
Kini kami telah sampai di sekolah, Kami tiba tepat pukul 18:40. Bu Lupy dan Pak Yohanes pergi ke kantor guru untuk memberi laporan Kompetisi yang kami Menangkan kepada kepala sekolah. Sedangkan kami berdua memutuskan untuk lapangan sekolah untuk menonton Event Mis dan Mister SMA prima jaya.
' Baru jam 18:42 menit oke masih sempet buat nonton Event Mis dan Mister SMA prima jaya ' Batinku sambil melihat jam tanganku.
" Huhhh Capek juga...Kita nginep di Bogor 2 harian tapi tidak sia sia juga hasil kerja keras kami" Gumamku.
Aku dan si kating rese mulai berjalan di lorong kelas dan menuju ke lapangan sambil menenteng bingkisan,karangan bunga dan piala. Begitu kami sampai di depan lapangan sekolah kami dapati Sebuah panggung besar dan megah berdiri ditenggah tenggah lapangan di tambah lagi lampu sorot yang ada disetiap sudut panggung. Keadaan Lapangan sangat lah ramai seluruh siswa satu sekolah berkumpul di panggung.
" Kita lewat belakang panggung aja dehh " Ucapku.
Kami berdua mulai berjalan menuju ke arah belakang panggung sambil menenteng Bingkisan,karangan bunga,dan Piala. Sesampainya dibelakang panggung kami dapati beberapa murid tenggah mondar mandir yang terlihat sangat sibuk,ku dapati juga Elena dan Liya tenggah mengobrol berdua sambil berteriak teriak,entah apa yang mereka bahas.
" Duhh!!!Gimana dong udah dicariin dimana mana tapi tetep aja nggak ada. Sebenernya ke mana sihh kita udah muterin sekolah Ampe 4 kali tapi masih aja tetep nggak ketemu...Arggg gimana dong bentar lagi acaranya di mulai nihh " Teriak Elena sambil mengacak acak rambutnya.
' Mereka ini lagi ngobrol apa kesurupan sihh. dan juga Elena Kesambet apaan sihh sampai teriak teriak kaya Jinn gila aja ' Batinku.
" Hai guys l come back " Sapaku kepada kedua temanku. Liya dan Elena membalikkan badannya ke arah ku dan si kating rese. Sejenak mereka menatap kami.
' Mereka berdua kenapa sihh...kenapa mereka Natapin aku dan si kating rese?' Batinku.
" LISA?!!!"
" LEO?!!!"
" ITU DIA!! MEREKA BERDUA!!!" Ucap mereka dengan kompak. Lantas mereka buru buru menghampiri ku layaknya mereka rebutan mangsa saja.
" Lisa!!Leo ikut kami cepat!!!" Ucap Elena sambil menarik tanganku.
" Kemana? kenapa buru-buru sekali? apa terjadi sesuatu?" Tanyaku kepada mereka.
" Ikut saja...kita sudah tidak ada waktu dan Lisa banyak tanya dulu dan kalian diam saja " Jawab Mereka berdua sambil menatap tajam ke arah kami berdua.
' Astaga serem banget mukanya si Elena dan Liya nurut aja dehh ntar kena gampar sama mereka ' Batinku.
Mereka membawaku dan si kating rese ke ruang UKS,Setelah kami masuk lantas Elena langsung menutup pintu UKS.
" T..Tunggu Kenapa kita di bawa kemari. Kita nggak sakit..." Ucapku.
" Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya si Kating resendengan datar.
mereka berdua tidak peduli dengan ucapan kami bahkan tidak menjawab.
" Lisa kemari..." Ucap Elena. Aku hanya menghembuskan nafas sejenak lalu menghampiri Elena. Kudapati di sana terdapat alat make up yang sangat lengkap.
" Duduk " Suruh Elena.
" Tapi Len kenapa? ada apa? dan Kenapa ada alat rias disini?" Tanyaku.
" Duduk!! jangan banyak tanya dulu " Suruh Elena sambil menatapku dengan tajam.
' Nurut aja dehh...Dan mereka ini kenapa?!! Lagi kesambet apa lagi kesurupan' Batinku.
Lantas Aku duduk kursi yang ada di hadapannya Elena.Aku hanya pasrah menuruti kemauan Elena entah apa yang Elena lakukan kepadaku. Tapi yang jelas Elena Mendandaniku,aku mempunyai pertanyaan untuk Kedua temanku tapi jika aku bertanya mereka pasti akan memeloti ku.
' Sebenernya ada apa sihh? sampai sampai aku didandani begini...aku kan cuma mau lihat pertunjukan Event nya aja...pengen tanya tapi nanti malah dipelototi sama Elena dan Liya...Aku harus gimana kalau begitu...Pulang aku pengen pulang dan udah bikin bingung aja ' Batinku sambil Elena yang merias Wajahku.
Elena mulai mengoleskan cream make up dan alas bedak di wajahku dan menambahkan taburan bedak dan lainya juga. Setelah selesai dengan wajah,Elena mulai menata rambutku. Tangan Elena yang luwes memegang alat make up dan tangannya yang cekatan meriasku.
" Wajah udah Oke Rambut juga Udah. Oke Lisa cepet kamu ganti baju disana jangan lupa gordennya ditutup ntar kelihatan lagi "
Ucap Elena sambil menyodorkan Baju kepadaku. Aku hanya menerimanya dan segera Menganti Bajuku, Aku tahu jika menolak pasti aku akan di omelin sama Elena.
" Lisa Udah selesai belum? Lama banget!! Ganti baju aja 1 Abad... buruan " Teriak Elena.
" Sabar dong!!!Ganti baju juga butuh Proses!!" Jawabku.
' ini baju kok rempong amat sihh nglibet nglibet kayak Uler gini' Batinku sambil memakai baju yang Elena berikan tadi.
Setelah Menganti baju ku lantas aku keluar dari ruang ganti. Aku berjalan menghampiri Elena dan Elena sempat menatapku dan terpukau akan penampilan ku.
" Yaa ampun Lisa kamu cantik banget...kamu cocok dengan Dress putih itu.." Puji Elena.
" Oke sekarang tinggal pakai sepatu " Ucap Elena sambil mengambil kotak sepatu yang ada di atas meja. Lantas Elena membuka kontak sepatu itu dan Kudapati Sepatu Heels Berwarna Silver. Lantas Elena menyuruhku duduk dan memakaikan sepatu tersebut di kakiku.
Elena lalu mengerek Cermin Full Body ke hadapanku.Sontak aku terkejut setelah menghadap ke cermin, Aku Terkejut dengan Pantulan diriku di cermin.
" Ini beneran aku?" Gumamku serasa tidak percaya melihat pantulan diriku di cermin.
" Gak. Ya jelas itu kamu lah pakai nanya lagi "
Ucap Elena.
" Ya kan perubahannya drastis banget " Ucapku.
" Jelas dong berkat siapa dulu?" Ucap Elena Dengan sombong.
Lalu tiba tiba pintu bilik di buka. Ku dapati Liya datang dan menghampiri kami.
' Kok perasaanku tiba tiba nggak enak yaa...Sebenernya apa yang mereka berdua rencanakan ' Batinku.
Eps.48 Di Sekolah selesai...
To be continued....