
Beberapa menit berlalu si kating rese juga tak kunjung kembali.
" Dia kemana aja sihh.." Gumamku. Kepalaku masih saja sakit dan pusing.hingga aku mendengar suara langkah kaki menuju kemari,dan kudapati Si kating rese akhirnya kembali datang juga. Dia kembali sambil membawa air mineral. Lalu tiba-tiba saja dia menghampiri ku dan menyodorkan obat dan air mineral.
" Nihh diminum obatnya,sebelum itu tadi kamu belum makan kan!?? nih dimakan dulu rotinya habis itu obat nya diminum " Ucap Leo yang menyodorkan sebungkus Roti,obat pusing,dan air mineral.
" Nggak usah,aku nggak papa-papa " kataku yang mulai nggak tahan dengan pusing nya kepalaku.
" Makan nggak!!!" bentak Leo.dan aku hanya menggeleng.
" kalau nggak mau makan...bakal aku suapin Lohh " Ancamnya sambil tersenyum sinis.
" Eits eits...awas aja kalau kamu macam-macam bakal ku tabok!!" ucapku.
" Makanya dimakan terus obatnya diminum " ucap Leo. aku hanya menghela nafas dan mengangguk
" Iya " mulai Kumakan sebungkus roti itu.dan sudah kuminum obat dari leo.
" Makasih..." Ucapku.
" Ha???" Tanya leo tidak mendengar apa yang tadi ku ucapkan.
" Makasih " ucapku.
" Haaa?!!! " Tanya nya sekali lagi.
" Dari tadi bilang HA..??HO??HII??HU?? kamu Budek apa dari tadi aku bilang makasih tapi kamu malah bilang ha ho ha ho. Bikin kesel aja sihh...!!! kamu sebenernya beneran nggak dengan apa cuma pura pu- " Belum sempat aku omelanku kuselesaikan tiba-tiba saja si kating rese menyahut ku.
" Sama-sama " ucapnya dengan datar.
" Haa?!!" responku.
" Tadi kamu bilang makasih kan?? makanya ku jawab sama-sama" jelasnya.
" HAA?!!" Ucapku dengan nada yang agak keras.
" Duhhh..Dasar Tiang listrik kamu juga Budek ngatain orang lain Budek...!!!ngaca dongg mbak... ngaca..." omelnya.
" Haaa!!! kenapa sihh kamu selalu ngata- ngatain aku Tiang listrik kan udah ku bilang badanku kayang gini tuhhh berarti sehat tauuu Dasar kating reseee!!!! " Omelku kepadanya.
" Katanya sehat tapi kena dikit Jambak aja udah KO gini...Dasar Lemah!!! " Ledeknya sambil tersenyum sinis.
" Enak aja kamu bilang gitu... kalau mau bicara yang dipikirin dulu dongg.. jangan asal ceplos aja!!! " Kataku.
" La emang Enak. Kalau bicara pakai mikir kelamaan pantesan kamu lemot gitu...kalau kamu pengen bicara itu pakai mikir dulu tohh.. dasar lemot.!! " Jawabnya dengan sinis.
" Duhhh kamu nggak ngrasain kan gimana rasanya dijambak sakit tauuu... gimana perasaan mu jika kamu tiba-tiba dijambak keras banget Ampe rasanya rambutmu mau lepas dari kulit kep- " Belum sempat aku melanjutkan memarahinya,tiba-tiba aku menyadari sesuatu.
" Ehh tunggu dulu dari mana kamu tahu kalau aku tadi habis dijambak??? perasaan tadi Elena dan Liya juga nggak bilang." tanya ku menyelidik.Leo tampak agak panik.
" O..oh itu.." Belum sempat aku mendengar alasan dari mana Leo tahu.tiba-tiba saja Kepalaku kembali nyut-nyutan.
" Awwww..." Ucapku.lalu leo berhenti berbicara,dan menatapku
" ke..kepalaku sakit..banget Aww.. " ucapku sambil memegangi kepalaku dengan kedua tangan. Seketika Leo langsung panik.
