
Aku pamitan kepada orang tua ku lalu aku dan kedua temanku berangkat ke sekolah.
"yah...Bun Lisa berangkat dulu yaa" pamitku
"Iya sayang hati-hati dijalan" Jawab mereka
"Om..Tante...kita berangkat dulu ya?" ucap
Elena dan Liya Berpamitan kepada kedua orang tuaku.
"Iya...Lain kali mampir ke sini yaa..dan kalian hati-hati dijalan" jawab ibuku.
"Pasti Tante..." Ucap Elena dengan semangat.
Kami mulai meninggalkan rumahku dan berangkat sekolah. Kemarin Elena dan Liya ingin menjemput dan mengajak berangkat bareng mereka menghawatirkan aku ,dan aku menerimanya.
Selangkah satu persatu kami berangkat sekolah. dan mengobrol bersama
" gimana sa kemarin susah nggak soalnya ??"
Tanya Liya kepada ku.
"menurutku sih enggak tapi semakin mempelajari bab yang lebih dalam tuu...yaaa agak susah sihh aku juga sempet kewalahan juga kemarin tapi Bu Endah menjelaskan apa yang tidak kami mengerti" jawabku.
"Kalau dengan Leo Gimana?" Tanya Elena bersemangat.
"Yahhh...dia sih juga kewalahan sama kaya aku" jawabku dengan Asal menjawab.
" Ehh.. ngomong-ngomong Lisa....Kemarin kamu sama Leo so sweet banget loo..^ ^". Ucap Elena menggodaku.
"Ap....apa..apaan sihh" jawabku sambil tersipu malu kalau mengingat kejadian kemarin.
"Iya sa sampe kamu balutin lukanya si Leo pakai Pita rambut mu.Sampai sampai Leo bengong dan tidak berkedip apa terlalu fokus memandangi Lisa yaa..." Tambah kini Liya menggoda ku.
" Huuuuhhh...apa apaan sihhh bikin malu aja...Terus kalian kok sampai tahu kejadian ituuuuu sihhhh..." Omelku kepada kedua sahabatku.
"Lahhhh!?? kan kamu yang cerita sendiri sama kita cerita sampai sedetail mungkin sampai sampai Percakapan kalian juga kamu omongin semua..." Ucap Elena sambil tertawa terbahak-bahak.
"Jadi kalian kemarin juga menjebak ku agar aku cerita kannn...ngaku aja..." Omelku
"La emang iya " jawab mereka kompak.
"Duhhh malunya aku...Kenapa sih aku ngakuin itu kemarin...." keluhku sambil menutupi wajahku yang merah merona.
"eh bukanya itu Jenesia Lisa yang hot tranding itu..?"
" Yaa ampun dasar tidak punya malu"
" Harga dirinya ditaruh mana tuhh?"
"Kenapa dia masih menginjakan kakinya di sekolahan ini sepantasnya dia keluar dari sini"
Aku mendengar bisikan mereka.aku tahu mereka sedang membicarakan aku namun aku cuek. hingga kami berada didepan kelas pun juga begitu.
" Eh Len..Sa tadi kayaknya uangku jatuh deh bentar yaa" Ucap Liya sambil berlari mencari uangnya yang hilang.aku dan elena hanya mengangguk.disaat kami memasuki ruangan kelas perhatian kini tertuju pada ku,namun aku cuek saja karena aku tidak bersalah.Namun ketika aku hendak duduk ditempat dudukku. Aku kaget diam tak bergeming.Elena yang ada disebelahku juga Shock melihatnya.
"Len...sa nih udah kete-" baru saja Liya masuk ke kelas dan melihat kami diam tak bergeming.
" ehhh Kalian kenap-" setelah Liya melihatnya di juga kaget.
"Astaga...." Ucapnya sambil terkejut.
aku sudah menebak apa yang akan terjadi salah satu nya ini.Mejaku dicoret coret dengan spidol hitam yang bertuliskan
"DASAR WANITA RUBAH,MATI SAJA KAMU,PERGI DARI SINI"
Berbagi tulisan menempel di mejaku sedangkan Leo juga dihadapanku dengan diam tidak melirikku sama sekali atau menyadari keberadaanku.Kutaruh tas ku dan ku ambil tisu basah yang ada ditasku,kubersihkan tulisan itu dari mejaku kini Elena dan Lily juga membantuku.Namun agak susah dihilangkan namun pasti. kami sibuk membersihkan mejaku yang terkena coret coretan sedangkan seisi kelas menentertawakanku. Aku berusah cuek saja namun kenapa ini menyakitkan.padahal aku tidak bersalah apa salah ku kepada kalian.
' Akan ku buktikan kalau aku bisa Aku akan membawa kemenangan lomba olimpiade kali ini...HARUS ..!!!' Batinku menyemangati diriku sendiri. Elena dan Liya selalu menyabarkanku
" Sabar yaa saa " ucap mereka berdua.
"Iya.." jawabku dengan tersenyum.
"Sa apa kamu baik-baik saja? " tanya elena.
"Tentu saja aku nggak papa justru aku sangat berterimakasih dari pelaku ini.Hal ini membuatku semakin bersemangat mengejar juara perlombaan olimpiade kali ini,akan ku bawa kemenangan untuk sekolah ini" kataku dengan penuh percaya diri.
Untuk saat ini aku harus bersabar.
Eps.10 Awal penderitaan Selesai
catatan : Haiii makasih udah yang mau baca karyaku komen,like,dan ikuti terus karyaku