
" Benarkah apakah kamu punya bukti...dan siapa pelakunya katakan saja...jangan takut "
" Pelakunya adalah siswa siswi perwakilan dari SMA Brawijaya " Jawab si kating rese.
' WHAT!! Kating rese kamu beneran waras kan sehat kan ' kataku yang ku batin sendiri.
" Bohong!!!Itu bohong kami tidak melakukannya!!! mereka hanya tidak terima akan kemenangan kami itu Fitnah namanya..."
jawab siswa cewek yang menjadi perwakilan dari SMA Brawijaya.
" Dan lagian kamu punya bukti...?? " Tanya murid cowok yang merupakan pasangan dari Perwakilan dari SMA mereka.
" Tentu saja kami punya bukti...bagaimana cara kalian menjelaskan setelah melihat rekaman CCTV yang ada di toilet " Ucap si kating rese sambil memberi kode kepada panitia.
Dan Video rekaman CCTV saat kami terkunci di toilet dan Dua orang siswa tenggah mengunci pintu kamar mandi serta menginjak injak atau menghancurkan Flasdisk milik kami yang ada file Video kami diputar di layar Proyektor. Seisi ruangan mulai
hening dan terkejut begitu juga aku.
" Mereka mengunci kami saat kami ada di toilet. Mereka mengunci dan menggembok pintu ditambah lagi di sangga menggunakan sebalok kayu yang ukurannya lumayan. Untung saja kami bisa keluar berkat Lisa yang merupakan salah satu termasuk perwakilan dari SMA kami yang berhasil mendobrak pintu dan kami kembali ke ruangan dengan tergesa-gesa. Mereka melakukan itu agar kami tidak datang pada saat giliran kami,dengan kami yang tidak datang maka kami akan langsung Di diskualisasi dari Kompetisi dan mereka akan menang dengan mudah. Selain itu mereka mencuri Flasdisk kami saat saya di toilet lalu mereka menghancurkan Flasdisk kami yang berisi Video yang akan kami presentasi kan. " Jelas si kating rese.
'Ooooo jadi mereka biang kerok nya... Dasar kurang ajar jadi dia yang mengunci aku dan si kating rese di toilet. Pantes aja ada yang aneh waktu aku di toilet dan dengan pintu yang tergembok dan terkunci ditambah lagi disangga balok kayu lagi. Mereka benar benar sialan Kurang ajar mereka membuatku repot dan kaki ku yang sakit akibat mendobrak 2 pintu sekaligus yang terkunci...Dasar Ular arggg geregetan aku pengen aku tonjok muka mereka arrggg ' Batinku mulai naik pitam.
" Pantas saja mukanya nggak asing mereka juga pernah melakukan kecurangan saat Olimpiade sains tingkat nasional beberapa hari lalu " Gumamku pelan sambil melirik tajam ke arah mereka berdua.
"Bagaimana cara mereka bertanggung jawab atas kelakuan dan kecurangan kalian." Tambah si kating rese sambil memasang muka dingin dan kaku bahkan sambil menatap kedua siswa siswi Perwakilan SMA Brawijaya.
" Bohong video itu pasti Bohong itu pasti diedit " Protes murid cewek yang perwakilan SMA mereka.
" Kalau nggak percaya gimana kalian yang melihat langsung di ruang rekaman CCTV. Rekaman itu terekam jelas bahwa kalian melakukan kecurangan dan melanggar peraturan Kompetisi. " Jawab si kating rese sambil memasang muka garang.
" Di tambah lagi sudah ketahuan tapi masih saja mengelak. dan kalian juga melakukan kecurangan juga saat Olimpiade Sains beberapa hari yang lalu. " Ucapku yang tak mau kalah dengan Emosi ku yang sudah meluap. ruangan hening tak ada satu pun yang berani bicara. sehingga juri mulai berdiskusi sebentar dan mulai angkat bicara.
" Dengan ini SMA Brawijaya melakukan kecurangan dan melanggar peraturan Kompetisi. Dengan ini kami putuskan SMA Brawijaya Di diskualisasi dari Kompetisi. Dan selain itu mereka harus tanggung jawab dan ganti rugi mereka yang tanggung. Dan kami memberi sanksi kepada SMA Brawijaya tidak boleh mengikuti perlombaan atau pertandingan selama satu tahun karena sudah melakukan 2 kali kecurangan selama Olimpiade dan Kompetisi ini " Ucap Salah satu juri.
" Dengan ini kami umumkan kembali pemenang dari Kompetisi ini. Juara 3 di menangkan oleh SMA Swasta Axcel yang ada di Jawa Barat, Juara ke-2 di menangkan oleh SMA Swasta Leonardo yang ada di Jawa timur, dan juara 1 dimenangkan oleh SMA Prima jaya " Tambahnya.
' Yaa ampun kita menang? ini beneran kan? nggak mimpi kan...' Batinku.
Dewan juri mulai menyerahkan piala kepada pemenang termasuk kami. Lalu kami sempat berfoto foto bersama. Sedangkan dua siswa siswi tadi tidak terlihat lagi setelah kecurangan yang mereka berdua terungkap.
" Selamat yaa kalian berdua...kalian memang sangat pandai dan bijak..." Puji salah satu juri kepada kami. kami hanya tersenyum saja.
" Dan kalian juga Pasangan yang serasi bisa saja kalian bisa jadi presiden dan wakil presiden. Pasangan yang sangat cocok sekali. " Tambahnya. Sontak mata kami sempat Membalak dan terkejut akan ucapan salah satu dewan juri barusan.
