The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps. 02 Kenapa pada begitu?



Seperti biasa setelah kejadian dikantin beberapa hari yang lalu. Berita itu sempat jadi hot tranding,aku masih tak percaya aku melakukan tindakan tersebut mengingat kejadian itu saja sudah membuatku mual aku ingin melupakannya tapi...


" Sa apa bener kamu yang melerai mereka? ".


" Sa sa Lisa jadi itu kamu tohh yang kemaren dikantin pas kejadian adik kelas numpahin kuah bakso sama yang siswa laki laki? ".


" Kamu apain eee sama yang laki-laki Ampe kamu buat ketakutan begitu:) ?"


"Sa sa Lisa....."


"Kamu hebat lohhh pas waktu itu..".


semua kelas heboh mereka mewawancarai ku dari pagi sampai istirahat pun mereka tetap nempel sama aku buat tanya yang nggak jelas doang aku sampai bosen dan capek dengernya.Kenapa sihh cuma gitu dong sampai heboh banget heran aku.Aku sudah nggak mood mengikuti pelajaran sampai ke kantin pun aku nggak mood dari tadi Liya dan Elena mengajak ku ke kantin tapi aku menolaknya.kuputuskan untuk mengembalikan mood ku yaitu pergi ke perpustakaan. ketika aku duduk membaca di perpustakaan aku tak segaja mendengar percakapan 2 murid X yang ada didepanku.


"Eh tahu nggak kata orang-orang ada murid pindahan baru looh". ucap adik kelas berkulit putih tersebut. 'Idih siang siang bolong udah ngegosip' batinku aku sibuk membaca buku lagi.


"Benarkah bagaimana kamu bisa tahu?". jawab adik kelas satunya lagi yang berambut pendek.


" Tentu saja aku tahu rumor itu sudah menyebar luas di sekolahan ini dan katanya yang paling penting ituu....". ucap adik kelas yang berkulit putih dengan nada yang dibuat-buat agar terlihat orang lain penasaran.sebenarnya aku nggak tertarik mendengarnya aku tipe orang yang nggak suka Aneh-aneh atau gosip lah tapi kali ini entah mengapa aku juga ikut penasaranT_T.ku dekatkan telingaku ke arah mereka.


"Apa yang paling penting? cepetan tinggal ngomong aja jangan buat penasaran dong". jawab adik kelas disebelah nya sambil penasaran.


"Katanya yang paling penting itu katanya dia......ganteng banget" .jawab adik kelas yang berkulit putih dengan nada gemas. Aku yang mendengar nya hanya membuatku shock kirain apa kalau tahu begitu endingnya kalau tahu nggak usah denger dehh bikin merinding aja.kalau gini memang aku kembali ke kelas aja deh toh bentar lagi juga bel masuk segera ku tinggalan perpustakaan dan menuju ke ruang kelas ku.begitu aku masuk ke ruang kelas kudapati Liya dan elena seperti membicarakan sesuatu yang penting hingga membuatku penasaran dan bertanya.


" Heyy udah balik dari kantin?tumben cepet?".


tanyaku yang sedikit basa basi


" la nggak ada kamu nggak seru deeh masak cuma kita berdua kan nggak seru banget iya kan Liy?". jawab Elena yang membuatku sedikit terharu.


"Yep..betul sekali". jawab Liya sambil mengangkat jempol nya.mereka berdua sangat baik sekali dan pengertian sekali sama aku aku jadi terharu.


"makanya sa besok tlaktir makan batagor yaaa dikantin?". ucap mereka berdua dengan tersenyum tanpa dosa. 'Aku tarik ucapanku tadi tentang merekaT_T' .batinku


"Btw..kalian lagi ngobrol apaan?". tanyaku kepada mereka berdua.


"Nah..gini sa kita lagi ngobrol tentang sesuatu yang amat sangat penting" .Ucap elena yang membuatku semakin penasaran.


"Jadi apa?Gimana ceritanya?Apaan?".aku langsung memberondongi pertanyaan untuk mereka berdua.


"Nahh jadi gini kamu tahu nggak tentang......". jawab mereka kompak memulai menceritakannya.


" Apaan?jangan buat penasaran dong" kataku sambil memadangi kedua sahabatku.


"Iya sabar dikit Napa..". jawab Liya


"Nahh jadi gini sa ini sangat penting banget nahh jadi kamu jangan shock ya dengarnya aku takut kamu bakal shock yang dengar nah jadi gini lohhh sa jadi gi-..". sebelum Elena menyelesaikan kata-katanya aku sudah menyahutnya duluan.


"Yaelah dari tadi cuma.... JADI GINI LOHH... JADI GINI.... NAAH JADI INI ...ITU ...INI.. ITU LANGSUNG INTINYA AJA NAPA!!!" .bentak ku yang sudah sangat penasaran.


"Iya iya sabar dikit mbak nanti makin tambah tua" ledek Liya.


"Liya Elena aku serius langsung inti nya aja oke?mumpung aku bicara baik baik nih".


" huhh oke jadi gini loh sa kamu tahu nggak tenta-.." .kata kata elena langsung aku menyahut.


"Cepetan bilang aja Lang intinya tinggal ngomong aja susah gue tabok nihh kalian berdua" .ucapku yang sudah emosi.


"Oke jadi Lisa kamu tahu nggak tentang murid pindahan itu katanya ganteng banget Lohh ya kan Liy". tanya elena ke Liya


"iya na katanya seperti pangeran berkuda putih gimana sa pernah lihat nggak?. tanya Liya kepadaku.


"sa.."


"sa..sa"


"sa..Lisa oiii"


kata mereka bersahutan memanggilku..


"sa elo kenapa habis lihat setan".


"sa jawab dongg ihhh kamu mahh".


Elena bertanya kepadaku sampai gemas


"Jadi Tuan putri Elena dan tuan putri Liya sejak dari tadi kalian para putri hanya membicarakan ini saja yang mulia?". tanyaku kepada mereka berdua dengan senyum yang sangat manis.


" Na..na Elena kok aku jadi merinding gini yak".


"sama itu Liy apa datang musim salju tak".


"ishhh kamu ini ngaco... di Indonesia mana ada musim salju woy". bisik mereka tanya jawab melupakan keberadaan ku.


"Eh Len dari pada mbahas musim kita hadapi dulu yang didepan ini dulu Liy".


"Emang ada apaan? ".


"Lihat ke arah jam 2 Liy".


Liya menghadap jam 2 seperti kata Elena.


"o...oh Li...Li..Lis..Lisa ko...kok mu...mu..muka...kamu kok se....ser...sere...serem ba...nget ya...yak ad...a aa.pa..?". tanya Elena gagap yang takut akan wajahku


"KALIAN BERDUA CUMA NGEGOSIP NGGAK JELAS AJA DARI TADI BIKIN PENASARAN AJA TAHU ENDINGNYA CUMA BIKIN AKU SHOCK KALAU TAHU ENDINGNYA GINI MEMANG KALIAN NGGAK USAH CERITA AJA...!!!!!!". kataku penuh dengan emosi.


"Nah sebagai bonus saya akan memijat tubuh tuan putri dengan nyaman". aku lipat tangan dan menarik tanganku sambil berbunyi


"KRETEKKK" bunyi tanganku membuat kedua temanku bergidik.


"Tidakkkkk...!!!! pijatanmu bikin tubuh mati rasa gaakkkk mauuu". ucap kedua temanku.mereka menghindari ku aku coba menangkap mereka sambil berlari dan tertawa bersama.


Eps. 02 selesai