The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps. 34 Nyanyian dan musik kita berdua.



Kami memutuskan untuk istirahat sejenak. Lalu Bu Lupy juga akan ada metting bersama guru lain dikator guru. Kini tinggal aku dan si kating rese yang ada didalam ruangan musik. Lalu kudapati diluar pintu banyak siswa yang melihat kami latihan dan kudapati juga Elena dan Liya didepan pintu.


Aku memberi kode agar masuk kedalam ruangan, ku buka kunci pintu dan membiarkan membiarkan mereka berdua masuk. Setelah kedua temanku masuk aku langsung mengunci pintu agar tidak ada yang masuk lagi apa lagi sama murid cewek cewek yang ada diluar pintu.


"Fyuhhhh Akhirnya bisa masuk juga,rame banget diluar " Ucap Elena dengan lega.


" Nihh aku bawain air mineral dingin. Aku tahu kamu bakal kesulitan keluar ke kantin kalau diluar ramenya kaya pasar gitu itu " Ucap elena langsung menyodorkan Sebotol air mineral dingin kepada ku dan aku menerimanya.


"Thanks Len " ucapku sambil membuka tutup botol dan meminumnya.


" Heii Leo " seru Liya memanggil si kating rese sambil melempar sebotol air mineral juga kepadanya. Dan si kating rese menangkap botol air mineral yang di lempar Liya tadi.


"Thanks "Ucapnya dingin dan kaku. Dia langsung meneguk air mineral yang tadi Liya berikan.


Si kating rese tampak cuek dan nggak peduli akan kehadiran kedua temanku. dan ku rasa dia terasa tidak terganggu dengan kehadiran kedua temanku ini.


" Ahh Btw Lisa nanti kamu bakal main piano di kompetisi itu?" Tanya Elena kepadaku.


"Iya" jawabku.


" Mainin satu lagu buat kita dongg" minta Elena penuh harap.


"Pleaseee" tambahnya sambil memasang ekspresi wajah yang Cute baby face.


"O..oke satu lagu aja ya " jawabku.


"Yeayy Lisa yang terbaik dehh' " ucap Si Elena.


"Aku juga udah lama nggak denger kamu main piano " tambah Liya.


Aku mulai berjalan kearah piano dan duduk dihadapan piano.


Liya dan Elena mengambil salah satu kursi dan duduk di samping piano.


" Lagu yang akan ku mainkan 'Lost Harmony' " ucapku. Aku menghembuskan nafas sejenak.


Dan aku mulai bermain piano, Ku mainkan not tiap not lagu. Melodi tiap Melodi. Ku tekan tuts piano dengan lembut. Ku biarkan jari jemariku bermain menekan tuts piano. aku memainkannya sambil menutup mataku ku mainkan dengan sepenuh perasaanku agar yang mendengar bisa merasakan Felling. Agar yang mendengar tahu pesan yang disampaikan oleh lagu ini. Ketika masuk di Reff kumainkan piano dengan lembut namun tegas,ku biarkan jemariku menari nari diatas piano. Ku mainkan dari perasaan ku yang terdalam, ku rasakan apa yang rasakan dari lagu ini. Hingga aku selesai memainkan lagu Lost Harmony. Ketika aku membuka mata tanpa ku sadari air mataku menetes dan mengalir semakin deras aku aku tak tahu kenapa aku bisa menangis namun tak bersuara.


" Wahhh Lisa kamu hebat banget Lohh" puji Elena.


" Iya keren. Menyentuh hati " lanjut Liya.


" Kamu selalu kebiasaan kalau main piano suka nangis di akhiran " ucap Elena sambil mengusap air mataku.


" Kami tahu kamu memainkannya sambil membayangkan dia bukan " Ucap Liya.


"Iya " ucap ku dengan Lirih.


" Dia pasti senang melihatmu bermain piano lagi " tambah Liya.


"Kamu pasti menyayanginya dan merindukannya " ucap Elena.


Lalu bel masuk sudah berbunyi.murid murid berhamburan masuk kedalam kelas.


"Udah dulu ya sa nanti lagi bye bye" pamit Elena.


" Bye bye Lisa " pamit Liya.


Aku hanya menjawab dengan senyuman saja. Lalu kedua teman ku sudah meninggalkan ruang musik dan masuk kedalam kelas.


Kini air mataku masih terus mengalir akibat tadi memainkan satu lagu dengan piano tadi.


" Tidak aku tidak suka padanya " ucapku dengan lirih.