" Pusing banget " lanjut ku.Rasa sakit kepalaku tidak bisa ku tahan
"ke..kepalaku...aww" ucapku lagi.Seketika telingaku berdenging.Leo sedari tadi memanggil namaku.
"Lisa...Lisa ...oiii Lisa " samar-samar aku mendengar leo terus terusan memanggilku. Lalu aku juga mendengar pintu Lab Bahasa dibuka. dengan penglihatanku yang samar-samar kudapati Liya dan Elena datang menghampiri ku. ku lirik jam di dinding dan ternyata sudah waktunya istirahat.
" Ya ampun..!! Lisa..Lisa " Ucap kedua temanku yang baru datang dengan panik.
" Leo Lisa kenapa??? Lisa kenapa!?? " tanya Elena kepada Leo.Aku berusaha berbicara kepada mereka.
" A...aku udah n..nggak pa- " Belum sempat melanjutkan kata-kataku.telingaku kembali berdenging seketika badan ku terasa lemas dan aku mulai oleng dari tempat dudukku dan seseorang menangkap dan menopang tubuhku.penglihatanku samar samar,hingga aku tidak tahu siapa yang menopang tubuhku. lama kelamaan aku kehilangan Kesadaranku dan semuanya gelap.
...............
Sayup sayup aku mencoba membuka mataku.walau masih samar-samar aku mataku mencoba beradaptasi dengan intesitas cahaya. ketika Penglihatan ku membaik ku dapati aku sedang berbaring ditempat tidur,aku segera bangun dari tempat tidur.dan aku berada di ruangan kecil bercat putih.
" Di mana ini ??" tanyaku yang tidak mengenali ruangan tersebut.lalu tiba-tiba kepalaku masih sedikit sakit.
" Awww.." ucapku.lalu aku mendengar suara seseorang sedang berbicara kepadaku.
" ternyata kamu sudah bangun " Tanya seorang perempuan remaja memakai baju serba putih.
" ahh ini dimana??dan anda siapa " tanyaku kepada perempuan berbaju serba putih itu.
" Ohh sekarang kamu ada Di UKS dan saya adalah Cindy yang bertugas mengawasi dan mengurusi Ruang UKS, Saya panggil teman-temanmu ya..?!" Ucapnya.lalu pintu UKS terbuka dan muncullah Elena dan Liya dibalik pintu dan menghampiriku.
" LISA...!!!!! Hueeee... kita khawatir banget kami takut terjadi sesuatu yang buruk pada mu.Hueee lisaa!!!" ucap mereka kompak sambil memelukku.
" Aku Udah nggak papa,maaf bikin kalian khawatir " ucapku sambil mengelus punggung mereka dengan lembut. Lalu mereka mulai melepaskan pelukannya.
" Lalu gimana aku bisa sampai di sini??? dan apa yang sebenarnya terjadi??!!" tanyaku kepada mereka.
" Kamu nggak ingat apa yang terjadi?" Tanya Liya.
" Tidak..yang kuingat hanya aku dan kating Rese di Lab Bahasa.lainya aku sama sekali nggak ingat apa yang terjadi??" jawabku. Elena mulai menceritakan apa yang terjadi kepadaku.
" Kamu tadi pingsan.pada saat kami mau menjemputmu untuk mengajakmu ke kantin bareng.Tapi begitu kami masuk Kamu berteriak sambil memegangi kepalamu dan terlihat kesakitan.kami panik lalu kami bertanya kepada Leo yang ada bersama mu waktu itu.begitu kami tanya.. tiba-tiba saja badanmu lemas dan kamu oleng dari tempat dudukmu dan Pingsan."
" Terus bagaimana aku bisa sampai Di UKS?? kalian yang bawa aku kesini??kalian hebat banget... makasih ya". ucapku sambil tersenyum ke mereka berdua.
" Bukan kami yang bawa kamu ke UKS " jawab Jawab mereka dengan kompak.
"Hee!??". respon ku,mulai kebingungan
" tapi LEO yang gendong kamu sampai kesini!! " jawab mereka dengan kompak sekali lagi.
" Ehhhh...EHHHHHHHH!!!!! " Responku sambil berteriak kencang.
Eps.13 Kenapa dia perhatian kepadaku selesai......