The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps.08 Hal aneh



Seperti Biasa pelajaran berlangsung baik.


"Baik Tutup Buku kalian dan jangan lupa ada pr dihalaman 152 " Ucap Bu Dwi guru Fisika.


setelah pelajaran Fisika dengan Bu Dwi kini ganti pelajaran Sains dengan Bu Endah. Beberapa menit berlalu dan pelajaran Bu Endah telah Usai


Setelah Bunyi bell Istirahat berbunyi.Segera ku bereskan buku yang ada di mejaku.


"Baik kalian boleh istirahat" kata Bu Endah tapi sebelum keluar Bu Endah keluar dari kelas kami Bu Endang bilang.


" Ohh iya Lisa sama Leo nanti setelah istirahat ke ruang Lab Bahasa ya nanti kita akan bahas materi untuk Olimpiade guru mapel juga sudah mengizinkan kalian untuk tidak ikut pelajaran setelah istirahat ke pertama" Kata Bu Endah kepada ku dan Leo.kami hanya mengangguk. Kulihat tatapan tajam dari seisi kelas kini menatap ku dengan tajam,Elena dan Liya yang menyadari hal itu pun menghampiri ku dan mengajakku kekantin.Dan aku hanya Mengangguk


" Waahhhh enak banget kamu Sa nggak ikut pelajaran jadi iri dehhh" Ucap Elena


" Iya Lisa mahh keenakan bikin iri kita aja yaa..." .lanjut dengan Liya.


"Ehhhh kalian bilang Enak kan?!! Gimana bisa dibilang enak aku harus belajar terus buat persiapan Olimpiade" Keluhku kepada mereka.


" Kamu kan udah pinter Sa " kata mereka dengan kompak.


" Meskipun begitu aku juga harus belajar katanya Olimpiade tahun ini akan beda dengan tahun yang lalu.Soal-soalnya Olimpiade akan lebih sulit." Jelasku.


" Ohhhh iya sa tadi kamu sadar nggak sihh kamu tadi di lirikin seisi kelas pas Bu Endah bilang sama kamu tadi...aku ngerasa kaya ada yang aneh deh sa.." ucap Elena yang mulai berfikir.


" Halahhhh palingan cuma mereka iri sama Lisa " Liya menjawab asal namun ada benarnya juga.


" Betul juga Sihh tapi mereka Iri sama Lisa di bagian apa??? kepintaran kah??" ucap Elena.


Tak terasa kami mengobrol kami sampai dikantin Kami mulai memesan makanan dan duduk di kantin.


" Tapi Lisa kan nanti menang banyak iya kan sa..????" Ucap Elena yang mulai tersenyum,namun aku tidak tahu apa yang dimaksudnya,kuputuskan untuk cuek dan meminum Es jerukku.


" Emang menang banyak kenapa..!??" tanya Liya penasaran.


" Haduhhh... Liya.. masa kamu nggak tahu sihh nanti kan Lisa bisa bersduaan sama Leo..Kyaaaaa so sweet banget bikin Iri deh..." Jawab Elena dengan semangat.Aku yang mendengarnya Refleks tersedak minuman yang ku minum.


"Uhuk...uhuk..uhuk..uhuk uhu.." . Aku terus terbatuk batuk sedangkan Elena menepuk pelan punggungku dan Liya segera memberikanku Tisu.


" Astaga sa cuma denger aja... kamu Sampai tersedak biasa aja kalik sa..." Ucap elena tanpa dosa.


" Habisnya.....kamu ngomong yang enggak enggak sihhh kan aku Refleks " Omelku ke Elena. Sedari tadi Liya hanya diam.


" Liy kamu kenapa Liy..? tanyaku dan Elena.


" Kalian nyadar nggak sih dari tadi orang orang pada merhatikan kita terus sama aku dengar samar samar mereka bicarain kita. " Selidik Liya


"Aku juga nyadar sihh tapi aku nggak tahu apaan?" jawabku yang juga menyadarinya.


" Memang kita pergi aja dehhh" ajak Elena aku dan Liya hanya mengangguk.


