ku


" ya gak mas, nanti takutnya ketinggalan pesawat. Ya kalau deket sini mas kan jauh" jawabku


" heemm,, ya sudah ayo" kami pun naik mobil bersama sopir kantor yang mas tunjuk untuk jadi sopir pribadiku nanti


Sesampainya di bandara kami berpisah hingga tak terlihat batang hidungnya. Sunggu hati ku rasanya tak tenang, banyak yang aku khawatirkan. Aahh mudah - mudahan segera kembali.


<-> mas Bri


Malam hari aku baru tiba di London dan disambut oleh mom,,


" hai son,,,sepertinya perjalananmu sangat melelahkan? Istirahatlah besok kita lanjutkan kangennya" seru mama


Setelah memeluk mama dan berbincang sedikit aku langsung naik menuju tempat ternyaman yaitu tempat tidurku. Aku rebahkan tubuhku sambil menatap langit - langit. Rasanya sungguh melelahkan, apalagi tidak bisa melihat wajah kekasih hatiku. Aaahhh...baru sebentar saja aku sudah merindukannya. Hingga akhirnya aku terlelap tanpa ganti baju.


Pagi - pagi aku sudah terbangun karena ini hari pertama ku masuk kantor papa


" pagi son,, bagaimana tidurmu nyenyak semalam? Tanya mom ku


" ya begitulah mom" sambil memelunya


" heeiii...kenapa? Sepertinya kamu kurang semangat. Ada apa cerita dong sama mama" sambil menyiapkan makan untukku


" gak ada apa - apa mom, hanya lelah saja" kilah ku


" yakin sayang,,,mama bukan orang lain lo, mama tau kalau anaknya sedang banyak pikiran. Coba ceritain sama mama, apa kamu sudah punya kekasih disana hem?"


" sepertinya mom benar - benar mamaku" goda ku


"heii,,anak gak tau akhlak kamu ini" sambil geplak kepalaku


" hehehehe,, ya mom ada,, namanya Win dia cukum manis dan menyenangkan. Kaau tidak bertemu sehari saja rasanya sepi hidupku"


" halah,,gombal mukiyo. Anak modelan kamu mana bisa jatuh cinta. Bukanya kamu tidak pernah memjalin hubingan setelah di tinggal Prim?" tanya mama


pagi ini hanya ada aku sama mama saja dimeja makan,karena papa masih tidur. Aku tidak mau mengganggunya. Nanti saja saat akan ke kantor aku akan pamit sama papa. Dan banyak hal yang kami bicarakan,karena aku lebih dekat dengan mama. Dia lebih mengerti aku. Berbeda dengan papa yang cuek dan terkesan dingin dengan ku.


" itu dulu mom, aku sudah melupakannya. Aku tidak mau mengingatnya. Saat aku bertemu dengan Win rasanya berbeda dengan saat aku bertemu Prim dulu mom" jawabku


" memang apa bedanya bukannya sama - sama jatuh cinta juga" juteknya papa nular ke mama deh ini kayaknya hahahaha


" ya gak lah mom, kalau sama Win hati ku selalu berdebar - debar seriap dekat dengannya. Jangankan dekat dengannya di tatapnya saja aku sudah deg degan. Kalau Prim dulu biasa saja" jawabku


" mama jadi penasaran seperti apa Win itu. Apakah dia cantik?"


" tidah hanya cantik mom, kulitnya seputih susu senyumnya yang manis pokoknya paket komplit dia"


" lalu kenapa gak kamu ajak saja dia kesini kan bisa nemani kamu "


" di sana gak bisa di tinggal ma, Singto sendirian belum agi dengan cabang lainnya. Terpaksa Win harus membantunya"


" kamu ini pacar sendiri masih kamu seruh kerja berat, ckckckckkcc...kalau aku tak sudi..!" jawab mama sambil berjalan ke dapur membereskan piring kotor. Sebenarnya ada maid disini tapi mamaku lebih sering ambil apa - apa sendiri, dia gak mau terlalu nyusahin orang katanya


" itu kan mom yang bar bar, beda sama Win" kilahku


Mom yang gak terima dipukulah aku pakai centong nasi


" kamu ya baru juga ketemu udah ngajak brantem " alhasil aku lari terbirit - birit ke kamar papa. Yaaa..begitulah aku kalau sama mama, seperti anak kecil yanh merengel minta susu, kadang seperti musuh bebuyutan. Tapi itu hanya terjadi ketika kami dirumah dan gak ada orang lain tau. Mungkin setelah ini akan bertambah 1 orang lagi yang tau kalau sebenarnya aku anak manja. Ya,,itu adalah Win, hanya dia yang mampu membuat ku menunjukkan sisi lemah ku, sisi lembutku, sisi manjaku dan semua nya setelah mama.


