The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps.11 Apesss Banget



Kujalani kehidupan SMA ku seperti biasanya,walau Rumor itu masih belum mereda. Aku juga mengalami beberapa kesialan seperti coretan dimejaku,buku catatan disobek dan lain lainnya juga jika aku menceritakan kejadian yang sebenarnya..ujung-ujungnya mereka pasti tidak akan percaya,malahan masalahnya nanti tambah rumit.Ku pustuskan untuk diam saja menerimanya walau repot. Elena dan Liya selalu tak henti henti menyemagatiku.


Aku juga sempat berfikir dalang dibalik berita Hoax itu aku sempat berfikir pelakunya Si kating Rese,namun aku juga nggak boleh asal tuduh kan,kuputuskan untuk melupakannya. Pelajaran berjalan seperti biasanya dan Bel istirahat berbunyi,Elena dan Liya mengajakku ke kantin.


" Sa kekantin yuk... " Ajak Elena.


"Ayo sa buruan...nanti kantinnya keburu tambah rame..." Ajak Liya.


" Emmmmm....Maaf Guys aku harus belajar buat Olimpiade Maaf yaa.." Tolak ku.


"Ohh oke.. ya udah.. Aku sama Liya duluan ya Sa kalau ada masalah Cari kita aja oke??" Jawab Elena.


"Yup... Fighting Lisa.." Lanjut Liya menyemagati ku. aku hanya mengganguk,dan setelah itu mereka keluar kelas untuk ke kantin.Aku mulai membuka Note book yang berisi catatan materi yang di berikan Bu Endah kemarin,Ku baca mulai halaman pertama.Tapi suara gaduh kelas membuatku tidak fokus untuk belajar.


'Duhhh...ini kelas apa pasar malem sihh..berisik bangettt kalau gini terus aku nggak fokus belajar duhhhh repot banget mending aku pergi ke tempat yang sepi aja..'


Batinku yang mulai kesal,segera ku ambil note book dan Alat tulisku dan pergi keluar kelas.


"Duhh enak nya dimana yaa...coba taman belakang sekolah dehh.." Gumamku.Aku berjalan melintasi kelas kelas lain,namun aku juga masih mendengar mereka sedang membicarakan ku dari belakang namun aku tetap tidak peduli.


"ehh itukan...yang ada diberita cetak sekolah kan.."


"Dia kan si Jenesia Lisa kan...?!!"


"Dia masih berani menginjakan kaki disini..?!!"


"Dasar cewek Rubah!!!modal tampang cantik tapi Hatinya busuk!!!!"


Aku masih mendengar orang membicarakan ku dari belakang,kata-kata yang mereka ucapkan ku anggap hanya angin lewat saja.Tanpa kusadari aku telah sampai di taman belakang sekolah.dan benar saja tempat ini sepi kesempatan emas ini ku gunakan untuk belajar aku duduk disalah satu bangku taman dibawah pohon,lalu ku buka note book ku dan mulai belajar ku kerjakan contoh soal yang diberikan Bu Endah 3 hari yang lalu.Lalu Angin berhembus kencang membuat rambutku yang panjang menari nari mengikuti alunan hembusan angin yang sejuk.


"Duhhh rambutku... Anginnya lumayan kencang juga... lebih baik ku ikat saja Rambutku" Ucapku dengan kesal Lalu Aku mencari Pita Rambutku ditempat pensil tapi Nihil.


" Eehh..kok Aneh Biasanya aku Simpan pita ku di tempat pensil apa aku lupa bawa yaa..? Tapi nggak mungkin aku selalu menyimpannya di tempat pensil kalau pita rambutku itu tidak ku gunakan." Kataku sambil mencari Pita berwarna Ungu yang kumaksud. Hingga aku menyadari sesuatu.


"Ohhh iya dulu kan kupakai buat balut lukanya si Kating Rese kan..?!!! aku juga nggak bawa Pita rambut Double lagi.Terpaksa dehhh " Keluhku.Lalu ku lanjutkan belajarku walau kadang-kadang rambut panjangku menutupi wajah ku.Beberapa menit berlalu ku pakai untuk belajar. Ketika aku hendak meninggalkan taman segerombolan murid perempuan menghampiriku.