Kami mulai membayar dan pergi meninggalkan kantin sepanjang jalan kami menuju ke ruang kelas sedari tadi Murid murid yang kami lalui mulai berbisik- bisik sambil melihat ke arah kami.


Istirahat selesai bel tanda masuk kelas berbunyi.segeraku bereskan Bukuku dan kugendong tas ku menuju ke Lab bahasa begitu juga dengan Si kating Rese. Setelah membuka pintu Lab bahasa yang sepi dan kotor itu kuputuskan membersihkan ruangan tersebut. Ku ambil sapu dan aku mulai menyapu lantai yang sudah kotor sekali.


" Nyapu nya yang bersih yaa sini disini masih kotor...nihh itu juga bersih in.." Ucap Leo sambil menunjuk-nunjuk lantai yang kotor.


' Astagaaaa!!!! si kating Rese ini...bawel amat sihh bikin darah tinggi aja' batinku namun aku cuek dengan perkataan si kating rese,Namun aku lama-kelamaan juga bikin ngeselin sihhh.


" Ehhh dari pada kamu ngomel aja mending kamu juga bantuin bersih bersih dong... bisanya nyuruh doang." omelku.


"Iya..iya Galak amat sihhh" Ucap Si kating Rese.


kusodorkan sapuku dan saat Leo menggenggam Gagang sapu ku Leo tersandung kardus yang ada didepannya sambil memegangi sapu.


GEDEBUKKK!!!


" Astaga Leo kamu nggak papa? " Tanyaku dengan cemas.Leo hanya mengangguk, Namun Jari tangannya tergores serpihan kayu dan keluar cairan merah kental.Refleks aku menarik tangan Leo yang tergores serpihan kayu.


" Oiii Aku nggak papa udah nggak usah diobatin" ucap leo yang hendak melepaskan cengkraman tanganku namun aku menahannya.


" Gimana yang nggak papa tanganmu itu terkena serpihan kayu tau nanti Infeksi tau nggak..!!! ditambah lagi keluar darahnya udahh diem aja kamu..." omelku kepada Leo aku sibuk mencari Kotak P3K dirak namun aku tidak berhasil menemukannya.


" Udahhh nyerah Aja cuma jari telunjuk aja kegores " Ucap Leo


" Tapi darahnya masih keluar tuh..Ahhh aku tahu" jawabku lagi.Segera kuambil Tempat minum ku dan Tisu didalam tas ku.


"Kamu mau ngapain..?? mau baptis??" tanya Leo dengan datar.


" Sini...udah Diem aja..." ucapku.segera ku buka tutup botol tempat minumku dan menyiramkan sedikit air ke jari telunjuknya dan kukeringkan menggunakan Tisu setelah kering segera kulepas kan Pita Ungu Milik ku yang mengucir rambutku.kutarik hingga terlepas hingga membuat Rambut panjangku terurai.Kulilitkan Pita unguku itu ke jari telunjuk Leo yang Terkena serpihan kayu dan berdarah tadi,Dan mengikatkanya lalu selesai.


" Nahhhh...kalau gini kan darahnya nggak bakal keluar lagi.." Ucapku kepada Leo namun Leo hanya memandangi ku saja.


"Heiiii Leo..Leo?? woiiii leo...!!?WOIII KATING RESE !!!!". panggilku kepada Leo.


" Ha???" jawabnya


" di panggil malah bengong..." omelku.


" Ohh..Makasih". Leo memandangi jari telunjuknya yang terlilit Pita ungu milikku.


" Ayo dilanjutkan bersih bersihnya nanti ruangan ini bakal kita pakai buat belajar sama Bu Endah" Ajakku.


" Nggak ahh males kamu aja!!!" jawabnya dengan ketus.


" Kamu kira aku pelayan apa?!! udah dibantuin malah ngomel nggak jelas. huhh.." omelku kepada Kating rese. hingga aku menyadari sesuatu.


'Oh iya tadi aku keceplosan bilang Kating rese dia nggak nyadar kan haduhhh kok bisa keceplosan sihh bodoh akuu' Gerutuku sambil memukul pelan kepalaku.Tapi ada yang aneh sepertinya aku tadi mendengar samar-samar suara kamera apa cuma perasaanku saja yaa...


Eps.08 Hal aneh Selesai..