
Setelan Elena menyisir rambutku.Kami mulai hendak meninggalkan Taman. Ketika kami berjalan meninggalkan taman tiba-tiba kedua temanku berhenti berjalan.
" Ayo guys..." ajakku.namun kedua temanku diam tak bergeming.
" Guys..?? kalian kenapa?" tanyaku sekali lagi.
" sa..GIMANA DONG KITA NANTI BAKAL KENA MARAH TERUS DIHUKUM!!! KARENA NGGAK IKUT PELAJARAN DAN MALAH KELUAR KELAS!!!!! Hueeeee Lisa gimana dong..." ucap mereka berdua.
" Ya kalian tinggal bilang aja ada urusan sama Bu Endah nanti aku bantu kalian buat jelasin ke guru mapel yaa. oke?" Ucapku kepada mereka.
" Bener juga makasih Lisaa.Lisa memang yang terbaik dehh!!" ucap Elena.Kami mulai meninggalkan Taman, mulai berjalan menuju ruang kelas.Ketika aku membuka pintu kelas seketika kami disambut tatapan tajam dari seisi kelas.Pak Yohanes yang sedang mengajar kelas mulai menghampiri kami.Kami sudah siap jika kami dimarahi kami mulai memejamkan mata yang ada dibayangkan kami hanya Pak Yohanes yang memarahi kami,tapi justru sebaliknya pak Yohanes malah menyuruh kami masuk dengan tenang.
" Kalian sudah datang sekarang masuk kedalam kelas" Ucap pak Yohanes dengan tenang,sontak kami terkejut.
" Bapak sudah tahu apa yang terjadi....Bu Endah tadi sudah cerita sama saya,dan saya memakluminya.sekarang kalian boleh masuk kelas." Jelas pak Yohanes.Kami hanya mengganguk dan segera masuk kedalam kelas. baru saja kami menginjakan kaki di dalam kelas kami sudah disambut dengan tatapan tajam dari seisi kelas.Elena dan Liya mulai duduk di bangkunya masing-masing dengan tenang. sedangkan aku segera mengambil tas dan meminta izin kepada pak Yohanes karena aku harus izin ke Ruang Lab bahasa untuk persiapan Olimpiade Sains. Dan pak Yohanes memberi izin,ketika hendak aku meninggalkan kelas pak Yohanes memanggil namaku.
" Lisa!!" panggil pak Yohanes.Aku hanya membalikkan badan dan menatap pak Yohanes.
" Semangat Lisa!!,bawalah piala kemenangan untuk sekolah ini kami semua mengandalkan kalian " Ucap pak Yohanes menyemagati ku.
" Pasti pak kami akan berusaha semaksimal mungkin " Jawab ku dengan percaya diri.Setelah itu kutinggalkan Ruang kelas dan menuju ke Ruang lab bahasa. Ruang kelas lain ku lewati saja hingga aku sampai di Ruang Lab bahasa dan kudapati Si Kating Rese sudah ada disana dan duduk sambil Membaca note Booknya. Aku berjalan menuju bangku ku yang ada dihadapannya.Ku Letakkan Tas ku dan duduk sambil mengeluarkan note Book dan alat tulisku.Kini aku duduk berhadapan bersama si kating Rese.
' Kenapa sihh Bu Endah menyuruh kami belajar di Ruang Lab bahasa sihh... udah ruangannya kecil lagi ditambah hanya ada 1 meja aja.mau nggak mau aku harus berbagi meja dengan si kating Rese ini haduhhh!!' Keluhku. Ku sadari Bu Endah belum juga datang.
"Bu Endah kemana??kok nggak dateng..? " Tanyaku dengan malas.