'Astaga Cobaan apa ini!!!tolong biarkan aku hidup tenang sekali saja!!!' .ucapku sambil menghela nafas panjang,kini segerombolan cewek itu mulai didepanku,aku belum beranjak dari tempat dudukku mereka menatapku dengan sinis.


"Ada yang bisa saya bantu?" Tanyaku kepada mereka.


"Kamu Jenesia Lisa yang lagi hot tranding kan!!" ucap Salah satu geng cewek tersebut.kurasa dia ketua geng tersebut.


" Iya saya sendiri ada apa yaa..??" tanyaku.


"Ehhh nggak usah sok baik yaa..berani beraninya kamu gangguin si Leo...Dasar cewek Murahan" Ejek cewek yang merupakan Ketua geng tersebut.


'Astaga dia cuma mau bilang ini doangg !!!!' batinku dengan kesal.


" Ehhh jawab dong!!!! Kamu Budek apa... ditanya in nggak jawab sombong banget!!!" bentak cewek satunya lagi.sebenarnya aku malas meladeni nya bikin bad mood aja.


"Maaf Kalian salah paham saya tidak melakukannya.alasan saya di Ruang Lab bahasa bersama Leo itu karena kami disuruh Bu Endah belajar untuk persiapan Olimpiade bersama Bu Endah dan saya Tidak sama sekali melakukan Tindakan kekerasan terhadap murid lainya" Jelasku yang singkat.


" Salah paham katamu!!!! jelas jelas difoto itu Elo lagi mukul Leo pakai sapu kan..udah ngaku aja dehhh.." Jawab cewek berambut pendek disebelahnya.


" Itu saya lagi menolong Leo karena dia nggak sengaja kesandung kardus makanya saya tolong..." jelasku yang agak sebal dengan gerombolan geng ini.


"Nggak usah bohong dehhhh...!!!! jangan terlalu berharap Leo bakal suka sama kamu ya... Leo itu nggak pantas buat cewek murahan kayak kamu!!!!" Bentaknya.


'Astaga bawel amat sih ini cewek memang aku pergi aja gihh dari pada meladeni cewek nggak jelas ini''. batinku dengan Emosi. 15 menit lagi bel masuk akan berbunyi habis ini aku harus Ke Lab Bahasa. Aku mulai membereskan alat tulisku.


"Maaf saya permisi dulu saya ada Tugas" ucapku dengan nada yang dibuat buat ramah.


"Ehhh kamu kira kami bakal melepaskan kamu begitu aja!!! Bisa nya cuma kabur aja!!!" bentak ketua geng itu.


GREBBB...


salah satu dari mereka dengan gesit menjambak rambutku.


" Awwwww.....Lepas nggak" kata ku kesakitan sambil memegangi rambutku yang kena Jambak.


"Heii...cewek murahan!! seperti kamu harus diberi pelajaran Mungkin leo Terlalu baik sampai tidak membalas dendam kepada mu. tapi kami akan membalaskan dendamnya..!!!!" Ucap cewek yang menjambak rambutku,dia menjambak lebih keras lagi.aku mencoba melepaskannya tapi cengkramannya kuat sekali.


' Yaelahhhh cuma buat Gebetannya aja sampai ngakluin ini ke orang yang tidak bersalah apa motif dari tindakannya sihhh' Gerutuku yang kubatin sendiri. Cengkramannya yang menarik rambutku semakin keras dan kuat.


" Awwwww!!!....sakit..lepaskan..!!!!!" bentakku sambil mencoba melepaskan cengkraman tangannya yang menjambak rambutku. Tapi aku mendengar suara seseorang sedang berlari ke arahku. aku mencoba melirik siapa yang datang dan ku dapati Elena dan Liya menghampiriku dengan satu orang lagi yaitu Bu Endah.


" Vero!!!!!! Cepat hentikan tindakanmu itu " Bentak Bu Endah dengan keras dan tegas,Hingga membuat cewek yang menjambak rambutku melepaskan rambutku yang tadi dia Jambak. Setelah Cewek yang dipanggil Vero tadi melepaskan Tangannya dari Rambutku. Seketika Elena dan Liya menghampiriku.


"Lisa kamu nggak papa...?? " Ucap kedua teman ku yang menghawatirkan ku.


" Nggak papa kok cuma bagian yang dijambak tadi sedikit sakit " Jawabku agar kekawatiran teman ku kepadaku berkurang.