" Karena dia meninggalkan aku sendiri disini


Dia telah pergi meninggalkan aku sendirian disini " ucapku dengan Lirih lagi sambil terisak pelan. Lalu ku hapus air mataku dan membalikkan badanku ke belakang.dan aku terkejut melihat siapa yang dari tadi duduk di belakangku.


" ASTAGA!!!" kagetku.


Kudapati Si kating rese duduk dibelakang ku sambil memegangi gitar yang ada di pangkuannya.Aku sampai lupa kalau dari tadi si kating rese disini.


' Astaga dia tadi nggak liat aku menangis kan?dia tadi nggak denger barusan yang aku katakan kan?' Batinku.


"Ka...kating rese ka..kamu ta..ta..tadi nggak de..dengar a..a..apa yang barusan k..ku katakan kan?" Tanyaku memastikan.


" Enggak " jawabnya.


Aku langsung menghela nafas lega.


"Bodoh " ucap si kating rese tiba-tiba.


" Lupakan " jawabnya.


Lalu dia mulai memainkan gitar yang ada dipankuannya.Jari jarinya mulai bermain memetik senar.


'Kurasa dia memainkan memainkan satu lagu....tapi lagunya terasa tidak asing bagiku tunggu aku tahu lagu ini ' Batinku.


Aku langsung refleks bernyanyi setelah tahu lagu yang si kating rese mainkan.


🎵Kenangan kita saat di hari itu


Masih ku ingat jelas 🎵


🎵Kata kata yang kita ukir bersama


Dan diri mu yang indah 🎵


🎵Ombak yang menghampiri


Menyentuh ku dan mulai menghanyutkan segalanya.🎵


🎵 Senja yang tenang ini pergi meninggalkan ku dan mulai terbenam.


Kunyayikan baris tiap baris dan kalimat tiap kalimat ku nyanyikan dengan penuh perasaanku. Kini si kating rese memainkan gitarnya dan aku yang menyanyi. Terasa seperti nge band dengan personil gitaris dan vokalis. Kunyayikan lagu itu sampai di reff pertama.


Reff:


🎵 Kita bersama melihat... kembang api yang bersinar.


Ku tak ingin musim ini berlalu 🎵


🎵 Lepaskan lah keraguan satu kan lah hati kita.


Ku ingin malam ini tak berakhir.🎵


Si kating rese terus memainkan gitarnya sepintas aku melihatnya tersenyum tipis. Kurasa dia menikmati nya. Dia terus memetik senar gitarnya nya.dan kuteruskan menyanyi ku sampai bagian akhir lagu.


🎵 Ku ingin malam ini tak berakhir


La la la la la la la la la la la 🎵


🎵 La la la la la la la la la la la la la


La la la la la la la la la la la la laa.. 🎵


Sampai di bagian akhir lagu. Ku nyanyikan lirik bagian akhir lagu dan selesai dan si kating rese juga selesai memainkan gitarnya.


Sampai di bagian akhir lagu. Ku nyanyikan lirik bagian akhir lagu dan selesai dan si kating rese juga selesai memainkan gitarnya.


'Ta...tadi si ka...ka..kating rese ter..tersenyum? A..aku nggak nggak salah liat kan ' Batinku.


" Kamu juga lumayan dalam bernyanyi ternyata. tapi dibagian reff suaramu agak sumbang jadi jelek " Ucap si kating rese.


"Itu kamu muji apa ngehina nihh?" Tanyaku.


"Aku bicara apa yang harus ku ucapkan " Jawabnya.


"Bodo amat" Respon ku.


" Ayo lanjut latihan " Ajakku.


Si kating rese hanya mengangguk saja. Kami teruskan latihan kami. Ku tekan tuts tuts pianoku dan diiringi petikan gitar yang lembut dari si kating rese. Tanpa kami sadari bell pulang sudah berbunyi.


"Kita sudahi latihannya dilanjutin besok aja "


Ucapku.


Lalu aku beranjak meninggalkan sekolah dan


berjalan menuju ke rumahku. Lagi lagi aku pulang sendiri karena Elena dan Liya masih sibuk latihan jadi pembawa acara di perayaan festival olahraga nanti.


" Duhh kangen juga sama mereka...pengen seneng seneng bareng...lagian kenapa sihh mereka berdua harus pakai latihan segala kan cuma ngomong jadi pembawa acara doang" Gumamku.


Sesampainya di rumahku. Aku langsung mandi dan merebahkan tubuhku ke kasur lama kelamaan aku tidur terlelap.


Eps. 34 Nyanyian dan musik kita berdua. Selesai...


To be continued.....