" Bu Endah lagi ngurusin murid yang bermasalah tadi pas istirahat. katanya mereka membuat onar lagi" jawab Kating Rese. Setelah itu ku buka note book ku,dan kupelajari catatan yang diberikan Bu Endah kemarin sesekali aku juga mengerjakan contoh soal-soal yang Bu Endah berikan kemarin. Tapi tiba-tiba Kepalaku terasa berat dan pusing,ku pengangi kepalaku dengan tangan dan kupijit dengan pelan. Kepala ku paksakan untuk berkerja sama namun semakin aku memaksakan malah semakin sakit Kepalaku malah bertambah pusing.
' Duhhh..pusing banget... kenapa sihh!?? kepalaku tiba-tiba pusing tadi aku juga nggak makan pas istirahat kenapa yaa...?? Ahh pusing bangettt apa karena tadi dijambak sama cewek nggak jelas tadi yaaa?? lagian tadi dia Jambak rambut ku kenceng banget lagi ,rasanya rambutku mau lepas dari kulit kepalaku....Duhhh cewek sialan...' Batinku dengan kesal. Aku terus terusan memegangi kepalaku hingga aku merasa si Kating Rese dari tadi menatapku.
' Yaa ampun...ternyata beneran dia natapin aku terus kenapa sihh dan sejak kapan di natapin aku teruss. Terlebih lagi mata kami juga sempat bertemu tadi.motif nya apa sihh nglakuin ituu. dan juga muka ku jangan ditatapin terus donggg kalau kamu natapin terus mukaku bisa bolong karena kamu tatapin terus..!!!' Batinku dengan Emosi.Tiba- tiba mata ku terasa berat dan kepalaku nyut-nyutan.
" awwww...aduhh..kepalaku.. " Gumam ku dengan pelan.Hingga Leo juga menyadari gumam ku tadi.
" Heyyy Tiang listrik elo kenapa?.,habis ketatap tiang listrik juga!!" Tanya kating rese yang menjengkelkan,namun aku malas meladeninya. hanya ku jawab dengan gelengan kepala saja.Hingga beberapa menit berlalu Bu Endah datang dengan membawa buku sains.
" Ahhh maaf tadi ibu sedang mengurusi siswa yang bermasalah tadi pas istirahat " ucap Bu Endah dan langsung duduk didepan kami . Aku langsung tahu murid bermasalah yang dimaksud Bu Endah tadi.pasti murid cewek yang tadi menjambak ku tadi.
" Jadi tadi ibu foto copy soal dan materi dan saya jilid jadi kalian belajar dan pelajari fotokopian ini saja." Ucap Bu Endah sambil menyodorkan fotokopian yang sudah dijilid. Setelah itu Bu Endah mulai menjelaskan materi yang kami pelajari kami juga sesekali mengerjakan soal soal yang diberikan oleh Bu Endah.
" Nah sekarang coba kalian kerjakan soal yang ada dibawah itu.ibu mau ke kantor dulu sebentar untuk mencari contoh soal-soal Olimpiade tahun lalu." Ucap Bu Endah kepada kami,lalu ketika Bu Endah mulai beranjak dari duduknya Bu Endah menanyakan keadaanku.
" Lisa kamu kenapa?? wajah kamu kok pucat gitu? Kamu nggak papa? " tanya Bu Endah menghawatirkan ku.
" Saya tidak apa-apa Buu.. cuma sedikit capek aja " jawabku.lalu Bu Endah kembali beranjak meninggalkan Lab bahasa,kini tinggal aku dan kating rese saja yang ada di ruangan. Kepalaku masih saja sakit pusing sekali.
' Aduhh kepalaku pusing banget.dari tadi pusing nya nggak hilang hilang membuatku nggak fokus belajar aja' batinku sambil menghela nafas berat. Lalu tiba-tiba kating rese beranjak dari bangkunya dan meninggalkan ruang Lab Bahasa.
" Si kating rese mau kemana sihh?? Awww.. kepalaku " Ucapku dengan pelan sambil memegangi kepalaku.
" Kali ini aku sedang pusing tujuh keliling" keluhku
" Bodo amat gue pikirin " Gumamku.
Eps.12 Pusing Tujuh keliling selesai.....