' Padahal tadi sakit bangettt kalau aku bilang sakit nanti mereka semakin menghawatirkan aku, aku kan jadi nggak enak nanti terasa seperti aku merepotkan mereka. lagi pula sudah nggak sakit lagi kepalaku' Batinku. Elena dan Liya sibuk menghawatirkan ku sedangkan Bu Endang sibuk Menegur segerombol cewek yang tadi menjambakku. Setelah Bu Endah menegur Kelompok Geng tadi dan Gerombolan cewek tadi sudah pergi,Bu Endah menghampiriku.


" Lisa lebih baik kamu ke UKS saja. jaga kesehatanmu karena kamu yang mewakili Olimpiade tersebut. saya sudah Izinkan" Kata Bu Endah kepadaku.


" Enggak usah aja Bu lagian saya nggak papa kok lebih baik saya Belajar Buat Olimpiade saja " Jawabku menyakinkan keadaan ku kepada Bu Endah.


" Bener kamu nggak papa??? " kata Bu Endah memastikan keadaan ku baik-baik saja.


" Iya Bu beneran " jawabku menyakinkan.Kini Bu Endah tersenyum kepadaku.


" Semangat mu bagus Lisa kamu Tidak pantang menyerah dan pekerja keras.Sekolah berterimakasih atas niat kerja kerasmu untuk mewakili sekolah untuk Olimpiade kali ini.Baiklah nanti segera ke ruang Lab bahasa ya nanti kita akan melanjutkan pembahasan Bab yang kemarin " ucap Bu Endah sambil tersenyum bangga kepadaku yang ku jawab hanya dengan menganggukkan kepala sambil tersenyum ke Bu Endah. Lalu setelah itu Bu Endah mulai meninggalkanku dan kedua temanku.


" Makasih yaa guys " kataku sambil memeluk kedua temanku.


" Tau nggak sa!! kita tuh kawatir banget pas Udah Bel masuk tapi kamu nggak ada dikelas dan tas mu masih ada dibangku mu kan sehabis istirahat pertama kan harusnya kamu membawa tas mu dan pergi ke Lab bahasa sama Bu Endah kan...kami mencari mu kemana-mana sebelum itu kami juga mengecek Ruang Lab bahasa masih terkunci dan tidak ada siapa siapa sampai sampai Liya terus terusan menelponmu tapi Ponsel


mu nggak aktif." Jelas panjang lebar Elena kepadaku.


" Maaf tadi Ponselku jatuh pada saat rambutku dijambak" Ucapku. Aku mulai membereskan alat tulisku yang berjatuhan dan dibantu dengan Elena dan liya.setelah membereskan alat tulisku yang berjatuhan tadi, Elena menarik tanganku.


" Ada apa Len...????" tanyaku kepada Elena.Elena diam sebentar dan merogoh saku rok nya dan mengeluarkan sebuah sisir,dan Elena mulai menyisir rambutku yang berantakan.


" Yaelah....Len kirain apaan...kamu itu selalu aja bawa sisir kemana-mana." ucap Liya


" Bentar dulu rapiin dulu rambutnya Lisa itu...masa Mau ketemu Pacar berantakan gini" ucap Elena sambil menyisir rambutku.


" Haaa!!??? Siapa..?? aku kan nggak punya pacar...!!" tanyaku.


" LEO!!!" Jawab kedua temanku dengan kompak.


" Astaga kalian malah meledek ku.lagian Amit amit aku sama si kating Rese!!!!!" Omelku.


" nggak usah malu malu sa...kita doa in kok kamu sama Leo. lagian kamu cocok banget sama dia " Ucap Elena tanpa dosa.


" Dan juga... Lagian nanti kamu nanti kan ketemu sama leo " Goda Liya kepadaku.


" Ya elahhhh itu nanti ketemu kan cuma mau buat belajar lagian nanti juga sama Bu Endah!!!!" Omel ku kepada Kedua temanku. Kedua temanku malah tertawa terbahak-bahak. dan aku juga ikutan tertawa.


' Apes banget aku hari ini udah nggak konsen belajar,udah Dijambak,dituduh,dikatain sama cewek yang nggak jelas,Pitaku masih dibawa kating Rese,dan sekarang aku malah diledek sama kedua temanku'. Keluh ku sambil menghembus kan Nafas.


Eps.11 Apes banget Selesai.....