Sesampainya di kamar papa, aku langsung masuk


" papa sudah bangun" tanyaku sambil memeluknya


" hemm... Akhirnya anak bandel ini datang juga" gurau papa


" tumben papa bisa menggodaku " ledekku


sambil memeluknya


" tentu pa, Bright juga ingin dekat dengan papa. Papa selalu tidak ada waktu bermain denganku dari dulu. Aku sehat pa, sekarang tambah kekar tubuhku hahaha"


" apa kamu sudah makan" tanya nya


" sudah pa, sama mama tadi. Papa masih terlelap aku gak mau ganggu papa istirahat" aku senang akhirnya aku bisa sedekat ini dengan papa setelah sekian lama aku tidak bertemu dengannya sepertiya banyak perubahan yang baik


" o ya ini hari pertama kamu kerja di perusahaan papa, papa seneng akhirnya ada yang mau bantu papa diperusahaan "


" tapi hanya sementara pa, aku juga ada perusahaan sendiri yang harus aku urus. Kasian karyawanku kalau aku tinggal lama - lama, makanya papa cepat sembuh " jawabku


" yaaa,,, papa akan membaik setelah ini karena ada kamu papa jadi semangat untuk berobat"


" ya pa, papa gak boleh sakit kasian juga karyawan papa kalau papa sakit. Ya sudah aku mau berangkat dulu nanti kesiangan" sambil memeluknya untuk pamit


" hati - hati son, pakailah sopir papa kemana pun kamu pergi"


" baik pa" aku pun turun dan segera berangkat


<-> di kantor


Saat tiba di depan kantor banyak pasang mata yang memandang ku, entah lah antara kagum atau aneh saja hahaha..



modelan gini saat kekantor,siapa yang gak klepek - klepek woiii..


Saat berjalan pun banyak karyawan papa yang liatin aku khususnya cewek ya. (Ya begitulah resiko orang cakep jadi pusat perhatian heheehe)


Belum ada yang tau aku anak papa,hanya sekertaris papa saja tau. seriba diruangan papa aku ingin ngabarin si kelinci kecilku tapi keduluan sama sekertaris papa masuk jadi aku tunda dulu


" pagi pak, perkenalkan saya sekertaris pak Mew " spanya


" ya aku tau, jangan panggil pak panggil saja namaku " pinta ku


" emm,,tidak bisa pak terlalu sulit bagi saya" jawabnya


" terserah kamu saja lah, ada apa?"


" setelah ini akan ada meting 15 menit lagi dan juga untuk perkenalan bapak dengan karyawan lain"


" baiklah, tapi aku mau telpon dulu setelah ini aku kesana"


" baik pak" sambil berlalu pergi


Cepat - cepat aku vc Win



Ini pas lagi vc sama Win hehehee


" honeyy,, aku kangeeeennnn sama kamu. maaf ya baru kasih kabar,kemarin pas datang aku langsung tidur" rayu ku


" iya mas gapapa, aku tau mas capek. Mas dimana ini?"


" aku dikantor papa, aku langsung kerja hari ini karena ada client penting yang akan datang nanti"


" o ya mas, aku besok pulang kerumah ibu mas. Aku sudah kangen sama ibu. Sudah lama aku gak pulang"


" hati - hati sayang, kamu jadi diantar sopir?"


" gak mas aku bisa pulang sendiri. Mas disana baik - baik ya gak boleh nakal lo ntar aku jewer"


" ya sudah hati - hati ya. Iya mas gak akan pernah selingkuh Win, cinta ku sayang ku hanya untuk kamu " jawabku


" mulai gombal lagi deh"


" ya gapapa dong manja dikit sama kamu masa gak boleh, aku gak bisa semangat seperti disana Win"


" lo kenapa mas?"


" ya karena gak ada kamu disini sayang, aku jadi malas mau ngapain aja" manja ihh


" hahahahhaah,,,manja nya keluar deh. Sudah ah kamu kerja gih nanti dimarah i karyawan mas lo"


" mana ada sayang karyawan marahi bos nya. Ya sudah aku mau miting dulu nanti kalau slesai aku chat ya"


" ya mas, hati -hati disana i love you"


" ok honey ,love you too"