' Idihhh amit amit yaa... kenapa juri yang satu ini ngomongnya nyeplos aja nggak pake disaring dulu kata katanya...' Batinku. Aku hanya tersenyum kecut kearahnya.
Lalu acara telah usai dan Seisi ruangan berhamburan keluar dari gedung dan mulai meninggalkan tempat tersebut. Begitu juga dengan kami.
" Anak anak ayo kita pulang " Ucap Pak Yohanes.
Kami berjalan kearah mobil lalu tiba-tiba ada seseorang yang memanggil aku dan si kating rese dari belakang.
" Apa?" Ucap kami berdua dengan kompak sambil memasang muka datar kaku dan dingin.
' Ngapain gihh mau cari Ribut lagi...' Batinku menahan amarah.
" Kami minta maaf atas kelakuan kami. Kami janji tidak akan melakukannya lagi Tapi kami pasti akan mengalahkan kalian berdua di tahun depan. Sekarang kalian lah saingan kami jadi bersiap siap lah menunggu kekalahan kalian di tahun depan nanti " Ucap mereka dengan sombong.
" Kami akan mengalahkan kalian berdua...jadi jangan harap untuk menang yaaa... dan juga gara gara kalian kami jadi dipermalukan tadi awas saja kalian...Kalian hanya dari sekolah murahan saja makanya orangnya juga B aja" Tambahnya.
' Apa apaan mereka sihh.. udah masih aja berani ngomong kaya gitu...Sombong amat dan mukanya nyebelin banget...dan sekarang dia mencoba mengancam kami dengan ucapan mereka yang murahan itu...Hmm oke
kalian salah cari lawan...Oke akan ku keluarkan teknik ku yang khas dan diri ku seorang saja yang bisa melakukannya mari kita mulai pergaulan bangsawan kelas atas ala anak SMA si Jenesia Lisa...' Batinku. Aku mulai tersenyum sinis ke arah mereka lalu angkat bicara.
" Kalian berniat mengancam kami...hmm kalian pikir kami akan takut akan ancaman murahan kalian itu jangan mimpi...dan kamu mau merendahkan kami juga apa kalian tidak tahu malu setelah kejadian tadi...Hohohoho
sungguh memalukan tidak tahu diri yaa setelah dipermalukan di depan umum begitu "
Ucap ku dengan sinis sambil berekspresi Sok sok an.
" Dan kalian juga masih bisa berkata seperti itu... Aku penasaran gimana reputasi kalian dan sekolah kalian setelah kejadian tadi, dipermalukan di depan umum gitu. Rumor tentang kalian dan sekolah kalian itu pasti akan menyebar ke seluruh daerah,dan membuat reputasi kalian dan sekolah kalian menurun " Tambahku sambil tersenyum licik.
Mereka berdua mulai terpancing emosi dari ku.Dan mereka juga kaget akan ucapanku yang ku keluarkan untuk mereka.
' Mereka nggak tahu kalau aku ini pandai bicara yang pedas. Akan ku hujani mereka dan ku serang mereka dengan Mulut Cabe ku Tohh mereka juga mulai geregetan padahal aku baru permulaan dan baru pemanasan gitu aja udah geregetan...' Batinku.
" Aku sangat penasaran dengan nasib kalian...Hohohoho pasti seru dehh " Ucapku kembali sambil menatap mereka dengan tajam dan tersenyum sinis.
" Selain itu kalian mengajak kami bertanding kan dalam prestasi?? Kita lihat saja siapa yang paling unggul dan siapa yang lebih pandai dan berprestasi. Kami tunggu kalian di perlombaan tahun depan...jangan meremehkan kami " Ucap si kating rese tak mau kalah sambil memasang muka garang dan tatapan tajam.
" Selain itu semoga kalian tidak menyesal karena telah memilih lawan yang salah...Kalian memilih lawan yang salah kalian lihat gimana aku dobrak 2 pintu dan berhasil keluar dari sana yang terkunci,
dipasangi gembok dan disangga menggunakan sebalok potongan Kayu yang panjangnya 3 Meter dan lumayan Tebel dan gede itu...Aku hanya mendobraknya dengan sekali jurus saja Lohh..." Ucapku berusaha menakut nakuti mereka.
" Jangan merendahkan ku dan aku tidak selemah kalian yang mengunakan cara licik kalian...ohh iya kita belum kenalan yaa perkenalkan Aku Jenesia Lisa mantan Juara internasional beladiri menang juara pertama 2 kali " Senyumku dengan kecut sambil menyombongkan dan membanggakan diri.
' Enak juga yaaa njahili mereka seru juga...' Batinku.
" Dan aku sudah berbaik hati Lohh kepada kalian aku sudah mengurungkan niatku dan kalian beruntung kalau aku bisa saja menghajar kalian berdua sampai babak belur dan kalian akan bernasib sama seperti pintu toilet yang aku dobrak bahkan lebih parah ..."
Tambahku sambil menatap mereka berdua dengan tajam.
"Ughh awas aja kalian tidak akan kami maafkan..." Ucap mereka berdua lalu berlari kabur dari kami.
Setelah mereka pergi kami berdua langsung kembali masuk kedalam mobilnya Pak Yohanes. Mobil pak Yohanes mulai meninggalkan area parkir dan melaju di jalan raya dan menuju kembali ke hotel.
Eps. 46 Kecurangan selesai...
To be continued....